Showing posts with label Berita. Show all posts
Showing posts with label Berita. Show all posts

Tuesday, April 20, 2010


SKANDAL GILA TELAH TERJUAL 4000 EKSEMPLAR


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA --- Baru dua minggu dilepas di pasaran, buku karangan Bambang Soesatyo, Skandal Gila Bank Century, sudah laku terjual 3.000 eksemplar. Kini penerbit sedang mencetak buku itu lagi sebanyak 4.000 eksemplar.

Bakar Bilfagih, Direktur Produksi Ufuk Publishing house, percetakan sekaligus distributor buku tersebut, membenarkan hal itu. Dikonfirmasi di sela-sela acara News Maker Award di Golden Ball Room, The Sultan Hotel, Senayan, Jakarta, Bakar mengatakan, pihaknya sedang mencetak ulang lagi buku itu sekitar 4.000 eksemplar lagi.

"Sebetulnya mungkin bisa dibilang best seller. Karena kurang dari dua bulan sudah laku 3000 eksemplar. Malahan saat ini kami sedang dalam proses cetak ulang sekitar 4000 eksemplar lagi," ujar pria yang sudah lima tahun ikut membesarkan penerbit buku tersebut.
Bakar mengaku tidak menyangka buku yang mengupas kisah dibalik layar Pansus, termasuk kronologi serta pro kontra dan beragam rahasia seputar kasus yang tidak terungkap di media tersebut akan laku keras seperti sekarang.

"Ini diluar dugaan. Awalnya kita menyangka masyarakat sudah tidak lagi tertarik membahas Kasus Century yang belakangan dikalahkan isu-isu lain. Yang terjadi malah sebaliknya. Di beberapa toko buku bahkan meminta order tambahan karena banyak pembeli yang menanyakan," tambah Bakar. Bakar mengaku, saat ini baru mengedarkan buku yang kata pengantarnya ditulis Ketua MK, Mahfud MD, tersebut hanya seputar Jabodetabek. Akan tetapi dalam edisi cetak ulang nanti ia berjanji akan melebarkan pemasarannya ke seluruh wilayah Indonesia.

"Edisi cetak ulang nanti akan dijual diseluruh Indonesia. Tak hanya itu, kita juga akan selipkan bonus VCD tentang tanggapan banyak tokoh terhadap buku ini," ujarnya berpromosi

Tuesday, January 12, 2010


CITY OF BONES : DUNIA DI MANA SEMUA MITOS ITU NYATA
Aku ingin hidup di dalam kisah Mortal Instrumens ini. Sangat indah!”
Stephenie Mayer, penulis Twilight
“Mungkin kita harus membawanya pulang bersama kita,” kata Alec.
“Tidak mungkin kita membawanya ke Institut,” kata Isabelle.
“Dia kaum fana, bukan Pemburu Bayangan seperti kita.”“Benarkah?” tanya Jace lembut, tapi terdengar lebih buruk daripada dengusan Isabelle atau kemarahan Alec.
“Kamu pernah berurusan dengan iblis, hei gadis kecil? Berjalan dengan warlock, dan mengobrol dengan vampir?““Namaku bukan gadis kecil,” Clary menyela, “dan aku sama sekali tidak mengerti apa yang kamu bicarakan.”
City of Bones adalah novel fantasi urban remaja karya Cassandra Clare, yaitu penulis Amerika kelahiran Teheran, Iran. Novel ini termasuk ke dalam seri The Mortal Instruments yang terdiri dari 4 buku. Buku kedua dan ketiganya berjudul City of Ashes dan City of Glass. Buku keempatnya, City of Fallen Angels baru akan diluncurkan pada bulan Maret 2011 di Amerika Serikat.

Seri The Mortal Instruments berpusat di sekitar para Pemburu Bayangan. Mereka adalah manusia berdarah malaikat yang mengabdi untuk menjaga manusia dari serangan iblis, dan memastikan perdamaian di antara peri, vampir, dan manusia serigala. Kini ketika perdamaian itu terancam, hanya segelintir remaja yang berkesempatan untuk mencegah pecahnya perang.
Sejak awal peluncurannya pada 27 Maret 2007, City of Bones telah memikat para pembaca. Tidak heran buku ini langsung mencapai urutan ke-8 di Daftar Buku Terlaris New York Times untuk buku anak-anak dan remaja pada April 2007. Tahun berikutnya, City of Bones pun menempati urutan ke-6 di ALA Teen’s Top Ten.
Berbagai pihak telah melontarkan pujian bagi seri novel ini. Media-media seperti Locus, Publishers Weekly, Booklist, dan School Library Journal memuji novel ini lengkap dan berhasil memuaskan pembaca. Penulis-penulis bestseller lainnya pun tidak ketinggalan. Kelly Link menyebut Cassandra sebagai penulis jenius. Holly Black (penulis The Spiderwick Chronicles) menganggap City of Bones sebagai salah satu buku favoritnya. Bahkan, Stephenie Meyer sang penulis Twilight pun menjamin bahwa The Mortal Instruments sangat indah.
Kini seri The Mortal Instruments telah terjual sebanyak 2,5 juta kopi di 23 negara belum termasuk Indonesia dan China pada tahun ini. City of Bones edisi bahasa Indonesia akan diterbitkan oleh Penerbit Ufuk pada bulan Februari. Jadwal terbit City of Ashes dan City of Bones akan menyusul sebagai pemanasan untuk menyambut film adaptasi City of Bones yang sedang dikembangkan oleh Warner Bros Pictures.

Monday, January 04, 2010


INDONESIA; LOKASI ATLANTIS YANG HILANG ?

VIVAnews - Keberadaan Atlantis, kota berperadaban tinggi yang hilang ditelan bencana dahsyat, masih diselimuti misteri. Spekulasi baru soal keberadaan 'Atlantis yang hilang' diungkapkan oleh seorang ilmuwan asal Brazil, Arysio Santos. Santos adalah profesor Fisika Nuklir di Brazil.

Dalam bukunya berjudul “Atlantis the Lost Continents Finally Found”, Santos menyebut Indonesia sebagai lokasi Atlantis, berdasarkan definisi yang disebut Plato dalam 'Lost Civilization'.

Dalam wawancara yang dimuat laman YouTube, Santos tanpa ragu mengatakan bahwa Atlantis benar-benar ada dan bukan sekedar mitos.

Santos menjelaskan mengapa selama ini para ilmuwan gagal menemukan Atlantis dan bahkan ragu akan keberadaan kota yang hilang itu.

"Karena mereka mencarinya di tempat yang salah. Mereka mencarinya di Laut Atlantis," kata dia dalam wawancara di YouTube, seperti dimuat laman Hubpages.

Anggapan bahwa Atlantis berada di Samudera Atlantis, memang logis. Namun, itu bukan lokasi yang tepat.
"Atlantis berada di Lautan Hindia [Indonesia], di belahan lain bumi," kata dia. Di belahan bumi timur itulah, peradaban bermula. "

Namun, kata dia, Samudera Hindia atau Laut China Selatan sebagai lokasi Atlantis hanya batasan. "Lebih pastinya di Indonesia," kata dia.

Sebelum jaman es berakhir 30.000 sampai 11.000 tahun lalu, di Indonesia terdapat daratan besar. Saat itu permukaan laut 150 meter lebih rendah dari yang ada saat ini.

Di lokasi itulah tempat adanya peradaban. Sementara, sisa bumi dari Asia Utara, Eropa, dan Amerika Utara masih diselimuti es.

Monday, December 28, 2009



Membaca buku ini, membuat kita seakan-akan berada disana. Menatap wajah sedih Frank dan Malachy yang menunggu ayahnya pulang dengan membawa uang, namun ternyata uang tersebut sudah habis dipakai untuk minum. Bagaimana tertekannya ia saat harus mendatangi setiap bar mencari ayahnya yang membawa uang hadiah kelahiran bayi. (Truly Rudiono, Goodreads, Desember 2009)

Jika bisa memilih, setiap anak pasti ingin dilahirkan dengan memegang sendok emas! Dilahirkan oleh seorang ibu yang berada dalam kehidupan yang mapan. Tidak perlu memikirkan apakah nanti malam mereka masih bisa makan, dimana bisa mendapatkan uang.Tidak mengenal rasa lapar dan kedinginan, tidak perlu memakai potongan ban untuk sol sepatu. Semua serba tersedia.

Frank Mc Cournt harus menerima takdirnya, dilahirkan di Bulan Agustus, akibat Peristiwa Lutut Gemeretar yang terjadi antara ibunya, Angela dan ayahnya, Malachy. Belum lama Angela menapakkan kakinya di New York ia sudah terpikat oleh muka suram Malachy yang selama tiga bulan memendam sepi di penjara. Empat bulan setelah Peritiwa lutut gemeretar, Malachy menikahi Angela. Walau ia sudah berniat tidak menambah anak, namun satu tahun kemudian lahirlah adik laki-laki yang juga diberi nama Malachy. Saudara sepupu Angela, berkata Angela tak lain tak bukan adalah kelinci, dan mereka tidak mau berurusan dengannya hingga ia waras lagi.

Kondisi keuangan yang morat-marit serta kebiasaan minum ayahnya, membuat Frank dewasa sebelum waktunya. Ia harus membantu ibunya untuk menjaga adik-adiknya . Tak lama anak ke tiga dan keempat lahir, anak kembar yang diberi nama Oliver dan Eugene ikut meramaikan rumah mereka.

Jenuh hidup dengan 4 orang lelaki di rumah, Angela berdoa agar mendapat seorang anak perempuan untuk dirinya sendiri. Lahirlah Margaret, sebagai perwujudan doa Angela. Seorang anak perempuan dengan rambut ikal hitam dan mata birunya mirip ibunya. Sejak Margereta lahir, Malachy sang ayah, sama sekali tidak menyentuh minuman keras, ia teampak begitu menyayangi anak perempuannya.

Namun kebahagian itu hanya berlangsung selama tujuh pekan, usia Margaret. Margaret meninggal! Terpukul karena ditinggal anak permpuannya, Angela hanya berbaring di ranjang dengan wajah menghadap dinding. Sepupunya berinisiatif menyurati ibu Angela yang segera mengirimi ongkos pulang bagi 6 orang anggota keluarga Malachy!
Kehidupan di Irlandia ternyata tidak lebih baik dibadingkan dengan New York. Saat itu Fank baru berumur empat tahun, Malachy tiga tahun dan sikembar belum genap setahun. Tidak saja pekerjaan yang didapat ayahnya, kondisi tempat tinggal mereka juga mengenaskan. Bahkan kasur yang mereka tiduri penuh dengan tungau. Seseorang berbaik hati mengajari cara mengusi tungau yaitu dengan memasangnya terbalik agar mereka bisa saling menggigit. Hal itu lebih hemat dibandingkan dengan cara Malachy yang mengguyur kasur dengan air panas, mengakibatkan persediaan batu bara yang sudah sedikit menipis dengan cepat!
Kemiskinan yang menyebabkan mereka kelaparan, sepertinya sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Suatu hari Frank mendapat tugas mengantar makan siang dari rumah neneknya untuk Bill Galvin di Dock Road. Untuk kerjanya ia dibayar enam penny seminggu. Sepanjang jalan, bau bacon rebus dengan kubis dan dua kentang putih yang besar yang padat sangat menggoda dirinya yang sedang lapar. Karena tak sanggup menahan lapar, Frank memakan makan siang yang dikirim nenek untuk Bill Galvin. Akibat perbuatannya, sang nenek harus mengirim makan siang ulang dan Frank dihukum selama dua minggu mengantarkan makanan tanpa dibayar.
Buku ini juga berisi mengenai hal-hal yang khas nakalnya anak-anak. Sungguh menyentuh, mereka tetap bisa bermain dan tertawa dalam kondisi seperti itu. Dikisahkan Frank dan Malachy bermain dengan gigi palsu orang tua mereka. Gigi-gigi itu sangat besar sehingga sulit memasukannya dalam mulut Malachy memaksa masuk gigi Dad dalam mulut dan tidak bisa mengeluarkannya lagi. Bibirnya tertarik ke belakang dan membuatnya menyeringai lebar sekali dan air mata muncul dari kedua matanya. Untuk melepaskannya Malachy harus dirawat di rumah sakit, hal yang sebenanya menyenangkan dirinya. Karena di rumah sakit minimal mereka bisa makan teratur tanpa perlu repot-repot mencarinya.
Banyak kisah yang menyentuh sisi kemanusiaan. Misalnya saat Oliver meninggal dan mereka sama sekali tidak punya uang, mereka mendatangi toko demi toko sambil sang ayah meminta makanan atau apa saja yang dapat mereka berikan kepada keluarga yang ditinggal mati. Untunglah masih ada beberapa toko yang mau meberikan sesuatu walau hanya sepotong kentang!Saking laparnya mereka memanfaatkan kematian Oliver guna menghidupi keluarga yang lain.
Membaca buku ini, membuat kita seakan-akan berada disana. Menatap wajah sedih Frank dan Malachy yang menunggu ayahnya pulang dengan membawa uang, namun ternyata uang tersebut sudah habis dipakai untuk minum. Bagaimana tertekannya ia saat harus mendatangi setiap bar mencari ayahnya yang membawa uang hadiah kelahiran bayi. Ikut merasa sedih melihat para tetangga menerima telegram berisi uang dari ayah yang ada bekerja Inggris, sementara ayah mereka walau berda di Inggris tidak juga megirimi uang. Ikut merasa bangga saat Frank untuk pertama kalinya membawa uang hasil kerja kerasnya yang lalu diberikan ke ibunya.
Kondisi mata Frank yang tidak bagus, kemiskinan yang mendera keluarganya serta semangatnya untuk menjadi lelaki dewasa, lelaki yang mencari uang untuk keluarganya membuat kita kian mengagumi keuletan Frank dalam menjalani kehidupan ini. Tekat bulat dan semangat memperjuangkan mimpinya untuk mengubah nasib dengan pergi ke Amerika perlu dicontoh.

Pertama memegang buku ini, mengingatkan saya pada Eyang Nh Dini, yang menulis kisah hidupnya menjadi buku. Frank McCourt menulis kisah hidupnya dan telah meraih Pulitzer Prize, National Book Critics Circle Award, dan Royal Society of Literature Award dan menduduki puncak berbagai peringkat buku bestseller di dunia selama lebih dari tiga tahun
Buku ini ditutup dengan perjalanan Frank ke Amerika. Sungguh menggelitik rasa ingin tahu, bagaimana sepak terjang Frank selama di Amerika ? Moga-moga kelanjutan buku ini segera terbit (less)

Sunday, December 13, 2009





ONGKOS WISATA KELUAR ANGKASA, 1,9 M


CALIFORNIA (SI) -Miliarder Sir Richard Branson memperkenalkan produk terbaru Virgin Galactic, SpaceShiplwo {SS2J. Dua tahun mendatang pesawat ini siap membawa penumpangnya ke luar angkasa.

Rancangan SS2 diperkenalkan di Mojave, California, AS, kemarin. Branson mengaku akan menguji kemampuan SS2 dalara waktu dekat.Bos Virgin Group ini berencana menerbangkan pesawatnya untuk pertama kali ke New Mexico. Uji coba tidak selesai sampai di sini.

Setelah New Mexico, Branson akan membawa pesawatnya berkeliling dunia. Jika Branson menyatakan "Ok", para hartawan dunia perlu bersiap diri. Pada 2011 mendatang, jika SS2 benar-benar sudah layak terbangmenembus atmosfer, maka penjelajahan luar angkasa bisa dimulai.

SS2 dibentuk dari material campuran karbon berbobot ringan dan dilengkapi dengan mesin bertenaga hibrida. Pesawat luar angkasa sepanjang 18 meter ini mampu menampung satu pilot, dua kru, dan ruang istimewa untuk enam penumpang.

SS2 memang belum diujicobakan. Rencana penerbangan luar angkasanya pun masih tersisa dua tahun lagi. Namun, hingga kini telah tercatat 300 orang yang telah memesan tempat dalam penerbangan perdana SS2.

Untuk menikmati sensasi melayang-layang dalam SS2 dan pemandangan jutaan bintang di luar angkasa., para calon penumpang bahkan rela mengeluarkan biaya sebesar USD200.000 (sekitar Rp l.9miliar).

Bagi para jutawan, tentu jumlah ini sesuai dengan apa yang mereka harapkan ketika berada jutaan tahun cahaya dari bumi.Beberapa nama tenar saling berlomba mendapatkan tiket pertama SS2. Terdapatlah nama penulis Stephen Hawking dan ilmuwan lingkungan James Lovelock.

"Luar biasa ketika berpikir bahwa 450 astronot Rusia, China, dan Amerika Serikat (AS) pernah menjelajah luar angkasa," ujar Branson. Berangkat dari pemikiran itu maka miliarder ini pun ingin agar kelompok nonastronot bisa menikmati keindahan luar angkasa dari jarak dekat.

Inovasi terbaru Branson ini merupakan satu dari sekian banyak obsesi masa kecilnya.Dia mengaku kerap memimpikan bisa menjelajah luar angkasa sejak melihat gambar pendaratan manusia pertama dibulan.

Branson percaya, bukan hanya dirinya yang memiliki mimpi itu. Berjuta manusia di bumi pastinya ingin keluar sejenak dari planetnya dan menikmati penjelajahan luar angkasa yang sesungguhnya. '"Akan menjadi hal yang menakjubkan jika kita dapat melihat keindahan planet bumi dari sebuah tempat yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya," paparnya.

Pada 2004 iaiu Branson memunculkan produk pendahulu SS2. Pesawat ini dinamakan dengan Space Ship One fSSl), Sebagai pesawat pendahulu, tentu SS1 memiliki kekurangan yang akhirnya diperbaiki dalam rancangan SS2.

Tidak seperti SS2, SS1 hanya mampu menampung satu pilot dan dua penumpang. Sementara iti SS2 masih sanggup menyisakan ruang untuk dua kru dan 4 penunpang lainnya.

Sir Richard Charles Nichole Branson atau lebih dikenal denga Richard Bransonmerupakan pern lik Virgin Group.Tahun ini Branso menduduki peringkat 261 oran terkaya di dunia versi Forbes. Forh menaksir kekayaan Branson raei capaiUSD2,5miliar.

Di adalah pemilik perusahaa rekaman ternama dunia, Virgi Records,yang telah melahirkan s
ejumlah musisi internasional. Pada 1984 Branson mendirikan perusahaan penerbangan bernama Virgin Atlantic Airways, dilanjutkan dengan Virgin Mobile, dan Virgin Blue.

Selain itu, Branson memegar hak kepemilikan atas perusahaan penerbangan Eropa, Virgin Express, yang kini telah merger dengan SN Brussels Airlines dan berganti nama menjadi Brussels Airlines. Dia juga membuka perusah an penerbangan yang berpusat Nigeria dan dinamakan Virgin Nigeria.

Branson melirik industri minuman dan lahirlah Virgin Cola dan Virgin Vodka. Virgin Group tersebar di berbagai negara dan juga beragam sektor industri. Seseorang seperti Richard Branson tentu punya kiat jitu atas kekuatan bisnisnya.

"Saya memiliki perhatianya besar pada nilai kehidupan. Saya selalu memupuk perasaan itu di hati saya sehingga saya tidak pernah gentar menghadapi segala tantangan," jawabnya.




Tuesday, December 01, 2009

DISKUSI TERBUKA
ATLANTIS;THE LOST CONTINENT FINALLY FOUND
MEMANAS

“ Bagi saya, penelitian Professor Santos sangat perlu dihargai. Ia tidak hanya banyak memberikan “wajah “ baru dalam memandang perspektif ilmiah tetapi juga mendorong banyak perubahan dalam bersikap bahwa selayaknya kita bersikap sebagai bangsa yang berperadaban tinggi sebagaimana yang diwariskan nenek moyang sejak masa lampau.”

Ungkapan di atas dikemukakan Sadan, Marketing Komunikasi Ufuk Press, saat diskusi mengenai Atlantis; The Lost Continent Finally Found karya Prof. Arysio Santos dilakukan di Pusat Geologi Bandung, 26-11-2009. Diskusi tersebut menghadirkan Awang H Satyana, ahli Geologi BP Migas dan Muhammad Sadan mewaklii Ufuk Publishing House sebagai penerbit buku tersebut.

Awang H Satyana, mengemukakan bahwa ia sependapat dengan Sadan bahwa Prof.Santos termasuk orang yang menguasai banyak bidang ilmu dan sangat menyukai pengetahuan. Hal tersebut bisa dilihat dari sekian banyak hipotesanya yang memasukkan unsur kajian bahasa, sisa peninggalan artefak, folklore (cerita rakyat) serta kutipan-kutipan yang banyak diambil dari catatan-catatan yang terdapat di kitab suci.

Pada diskusi tersebut Awang H Satyana mengemukakan pandangannya tentang buku tersebut. Beliau mengungkapkan dengan menggunakan teknik perbandingan tesis dan antitesisnya. Menurut beliau, beberapa bagian di dalam buku tersebut memiliki beberapa kelemahan. Kelemahan tersebut diantaranya adalah Prof.Santos mengemukakan bahwa lokasi Atlantis terletak di paparan Sunda. Paparan Sunda yang dikemukakan bahwa lokasi tersebut mengalami gempa tektonik yang menyebabkan wilayah trkena impact dari letusan Gunung Krakatau yang menyebabkan tsunami sangat besar. Tsunami tersebut—menurut hipotesa Professor Santos telah menenggelamkan daratan di Paparan Sunda. Menurut Awang H Satyana hipotesa tersebut tidak memiliki bukti geologis dan tidak memiliki dasar. Awang H Satyana juga mengungkapkan bahwa dalam thesis-theseis Professor Santos menyebutkan bahwa dengan meletusnya banyak gunung berapi di masa lalu akan mengakibatkan glasiasi (pencairan es) di kutub dan menyebabkan banjir massal yang menenggelamkan Atlantis.

Muhammad Sadan mengatakan sebaliknya. Ia menjelaskan bahwa untuk memahami buku Professor Santos harus memahami konteksnya. Ia mengatakan bahwa tidak mungkin hipotesa yang didasarkan pada penelitian ilmiah selama 30 tahun dirangkum dalam buku setebal 674-an halaman. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah bahwa karena thesis Professor Santos tersebut adalah struktur penulisan di dalam buku tersebut yang tidak menggunakan kaidah kaku buku buku teks yang dijadikan pegangan keilmuan seuatu institusi pendidikan. Professor Santos juga “menghormati” tradisi keilmuan yang dianut oleh penentang-penentangnya dengan bukan debat kusir tetapi melakukan riset tekun selama 30 tahun yang kemudian digunakan untuk menyanggah dasar dasar ilmiah para penentangnya.

Muhammad Sadan mengatakan bahwa “Sangat naif jika kita bilang karya Professor Santos tidak memiliki dasar ilmiah. Bagi saya, orang yang mengatakan itu harus dilihat dalam konteks apa dia bicara, di forum mana dan apa yang sudah ia lakukan untuk melakukan penentangan “.

Bagi Muhammad Sadan, Professor Santos pasti memiliki alasan kuat dan konteks yang bisa dipertanggungjawabkan karena tidak menjadikan bukunya teks ilmiah yang berisi lampiran bukti-bukti ilmiah untuk menguatkan hipotesisnya.

“ Kalau kita liat buku itu, buku itu tidak melampirkan tabel, angka-angka, rumusan teori nuklir serta perhitunganya, zat kimia apa yang digunakan untuk mengukur suatu artefak atau sisa geologis. Dia tidak mencantumkan itu. Sebaliknya, jika kita baca buku tersebut sangat mengalir layaknya esai atau artikel opini. Jadi, dengan begitu kita bisa menduga bahwa alasan yang paling logis mengapa Professor Santos membuat buku ini agar buku ini mudah difahami oleh orang awam seperti saya dan masyarakat umum. “ lanjut Sadan

Sadan juga melanjutkan bahwa ada beberapa hal yang tidak diungkap oleh Awang H Satyana :

“ Saya tidak faham ilmu geologis. Juga apakah CO2 yang dikeluarkan aktivitas vulkanik itu panas dan jika berkumpul diudara akan memicu glasiasi pada masa itu atau tidak. Tetapi hipotesa itu yang ditulis oleh Professor Santos dalam bukunya. Jadi, dasar ini yang berbeda dengan frame yang digunakan oleh Bapak Awang yang mengatakan bahwa aktivitas vulkanik malah akan memicu bertambahnya jumlah ketebalan es di permukaan bumi. Jadi jangan langsung bilang hipotesa Professor salah atau tidak tetapi karena cara pandang/mazhab yang dianut Bapak Awang H Satyana dan Professor Santos yang berbeda.“

Diskusi yang berjalan alot tersebut berakhir dengan penuh keakraban. Perdebatan yang memanas antara Bapak Awang H Satyana dan Muhammad Sadan berakhir dengan jabatan akrab ketika diskusi tersebut selesai dan ditutup moderator. Tidak lupa, cenderamatapun disematkan oleh Dekan Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran di acara tersebut.

Monday, November 23, 2009



INILAH.COM, Jakarta - Pernahkah terbetik dalam pikiran Anda bahwa negeri yang Anda diami saat ini sangat mungkin dulunya sebuah kekaisaran dunia yang menjadi sumber segala peradaban besar: Atlantis? Surga yang disebut-sebut oleh berbagai Tradisi Suci dunia?

Setelah melakukan penelitian selama 30 tahun dan menemukan bukti-bukti yang meyakinkan, Prof Arysio Santos, Ph.D. memastikan kepada dunia bahwa situs Atlantis adalah Indonesia. Ciri-ciri Atlantis yang dicatat Plato dalam dua dialognya berjudul Timaeus dan Critias, secara mengejutkan, sangat cocok dengan kondisi geografis Indonesia.

Atlantis adalah negeri tropis berlimpah mineral dan kekayaan hayati. Namun kemudian, segala kemewahan itu lenyap, tersapu bencana mahabesar yang memisahkan Jawa dari Sumatra, menenggelamkan lebih dari separuh wilayah Nusantara.

Gunung Berapi Krakatau menjadi sumber bencana global tersebut (diperkirakan terjadi 11.600 tahun yang lalu). Ia meletus, menimbulkan rentetan gempa dan tsunami mahadahsyat, seratus kali lebih besar dari bencana Aceh 2004, yang pada puncaknya mengakhiri Zaman Es. Beberapa kitab suci menyebut bencana itu sebagai Banjir Semesta.

Prof. Santos juga mengungkap fakta bahwa Atlantis adalah tempat ilmu dan penemuan besar manusia muncul kali pertama (budaya bercocok tanam, bahasa, metalurgi, astronomi, seni, dll). Peradaban-peradaban sesudahnya (Yunani, Mesir, Maya, Aztec, Inca, dll) sesungguhnya dibangun oleh bangsa Indonesia, yang mengungsi dari bencana, dan mewariskan pengetahuannya ke negeri baru mereka; sehingga ada banyak persamaan budaya dan arsitektur di setiap peradaban (teori difusi budaya).

Dalam banyak hal, buku ini berhasil mengkonfirmasi kebenaran kitab suci dan mitologi, mengawinkan sains dan agama, dan pasti akan mengubah cara pandang Anda terhadap sejarah umat manusia.


Sebagai kepulauan Atlantis, Indonesia merupakan syurga dunia. karena itu dikatakan dari Indonesialah, para dewa berkenan hadir memberikan bimbingannya kepada manusia. Dari Indonesialah, Titisan dewa wisnu akan hadir. Ialah putra batara Indra yang sudah menitis dalam diri satrio pinandito, yang kelak akan memimpin negara Indonesia ini dengan kepemimpinan wahyu. Penelitian terakhir yang dilakukan oleh seorang peneliti (Aryos Santos),menegaskan bahwa Atlantis itu adalah wilayah yang sekarang disebut Indonesia.

Setelah melakukan penelitian selama 30 tahun, ia menghasilkan buku Atlantis, The Lost Continent Finally Found, The Definitifve Localization of Plato’s Lost Civilization (2005). Santos menampilkan 33 perbandingan, seperti luas wilayah, cuaca, kekayaan alam, gunung berapi, dan cara bertani, yang akhirnya menyimpulkan bahwa Atlantis itu adalah Indonesia. Sistem terasisasi sawah yang khas Indonesia, menurutnya, ialah bentuk yang diadopsi oleh Candi Borobudur, Piramida di Mesir, dan bangunan kuno Aztec di Meksiko. Jika benar penelitian ini, maka atlantis terletak dibawah geografik kepulauan Indonesia. Indonesia dikenal sebagai zamrud khatulistiwa karena keindahannya.

Jika kita hayati maknanya maka yang dinamakan syurga duniawi adanya di kepulauan Indonesia. Pusat dunia adanya di Indonesia ini. Atlantis berasal dari bahasa Sanskrit Atala, yang berarti surga atau menara peninjauan (watch tower), Atalaia (Potugis), Atalaya (Spanyol). Plato menegaskan bahwa wilayah Atlantis pada saat itu merupakan pusat dari peradaban dunia dalam bentuk budaya, kekayaan alam, ilmu/teknologi, dan lain-lainnya. Plato menetapkan bahwa letak Atlantis itu di Samudera Atlantik sekarang. Pada masanya, ia bersikukuh bahwa bumi ini datar dan dikelilingi oleh satu samudera (ocean) secara menyeluruh.

Ocean berasal dari kata Sanskrit ashayana yang berarti mengelilingi secara menyeluruh. Pendapat itu kemudian ditentang oleh ahli-ahli di kemudian hari seperti Copernicus, Galilei-Galileo, Einstein, dan Stephen Hawking. Indonesia adalah wilayah yang dianggap sebagai ahli waris Atlantis, tentu harus membuat kita bersyukur. Membuat kita tidak rendah diri di dalam pergaula internasional, sebab Atlantis pada masanya ialah pusat peradaban dunia. Namun sebagai wilayah yang rawan bencana, sebagaimana telah dialami oleh Atlantis itu, sudah saatnya kita belajar dari sejarah dan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan mutakhir untuk dapat mengatasinya. Dengan adanya pemahaman ini, maka dapat kita pahami bahwa Tuhan memberikan kenikmatan yang melimpah kepada dunia melalui Indonesia. Karenanya adanya ungkapan pada hadist Nabi Muhammad, bahwa islam bangkit dari Indonesia.

Memang kerajaan Tuhan telah diwariskan kepada bangsa Indonesia dan akan menyelamatkan bangsa lain bermulai dari Indonesia. Demikianlah kita wajib menyukuri keberadaan diri kita di kepulauan Indonesia ini. Dengan menjaga amanat leluhur kita, dan berlaku lurus, ajeg, jujur dan mentaati ajaran agama kita, maka akan terkuak kepulauan Indonesia sebagai mercusuar dunia sebagaimana halnya kepulauan atlantis sebagai pusat peradaban dunia zaman dahulu kala.

Tuesday, November 03, 2009















Gbr.1 Presentasi Materi Metode Sedona















Gbr.2 Salah Satu Teknik Didalam Metode Sedona


SEDONA METHODE TRAINING ANGKATAN 01-JAKARTA 2009

Metode Sedona menyapa Jakarta. Sapaan tersebut berbentuk training dan pelatihan yang dilaksanakan di Jakarta tanggal 31 Oktober & 1 November 2009. Bagi Anda yang familiar dengan metode psikologi untuk mencapai ketenangan dan kebahagiaan, Sedona Method tentu tak asing lagi terdengar. Bersama masyarakat umum yang baru mengenal Metode Sedona, pelatihan tersebut terasa sangat spesial dan berarti. Tidak kurang dari 2 (dua) bulan peserta tersebut harus bersabar menanti terselenggaranya pelatihan tersebut.

Pelatihan tersebut menjadi 2 (dua) hari. Hari pertama, peserta diberikan materi pengenalan tentang Sedona Method, pengenalan teknik “menghadirkan” dan pengenalan teknik “pelepasan”. Pada materi-materi pengenalan tersebut diperkenalkan materi pendukung untuk menjelaskan logika psikologis jalan kerja Metode Sedona. Materi yang dimaksud adalah materi law of attraction, fisika kuantum, law of resonance, law of connection, theory of vibration quantum, zona ikhlas, the power of giving dan sebagainya. Teori-teori tersebut dipandang perlu untuk diperkenalkan agar peserta mmahami jalan kerja dan hukum yang berlaku di Metode Sedona. Pengenalan tersebut dibawakan secara presentatif dengan gambar, hasil penelitian psikologi dalam video serta gelombang yang bisa mengganti transmisi beta di peserta ke alfa atau tetra. Acara tersebut dipandu oleh Bapak Hendro Prabowo langsung beserta staf-staf instruktur Sedona Methode dan Bapak Rani Badri Kalianda. . Tidak ketinggalan pula pak Oji yang memiliki kemampuan untuk memantau perubahan aura peserta sehingga bisa dipantau apakah training tersebut telah berhasil mencapai tujuannya pada masing-masing peserta.

Pada hari kedua, pelatihan lebih dititikberatkan pada praktek Metode Sedona secara intensif. Intensifitas tersebut berbentuk teknik-teknik penghadiran-menyelami-melepaskan beban, pelepasan belenggu emosi dan nafsu serta tekniik keterbukaan diri dalam menerima kecerdasan ilahi. Perubahan besar terjadi pada hari tersebut. Ketenangan dan pemaknaan hakekat pasrah lebih difahami dan dipraktikkan dengan mudah oleh peserta sehingga pemberian materi-materi teknik Sedona lebih lancar diterapkan. Pada akhir acara peserta dibimbing untuk tidak hanya melepaskan beban belenggu ingatan dan memori yang menutup pintu kecerdasan ilahi tetapi juga diperkenalkan teknik pelepasan sifat-sifat dasar energi manusia yang bertendensi negatif seperti nafsu dan ambisi untuk mencapai meningkatkan kepasrahan lebih tinggi dan lebih tinggi lagi.

Acara tersebut berakhir Pk.17.30 WIB dan ditutup dengan ramah tamah, silaturahmi dan foto bersama antara peserta dan instruktur. Tanpa kenal lelah, instruktur memberikan penjelasan ke peserta mengenai jadwal pelatihan berikutnya yang tidak sabar ingin diikuti peserta dengan antusiasme yang tinggi.



Reported by Muhammad Sadan




Monday, November 02, 2009
















Gbr.1 Ilham "Obama" menyemangati salah satu korban gempa Sum-Bar













Gbr.2 Ilham "Obama" memeriahkan suasana di La Codefin-Jakarta


OBAMA KAYA RAYA ??

Obama kaya raya ? Itu kata orang. Lagipula jika Anda mengganggap Obama kaya raya dan banyak uang Anda akan terbentur pada dua pertanyaan, Pertama, Darimana sumber informasinya ? Kedua, Obama yang mana ya ?

Jika Barack Obama yang Anda maksud, maka anggapan tersebut tidak perlu diragukan lagi. Jika yang Anda maksudkan adalah Ilham “Obama” Anas maka Anda perlu berfikir ulang. Mengapa ? Karena dari sekian banyak tawaran iklan, undangan, memandu acara dan sejenisnya, Ilham “Obama” Anas tidak mengenakan “honor”.

Tidak percaya ?

Bagi Anda yang mengunjungi La Codefin Cafe di bilangan Kemang, Jakarta Selatan hari Jumat (30/10.2009) Pk.20.30 WIB tentu akan mengerti. Mengapa ? Karena cafe yang menjadi barometer hang out remaja, ekspatriat dan eksekutif muda “buang receh” tersebut digelar acara haru untuk membantu dan mengumpulkan segala daya upaya untuk membantu korban gempa Sumatera Barat yang (masih) tertimpa musibah dan (masih) menderita hingga saat ini.

Acara amal yang digelar oleh volunteer-volunteer tersebut digelar secara sukarela. Acara yang digelar pada Pk.20.00 WIB tersebut dihadiri oleh Five Minutes, penyanyi Astrid dan lain sebagainya. Tidak ketinggalan pula Ilham “Obama” Anas yang datang beserta tim pendukungnya di acara tersebut.

“ Wah..gile mas. Macet di mana mana,” ucap Ilham “Obama” Anas sambil menenteng jas yang masih berada dalam selimut dan mengepulkan asap rokok favoritnya ke Ufuk Publishing House. “ Sebentar ya mas, saya langsung ketemu ama panitianya dulu,” lanjut Ilham sambil menyeka kulitnya yang dibanjiri keringat.

Acara yang digelar tersebut tersebut mulai berlangsung. Mulai dari pembacan sajak dan pagelaran musik khas Sumatera Barat hingga tampilnya Astrid, Five Minutes dan lain sebagainya. “ Eh..sebentar-sebentar. Acara yang kita gelar ini ternyata juga dihadiri oleh orang nomer satu loh!” ujar pembawa acara dengan lantang. “ Siapa maksud loe ? SBY ?“ balas rekannya. “ Bukan..katanya Obama..psst..Obama loh,” jawab sang pembawa acara. Lalu Ilham “Obama” datang masuk sembari melambai-lambaikan tangan khas ala Obama. Setelah memberi kalimat-kalimat penyemangat serta kalimat empati untuk membangkitkan kepedulian pada masyarakat Sumatera Barat lantas Ilham “Obama” pun beristirahat sejenak.

“ Cape mas?” tanya saya. “ Ya..lumayan,” balas Ilham “Obama”.
“ Berangkat ham berapa dari kantor?” tanya Ufuk Publishing House. “Abis pulang kantor aja mas. Langsung buru buru ke sini. Was-was juga kalo gak keburu,” ujar Ilham
“Mas mau minta apa saya traktir deh,” ucap Ilham Obama
” Oh tidak mas makasih. Kebetulan ada undangan sebelum kesini jadi sudah cukup kenyang,” ucap kami diplomatis.

“ Dari raut wajah mas, kelihatannya capai sekali ya. Apalagi minggu kemarin mas full gak ada libur. Gak capai mas?” tanya kami.

“ Capai mas. Tapi kami bawa enjoy aja. Kalo di bawa terlalu dalam gak ada habisnya. Yang paling membuat lelah dan deg-degan itu kalo sampai di lokasi undangan harus on time jam sekian. Padahal saya kan harus professional dengan pekerjaan utama saya sebagai fotografer. Kadang sore sore di kantor lagi sibuk banget. Tapi saya berusaha gak kecewakan pengundang. Undangan apapun kami layani selama cocok waktunya. Makanya kami bekerja seprofessional di kantor selama jam kerja lalu berusaha on time ke undangan-undangan meski harus tak sempat beristirahat,” lanjurnya sambil bersandar di sofa empuk melepas lelah.

“ Bener gak sih mas kalo profesi sebagai impersonator Obama menghasilkan banyak melimpah penghasilannya?” tanya kami.

“Kata siapa mas ? Kesini aja kami rela gak dibayar. Transport juga sendiri. Padahal dari kantor loh (kebon jeruk—red). Tapi kadang dapat honor tapi gak banyak. Yang penting bisa memenuhi permintaan orang orang untuk hadir,” sembari mata sayu lelahnya menemani obrolan kami berdua.

“ Setelah ini undangan darimana lagi mas?” tanya kami
“ Minggu ini (1/11/2009) saya ke Cina. Ada undangan dari Greenpeace China untuk syuting pembuatan materi kampanye perubahan iklim,” lanjut Ilham “Obama”

“ Asyik dong. Bisa jalan-jalan? “ tanya kami. “Jalan-jalan apa mas ? Lama penerbangan ke Cina ajam sekitar 11 jam. Selasa dini hari saya sudah ada di Jakarta. Paginya saya harus kerja ke kantor lagi. Mana sempat jalan-jalan, “ jelas Ilham “Obama”

“ Wah..salut deh mas. Saya gak sangka semua yang mas kerjakan mas kerjakan semua dengan ikhlas tanpa kenal lelah. Mungkin tidak semua orang mau “seikhlas” mas,” ucap kami.

“ Ah..biasa aja mas. Ayo mas makan atau minum atuh, “ celetuk Ilham spontan. Celetukannya kadang terpotong oleh permintaan pengunjung untuk foto bersama meski saya faham pasti sang Obama ini lelah sekali. Toh di tengah kelelahannya ia masih nampak berusaha keras tersenyum untuk membagikan kebahagiaan dengan orang lain yang mengalami keringnya kebahagiaan di tempat tersebut.

“ Terima kasih banyak mas. Udah mau mampir nengok saya. Hatur nuhun pisaan. “ ucapnya mengiringi kami pergi meninggalkan lokasi yang membuat temaram makin lelah oleh hingar bingar.

Tersayup di kejauhan kami mendengar nama “Obama....Obama !!!” diteriakkan dengan penuh sukacita oleh pembawa acara. Kembali, kami teringat wajah tulus yang harus berjibaku keras dengan kelelahan tanpa akhir.

Kami hanya bisa menarik napas panjang sambil meninggalkan malam menuju peraduan




Reported by Muhammad Sadan

Tuesday, October 27, 2009




















Gbr.1 Ilham "Obama" Anas di Stand Ufuk Publishing House













Gbr.2 Ilham Obama beserta pengurus Publisher & Library Expo 2009


OBAMA KUNJUNGI PUBLISHER & LIBRARY EXPO 2009

Ilham “Obama “ Anas kembali menyemarakkan ajang event pameran yang berlangsung di Jakarta. Setelah sebelumnya Ilham “Obama” Anas banyak hadir dalam event berskala nasional, bintang iklan tersebut hadir untuk memberikan dukungan publisher & Library Expo 2009. Kehadiran Ilham “Obama” pada tanggal 25 Oktober 2009.dimulai sejak Pk.15.30 WIB. Setelah membentuk barisan di pintu depan gedung Istora Senayan Jakarta sembari diiringi lagu negara Amerika Serikat. Barisan rombongan Ilham “Obama” Anas memasuki koridor sepanjang 20 meter pada lantai utama gedung Istora Senayan. Sepanjang jalan Ilham “Obama “ Anas meneriakkan kata-kata penyemangat “ Hello, Yes We Can” atau “ Yess, Indonesia Change We Can “

Kehebohan seisi gedung langsung sontak terasa, bahkan sebelum rombongan memulai perjalanannya mengelilingi seisi gedung para pengunjung telah berebut untuk foto bersama Ilham “ Obama “ Anas. Setelah berkeliling seisi gedung Ilham “Obama” Anas mengakhiri perjalanannya di Ufuk Publishing House. Kedatangannya adalah untuk memperkenalkan karyanya yang berjudul Gara Gara Obama yang diperkenalkan Ufuk Publishing House. Menurutnya, karyanya tersebut merupakan karya humanis yang ditulis berdasarkan pengalamannya sehari hari. Ia mengakui bahwa ia sengaja menuliskan pengalamannya sehari-hari dengan ringan dan jenaka agar tidak berat untuk dibaca dan dinikmati pecinta buku dan masyarakat. Selama 30 menit lamanya Ilham “Obama” Anas berada di stand Ufuk Publishing House untuk melayani penggemarnya.

Setelah 30 menit berada di stand Ufuk Publishing House, Ilham “Obama” Anas meninggalkan lokasi sembari berkeliling koridor Istora Senayan untuk kedua kalinya. Pada momen ini, Ilham “Obama” mengunjungi pesulap yang dengan mahir memainkan kecepatan triknya dengan merobek selembar uang Rp.50.000,- dan menyambungnya kembali dengan sempurna. Kunjungan Ilham “Obama” diakhiri dengan foto bersama seluruh pengurus inti Penyelenggara Publisher & Libraryt Expo 2009.





Writed by Muhammad Sadan








Monday, October 12, 2009


Gbr.1 Ilham Obama Anas saat tampil membahas gempa Sumatera Barat di
Bukan Empat Mata-Trans 7


BUKAN EMPAT MATA UNDANG ILHAM “OBAMA” ANAS BERBAGI GEMPA SUMATERA BARAT


“Vega lebaaay..vega lebaaay..aku nggak ngomong begitu kok…” tutur Tukul Arwana pada acara Bukan Empat Mata-Trans 7 pada episode Kamis, 8 Oktober 2009. Acara yang digagas tim Bukan Empat Mata tersebut mengangkat tema tentang Gempa Sumatera yang terjadi pada 30 September 2009 silam.

“Iya om..iya om. Mas Tukul tadi ngeledek om. Tadi katanya badanya om seperti Ade Rai. Terus katanya om hidunya mancung dan selalu menjadi dambaan ibu ibu rumah tangga om.” Tutur Vega yang menjadi co-host pada acara tersebut

“ Tetapi bagaimanapun kita ucapkan selamat datang pada Him Damsyik. Ssst..dia senior loh..hush diem “ balas Tukul Arwana untuk mengakhiri perdebatan dan serangan sengit yang dilontarkan co-host nya

Tema yang diangkat mengenai gempa di Sumatera tersebut mengundang tokoh seniman yang berasal dari tanah minang. Tak kurang Elli Kasim, Camelia Malik dan Him Damsyik dan Ilham “Obama” Anas diundang pada acara tersebut.

“ Pemirsa. Bantuan untuk korban gempa tidak hanya dari Indonesia saja. Tidak kurang beberapa negara juga mengalir deras. Salah satunya berasal dari negara super power, Amerika Serikat. Ternyata kembarannya Presiden Amerika Serikat sudah berada di sini dan ia juga berasal dari Minang. Mari kita sambut...Ilham Anas” tutur Tukul Arwana

Ilham Anas yang mengenakan jas lengkap beserta dasi ala presiden segera masuk sambil diiringin tepuk tangan meriah dari penonton.

“Gimana nih kabarnya Mas Ilham. Katanya Mas Ilham Anas langsung berangkat ke Padang begitu mendengar bencana di Sumatera Barat ya” tanya Tukul memulai percakapan dengan Ilham Anas

“ Ajo..ajo” celetuk Camelia Malik

“”Oh..iya..gimana Ajo Ilham. Silakaan” lanjut Tukul Arwana

“ Iya mas. Setelah mendengar bencana di Sumatera Barat, saya langsung berangkat ke sana. Kebetulan keluarga dari nenek tinggal di Padang Pariaman.” Cerita Ilham Anas

“ Ajo Ilham kesana dalam rangka tugas atau memang dorongan pribadi?” tanya Tukul

“Saya kesana karena dorongan pribadi dan dengan biaya pribadi pula” lanjut Ilham Anas

“ Apa yang pali Ajo Ilham Anas prihatinkan ketika datang kesana” lanjut Tukul

“ Semuanya hancur mas. Yang saya temui hanya reruntuhan reruntuhan saja. Anak terpisah dari orang tuanya. Antrian BBM serta kelangkaan minyak terjadi di mana mana.

“ Kabarnya BBM sampai 30.000/liter ya ajo. Kenapa penyebabnya? “ tanya Tukul penasaran

“ Iya, saat antri sangat panjang BBM sampai mencapai 30.000/liter. Memang pada saat itu BBM sangat susah cari dan yang butuh sangat banyak. Antriannya sangat panjang. Mungkin itu yang membuat BBM sangat mahal. Ada juga beberapa maskapai penerbangan yang menaikkan tiket hingga tiga kalinya. Jelas Ilham Anas

“ Oo..hebat ya ajo. Luar biasa. Mari kita berikan applause atas upaya Ajo Ilham di tanah minang ini” balas Tukul yang diirinmgi tepuk tangan meriah dari penonton

“Oh.ya ajo. Apa sih yang paling berkesan dari tanah Minang ini bagi seorang Ilham Anas ?” lanjut Tukul

“ Saya sih terkenang dengan suasana pasarnya mas. Di pasar itu tidak hanya transaksi saja tetapi musyawarah yang sangat khas Minang di sana. Pokoknya gak bisa dilupakan lah” tutur Ilham lirih

Acara meriah yang dipandu Tukul Arwana tersebut juga spesial karena menampilkan Him Damsyik, tokoh aktor senior tersebut mengaku sangat terpukul dengan gempa padang karena kenanganya selama pembuatan film layar lebar Siti Nurbaya bersama Gusti Randa dan Novia Kolopaking.

Acara tersebut ditutup dengan tepuk tangan meriah atas simpati yang diberikan oleh tokoh tokoh masyarakat terhadap korban gempa Sumatera Barat.





















Gbr.1.Aksi Ilham Obama di Kedubes AS di Thailand




















Gbr.2 Ilham Obama Sebagai Juru Kampanye Perubahan Iklim Greenpeace



Seorang Indonesia yang mirip dengan presiden Amerika Serikat Presiden Barack Obama, memegang sebuah poster Greenpeace Chang(e) Caravan setelah menyampaikan pidato di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Bangkok menyatakan bahwa ia akan mengakhiri krisis iklim. Pidato ini disampaikan dalam aksi kreatif yang diselenggarakan oleh Greenpeace untuk memanggil Presiden Obama memimpin perubahan iklim dan menjamin solusi yang ambisius, adil dan mengikat perjanjian iklim global.



CLIMATE CHANGE


"President Obama" vowed yesterday in Bangkok to end the climate crisis by committing the United States to emissions reductions at the upcoming Copenhagen Climate Summit in December. Not!

In a publicity stunt outside the US embassy in Bangkok, Barack Obama lookalike llham Anas, 34, from Indonesia, said all the things Greenpeace, an environmental campaign group, wishes the real President Obama would say.

"I will attend the Copenhagen Climate Summit," said the famed "Faux-bama." "I will ensure an ambitious, fair and binding global climate treaty. I will make funds available for climate mitigation and adaptation, starting with funds to protect the remaining forests."

Mr Anas's speech was part of Greenpeace's effort to call world leaders' attention to climate change prior to a series of meetings on the issue, including Mr Obama's address to the United Na¬tions General Assembly on Tuesday, and the UN Framework Convention on Climate Change meeting in Copenhagen in December. DPA






OBAMA PALSU SETUJU AMBIL LANGKAH NYATA ATASI PERUBAHAN IKLIM


Jakarta - Warga Kota Bangkok, Thailand, kemarin, digegerkan oleh kehadiran tiba-tiba Presiden Amerika Serikat Barack Obama, di tengah aksi Greenpeace di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat.

Obama menerima tuntutan Greenpeace, yakni agar Obama dan para pemimpin dunia lainnya mengeluarkan langkah nyata untuk menanggulangi perubahan iklim pada Pertemuan Iklim PBB di Kopenhagen, Desember mendatang.

Greenpeace juga mendesak negara maju termasuk Amerika menurunkan emisi gas rumah kaca mereka secara drastis serta menyediakan dana untuk membantu negara berkembang, seperti Indonesia melakukan program perlindungan hutan.

Obama menyetujui semua itu. Namun, Obama yang datang ini bukan Obama asli, melainkan orang Indonesia bernama Ilham Anas yang memang sangat mirip dengan Obama," kata juru kampanye Greenpeace Asia Tenggara, Indonesia, Hikmat Soeriatanuwijaya, dalam siaran pers yang diterima Primair Online, Jumat (18/9).

Kehadiran "Obama Palsu" itu dalam rangka aksi Greenpeace untuk mendesak para pemimpin negara berkaitan dengan Pertemuan Iklim di Kopenhagen Desember nanti.

Sumber :
www.primair online.com

Sunday, August 23, 2009


NGOBROL TERAPI LAMBUNG DI BULAN ROMADHON DI PRO 2 FM



Jumat, 21 Agustus 2009 adalah momen yang tepat berbicara kesehatan.

Mengapa ?

Tak lain dan tak bukan di bulan Romadhon ini, isu kesehatan menjadi suatu bukti bahwa dengan menjalankan ibadah puasa di bulan Romadhon, maka kesehatan tubuh akan meingkat dibandingkan biasanya.

“ Sebetulnya, apa yang diajarkan Rasolulloh SAW dalam menyantap makanan sehari-hari sendiri sudah identik dengan puasa. Rosululloh SAW menyarankan agar makan hanya dua kali sehari, bulan puasapun demikian, yakni sahur dan buka puasa “ papar dokter yang juga ahli akupunturis ini.

Dokter lulusan Universitas Hasanuddin yang juga menulis Al Quraan : The Amazing Secret ini lantas menyebutkan :

“Alasan utama yang mendorong saya menulis buku ini adalah adanya pengurus masjid di dekat rumah saya yang sakit parah. Padahal bapak itu sering pimpin sholat jamaah. Suatu ketika dia tak pernah ke masjid lagi. Suatu hari, ia ke masjid sambil dipapah anaknya dan menderita sakit asam urat. Terkejutlah saya. Saya periksa, asam uratnya telah mencapai 15-17 padahal normalnya hanya 7 saja. Saya miris banget. Banyak orang rajin ibadah yang gak peduli kesehatan padahal Roslululloh SAW telah mengajarkannya pada kita.”

Penjelasan ini langsung diafirmasikan oleh Lia Ahmadi selaku penyar yang bertugas. Dara Surabaya ini lantas melanjutkan pertanyaan seru ini, “ Apa inti yang dikandung dalam buku yang bapak tulis ini?”


“ Buku yang saya tulis ini menekankan pada betapa fitalnya lambung. Buku penting ini menjelaskan bahwa dalam perut/lambung mengandung asam asam tertentu yang berfungsi mencerna makanan. Lambung ini kadar asam dan basanya harus imbang. Salah satu cara agar seimbang adalah konsumsi makanan “panas” dan “ dingin”. Makanan “dingin” adalah sayur mayur dan “panas” seperti daging atau makanan sejenis.” Jika dalam lambung terlalu pekat kadar asamnya maka akan berbahaya pada tubuh. Anda bayangkan saja, kadar asam yang berlebih dalam lambung bisa menggerus silet. Mengerikan bukan?” lanjutnya

Lia kembali melontarkan pertanyaan , “ Dok, yang membuat sakit itu apa sih sebetulnya ? Apa karena pola hidup kita ya dok ?”

Dokter Suardi melanjutkan, “ Pola makanan kita memegang peranan utama. Faktor lainnya adalah faktor yang dianggap sepele selama ini, yaitu mengunyah. Dalam mengolah makanan dibutuhkan sekitar 30 kali kunyahan untuk mencerna makanan. Kalau makanan gak dikunyah akan menyebabkan kembung dan susah bernafas. Faktor lain yang perlu diperhatikan adalah bahwa lambung terdiri dari 1/3 makanan, 1/3 minuman dan 1/3 untuk bernafas. Dalam mengkonsumsi perlu memperhatikan kapasitas lambung. Makan dan minum berlebih juga akan menyebabkan susah bernafas dan makanan yang telah ditelan muntah kembali lalu tersedak. “

Acara yang dipandu oleh Lia Ahmadi ini akan di on air kan ke seluruh penjuru Indonesia pada tanggal 1 September 2009 pada waktu sahur Pk.01.30 WIB dan Pk.11.30 WIB di gelombang FM 105, 91,2 dan 92,8 Mhz.








Thursday, August 20, 2009


Iwan "Bung Kelinci" Sulistyawan saat on air Miskin Tapi Sombong di TVRI


MISKIN TAPI SOMBONG AKAN on air DI TV NASIONAL

Reviewed by Shadan

Pada pertengahan Agustus 2009, TVRI Programa Nasional mengundang penulis-penulis Ufuk Publishing House untuk berbagi pengalaman dan karya dalam acara Panggung Gaul Sastra TVRI yang umumnya tayang di TVRI programa nasional setiap kamis sore, Pk.16.00-17.00 WIB. Dalam acara ini, TVRI meminta Iwan “Bung Kelinci” Sulistyawan menjadi narasumber tema bahasa Komunitas Facebook Cafe Sastra yang didirikan oleh Dewi Yanthi Razalie. Dalam bincang-bincang tersebut, Bung Kelinci (sapaan akran Iwan Sulistyawan) ditemani Dewi Yanthi, Weni, Eva dan Sari. Setelah share tentang tema tersebut TVRI tidak memperbolehkan Iwan “Bung Ke linci” Sulistyawan meninggalkan studio. Kenapa ? Atas permintaan TVRI (Dewi Yanthi Razalie dan Haji Yusuf), Bung Kelinci diminta untuk membedah karyanya yang diterbitkan Ufuk Publishing House, Miskin Tapi Sombong.

Acara yang dipandu dara energik Tiara Widjanarko dan Bayu Satito ini juga akan tayang pada on air rutin setiap kamis sore pukul 16.00 - 17.00 di TVRI. Jangan lewatkan tayangan tersebut, sebab, tayangan sarat informasi akan dunia sastra ini hanya satu-satunya yang tersedia di tanah air.


Tuesday, August 18, 2009

Ilham Anas saat hadir di Bukan Empat Mata-Trans 7, 18/8/2009


ILHAM ANAS “OBAMA INDONESIA”
AKAN TERBITKAN MEMOAR HIDUP SUKSES & KERJA KERASNYA
DI UFUK PUBLISHING HOUSE

Reviewed by Shadan

“Pemirsa. Pe..pe..mi..mir..pemirsa. Bintang yang satu ini tidak kalah ngetop dengan dara cantik di depan ini. Ia dapat limpahan rejeki karena wajahnya yang mirip dengan Presiden Amerika, Barack Obama. Inilah Ilham Anas....” ucap Tukul Arwana membahana studio grand Trans 7 pada realty show Bukan Empat Mata edisi 18 Agustus 2009. Sontak, dengan gaya khas lambaian tangan ala Presiden Barack Obama, Ilham Anaspun turun ke floor studio dengan senyum ramah yang lebar. Dalam acara Bukan Empat Mata tersebut juga hadir Nadine Candrawinata dan dua bintang iklan wanita lainnya. Ilham Anas mengutarakan awal mula ketertarikan masyarakat memakai jasanya sebagai bintang iklan. Ia mengutarakan bahwa ketika Barack Obama menang sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) ke-44, rekan kantornya menyiapkan jas dan dasi serta memfoto dirinya hanya untuk bercanda serta menyebarluaskan via internet. Hasilnya sangat tak terduga. Dalam waktu tiga hari saja, foto dirinya telah tersebar ke penjuru dunia, Jepang, Meksiko, Brazil, Filipina dan lainnya. Lucunya, foto yang disebar itu tanpa identitas sehingga masyarakat belum tahu siapa dia. Hebatnya tim dari Filipina yang sangat serius menggunakannya sebagai bintang iklan sehingga tim tersebut mencari tahu identitasnya. Dalam waktu singkat, tim itu telah menghubunginya di kantor dan memintanya datang sebagai bintang iklan di Filipina sehingga jadilah Ilham Anas sebagai bintang iklan di Filipina. Acara yang sangat meriah tersebut diseligi candaan yang sangat khas Tukul Arwana. Selama berlangsungnya acara, Ilham Anas nampak ceria dan lepas serta rendah hati sehingga celetukan-celetukan “kejam” Tukul Arwana malah mendapat balasan canda yang tak kalah lucu dari Ilham Anas.

Ilham Anas yang besar di Bandung tersebut serta telah membintangi +/- 20 iklah di dalam maupun luar negeri akan menerbitkan buku yang berisi perjalanannya sebagai bintang iklan. Memoar cerita yang dibangun dengan bahasa ringan, menyentuh dan inspiratif tersebut tidak sama dengan memoar bintang iklan maupun artis yang telah ada sebelumnya. Sebagaimana layaknya rakyat “biasa” yang harus membangun kesukesan setahap demi setahap, buku tersebut berkisah tentang sosok sederhana Ilham Anas yang membangun karir sebagai fotografer professional melalui proses yang panjang, rejeki “runtuh” atas kemiripan fisiknya dengan Barack Obama yang mendatangkan banyak rejeki hingga sikap hidupnya yang santun dengan tetap beramal dan menyisihkan limpahan rejeki untuk membantu masyarakat, komunitas baca serta berbagi dengan rekan-rekan kerjanya yang telah sangat berjasa memperkenalkan sosoknya kepada publik. Di buku tersebut, pembaca akan “baru” mengenal sosok Ilham Anas sesungguhnya. Sosok yang selama hanya dikenal lewat iklan sejumlah produk di tanah air ternyata memiliki mental dan sikap luar biasa sebagai sosok sederhana dan biasa di tengah popularitasnya yang sedang mengkilap. Memoar Ilham Anas akan memberikan inspirasi tentang kesuksesan, kesederhanaan, profesionalitas kerja, totalitas serta sikap selalu berterima kasih kepada lingkungan yang telah membesarkannya dan Tuhan YME. Buku yang akan terbit pertama kali oleh Ufuk Publishing House pada September 2009 sudah dapat dipesan sejak sekarang di bagian direct selling Ufuk Publishing House, Jakarta


Wednesday, August 12, 2009






























Gbr.1&2. Suasana on air Metode Sedona di Mustang FM



SEDONA METHODE DI MUSTANG FM

Pada pertengahan Agustus 2009, bekerjasama dengan Mustang FM, 88.0 Mhz, diselenggarakan talk show Sedona Methode yang diselenggarakan di “markas” Mustang FM di Wisma Nusantara Lt.25 Jakarta. Talk show ini terselenggara lewat antusiasme pengelola radio tersebut bersama pendengarnya mengenai untuk mempraktekkan teknik sederhana namun berdampak luar biasa pada peserta yang melaksanakannya.

Talk show berlangsung sejak Pk.17.30 WIB hingga selesai. Hadir pada acara tersebut Ahmad Taufiq selaku Managing Director Ufuk Publishing House dan Heru Prabowo yang telah melatih teknik tersebut pada beberapa pelatihan yang diselenggarakan di Yogyakarta dan Bali. Diskusi berlangsung atraktif dan dinamis serta penuh canda tawa.

Acara yang berlangsung selama 1 jam tersebut menjawab beberapa pertanyaan mendasar penelepon yang berhubungan dengan metode Sedona. Antara lain adalah, “ Bagaimana cara menerapkan Metode Sedona dalam aktivitas sehari-hari di rumah?” Pertanyaan lain adalah, “ Sejauh mana pentingnya Metode Sedona tersebut dalam kehidupan sehari-hari?”. Dengan gesit dan sarat informasi, para narasumber menjawab pertanyaan tersebut dan memberikan informasi yang dibutuhkan oleh penelepon pada malam tersebut.



Friday, July 31, 2009


Gbr.1. Live The Mystery of 2012 di TV One


Gbr.2. Talkshow The Mystery of 2012 di Universitas Mercubuana



MENELISIK THE MYSTERY OF 2012
DI TV ONE DAN UNIVERSITAS MERCUBUANA


Rabu, 29-7-2009 adalah hari istimewa bagi Ufuk Publishing House. Diskusi The Mystery of 2012 di TV One adalah salah satu penjelasan mengenai hal tersebut. Hal lainnya adalah, pada saat bersamaan terselenggara talk show dengan tema yang sama di Universitas Mercubuana-Jakarta

Diskusi The Mystery 2012 di TV One menghadirkan pembicara antara lain : Mehdy Zidane (Chief Editor Ufuk Publishing House), Clara (Ahli Antariksa dan Sistem Tatasurya LAPAN), Arifianto (Staf Kampanye Greenpeace Asia-Pasifik).

Acara yang dipandu oleh Indy Rahmawaty tersebut berangkat dari ramainya perbincangan masyarakat tentang kiamat 2012. Ibu Clara dari LAPAN menyatakan bahwa isu 2012 tersebut berasal dari ilmuwan Barat (Eropa Barat dan Amerika Serikat) yang menyatakan bahwa Badai Matahari yang akan muncul pada tahun tersebut akan mencapai radius terjauh dan mencapai bumi. Badai Matahari ini dipercaya tidak hanya mencapai bumi tetapi juga akan mengubah kutub yang ada di bumi. Selain itu juga ditemukannya Planet Nibiru yang berada dekat Planet Pluto dan memiliki arah lintasan menuju bumi serta berpotensi bertumbukan dengan bumi dan menimbulkan gelombang tsunami raksasa. Ibu Clara mengatakan bahwa secara astronomis dan gejala galaksi, matahari memiliki flare ( letupan) bola api setiap 14 tahun sekali. Letupan flare pada tahun 2012 dipercaya Ibu Clara sebagai letupan interval tertinggi sehingga beliau percaya Badai Matahari pada tahun 2012 akan menjadi mencapai atmosfer bumi dan menimbulkan gangguan transmisi. Ibu Clara mengatakan bahwa pada tahun 2012 seluruh transmisi yang mengandalkan wi-fi dipastikan akan terganggu seperti radar, radio, GPS dan lain sebagainya. Arifianto dari Greenpeace Asia-Pasifik mengatakan bahwa peluang-peluang terjadinya bencana besar tersebut sangat mungkin terjadi jika laju penuaan bumi dan perusakan lingkungan tidak bisa dicegah dan dikurangi.Ia melanjutkan bahwa dengan mencairnya es di Kutub Utara dan Selatan serta mencairnya es di Greenland dan laju penipisan ozon telah menimbulkan ancaman yang serius terhadap gangguan benda angkasa seminimal mungkin. Hal ini berarti gangguan benda langit sekecil apapun akan berdampak sangat besar terhadap bumi. Ia tidak bisa membayangkan jika yang menyerang bumi adalah benda langit memiliki massa besar seperti Badai Matahari atau Planet Nibiru.

Siang hari, diskusi berlanjut di Universitas Mercubuana Jakarta. Acara yang diselenggarakan oleh sivitas akademika kampus tersebut berlangsung meriah. Padahal, kampus tersebut sedang berada pada masa liburan kuliah. Tak ayal, isu kiamat 2012 menjadi materi yang ditanyakan berulang-ulang. Narasumber berasal dari Ufuk Publishing House (Mehdy Zidane dan Muhammad Sadan). Pertanyaan banyak menuju pada apa yang sesungguhnya terjadi pada 2012, mengapa ramalan Suku Maya yang dijadikan pedoman, dan apa yang ingin disampaikan oleh buku The Mystery of 2012. Mehdy Zidane menjelaskan bahwa The Mystery 2012 ini bukan buku main-main. Buku tersebut ditulis oleh pakar-pakar yang berdedikasi pada bidangnya masing-masing khususnya pergerakan benda-benda angkasa. Para pakar tersebut terdiri dari ahli Fisika, Astronomi, Biologi, Psikologi, Kimia, Geologi hingga Teologi. Mehdy Zidane menyatakan bahwa agar buku ini tidak dianggap tendensius agama tertentu dan golongan tertentu maka pada bagian akhir buku ini mengutip dari kitab suci Al-Quran, Injil, Taurat dan kitab suci lainnya. Mehdy Zidane menyatakan bahwa buku ini ingin mengatakan bahwa misteri tahun 2012 merupakan kejadian mendatang yg menjadi masalah bersama dan bukan menjadi masalah dan perhatian golongan atau negara tertentu saja. Mehdy juga menjelaskan bahwa perhitungan kalender Suku Maya dijadikan acuan karena sistem perhitungan bintang yang lebih maju dibandingkan suku-suku lain di masa lalu. Suku Maya dipercaya menjadi pusat peradaban sejak sebelum bangsa Mesir berkembang maju dengan piramidnya. Di akhir acara, diskusi ini mendapat sambutan meriah dan applause meriah dari peserta diskusi.











Twitter Facebook

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes