Showing posts with label *News Online. Show all posts
Showing posts with label *News Online. Show all posts

Tuesday, April 20, 2010



Jakarta - Anggota DPR dari Golkar Bambang Soesatyo dan Pansus Century dinilai menjadi biangnya berita pada tahun 2010. Mereka pun mendapat penghargaan 'News Maker Award 2010' dari Persatuan Wartawan Indonesia Jakarta Raya (PWI Jaya). Penghargaan itu diserahkan Ketua PWI Jaya Kamsul Hasan di Golden Ballroom, Hotel Sultan, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (20/4/2010).

"Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap Pansus karena menguak kasus Bank Century. Apa yang dilakukan Pansus telah menjadi isu nasional, menjadi liputan-liputan utama baik di media cetak maupun elektronik dalam rentang waktu yang cukup lama sampai sekarang ini," ujar Kamsul.

Usaha membongkar kasus Bank Century, imbuhnya, patut dihargai sebagai langkah nyata melaksanakan salah satu agenda utama reformasi yaitu penegakan hukum dan pemberantasan korupsi. Sementara Bambang Soesatyo yang menerima penghargaan mengucapkan terima kasihnya pada rekan-rekan pers. "Saya berharap semoga penghargaan ini dapat memicu rakyat tetap konsisten dalam politik," katanya.

"Pekerjaan saya sebenarnya adalah wartawan. Jadi setiap mengisi formulir apapun saya selalu menuliskan wartawan sebagai profesi saya, pengusaha adalah hobi. Sedangkan anggota DPR adalah jalan hidup saya," lanjutnya.
Sedangkan Ketua Pansus Idrus Marham yang mengapresiasi penghargaan ini mengatakan seharusnya Pansuslah yang memberikan penghargaan kepada pers.

"Ini sepertinya kebalik-balik. Semestinya Pansus yang memberi penghargaan kepada pers. Karena Pansus dalam menyelesaikan tugasnya meskipun belum maksimal, adalah berkat bantuan teman-teman insan pers Indonesia. Teman-teman obyektif dalam menyampaikan apa yang terjadi di Pansus kepada masyarakat. Kalau tidak obyektif pasti Pansus banyak dicaci maki," kata Idrus yang mengenakan batik kuning.

"Seharusnya penghargaan ini ditambah 1 lagi, yaitu kepada Tim 9 karena mereka yang memulai, paling sulit di dunia adalah memulai dan menyatakan sikap," imbuhnya.

Tampak beberapa anggota Pansus yang hadir antara lain Gayus Lumbuun, Misbakhun dan Lily Wahid. (nwk/ken)

Tuesday, July 08, 2008



BAGHDAD 4/3; ARAB MENGHAJAR AMERIKA

Novel dengan ide liar yang agak-agak sableng ini memang berusaha menjungkirbalikkan kondisi dunia. Setelah peristiwa 9/11 yang meruntuhkan Menara Kembar di New York, dunia memang makin absurd. Maka, Loei Van Koeitanj—entah nama asli atau samaran—mengacak-acak realitas dunia menjadi novel konyol yang bikin kita cengar-cengir bacanya.
(Majalah Annida, Juli 2008)


Menara Babilon, menara tertinggi di dunia milik negeri adidaya Irak, tiba-tiba mendapatserangan teroris. Hancur berkeping-keping. Khadam Husein, presiden Irak serta merta menuduh Saint Sardin, pemimpin organisasi The Propit, berada di balik penyerangan tersebut. Irak pun menggelar perang terhadap Amerika Serikat (AS), negeri dunia keempat. Dalih yang menjadi pegangan Khadam Husein, bahwa AS memiliki senjata nukliryang berbahaya bagi dunia. Selain itu, Khadam juga ingin menggulingkan John Hush, presiden AS, yang dinilai tak becus memerintah dan otoriter. Perekonomian AS jungkir balik, masyarakatnya kurang berpendidikan, membuat banyak mahasiswa seperti Keith Nosestrong mengejar pendidikan di Universitas Jamiah Baghdad di Irak, negeri kaya dan maju.

Hmm... baca ringkasan diatas, kebayang dong di otak kita kalau buku ini adalah parodi satire tentang AS-Irak. Novel dengan ide liar yang agak-agak sableng ini memang berusaha menjungkirbalikkan kondisi dunia. Setelah peristiwa 9/11 yang meruntuhkan Menara Kembar di New York, dunia memang makin absurd. Maka, Loei Van Koeitanj—entah nama asli atau samaran—mengacak-acak realitas dunia menjadi novel konyol yang bikin kita cengar-cengir bacanya. Selain Khadam Husein dan John Hush, kita akan bertemu tokoh John Coward, Toley Blur, Ariel Shalom, dan Cecak Shamir. Dari nama-nama plesetan itu, ketangkep kan siapa tokoh-tokoh tersebut ? Kocak memang. Meski bila dianalogikan dengan makanan, novel ini terlalu banyak gula, banyolannya agak berlebihan. [Dee]

Penerbit: Rahts Books Harga Rp39.000,- Tebal: 309 halaman









Twitter Facebook

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes