Showing posts with label 4. Majalah. Show all posts
Showing posts with label 4. Majalah. Show all posts

Tuesday, May 22, 2012


Terobosan Ringan Menghafal Al Quran

Menghafal sesuatu biasanya butuh energy besar. Begitu banyak hal yang harus kita ingat dalam setiap sudut memori kita. Tak terkecuali menghafal Al Quran yang berisi 114 surat atau 6236 ayat. Ust. Bobby Herwibowo punya cara mudah yang patut kiita coba. Sang ustadz sekaligus penulis buku ini memfokuskan pengembangan otak kanan dalam menghafal. Dengan kata lain, Al Quran diserap melalui cita rasa, emosi, spiritual, insting dan sebagainya yang tersedia dalam otak kanan. Bukan melalui IQ (Intelligent Quotient) atau kecerdasan logika, matematis, rasio, empiris dan sejenisnya yang selama ini diagung-agungkan.

Seorang instruktur atau siapapun hanya perlu membacakan ayat Al Quran untuk diikuti oleh calon penghafal. Tapi, ituwajib dilakukan dengan senyum, perasaan senang, cinta dan gairah terhadap ayat tersebut. Kondisi ini secara otomatis akan membentuk simpul ikatan pada memori. Lalu beri ilustrasi gambar untuk semakin menarik perhatian si penghafal. Karena gambar dan ilustrasi akan semakin menguatkan simpul ikatan tersebut. Dan dalam membacakannya, teknik ini seperti metode Baby Reading. Laiknya kita mengajarkan kata demi kata kepada anak-anak. Tak perlu mengeja atau menjelaskan deretan huruf yang ada, tetapi langsung mencontohkan bunyi kata tersebut. Lalu membacanya berulang-ulang agar terekam dalam ingatan

Secara nyata, penulis sekaligus penemu metode yang dinamakan Quantum Memori ini telah mengujinya pada sedikitnya ratusan orang. Salah seorang peserta yang dibimbing penulis, misalnya, mampu menghafal surat al-Ghasiyah yang berisi 26 ayat hanya dalam tempo beberapa menit. Dus, cara ini bisa menjadi pil mujarab bagi siapa saja yang selama ini kesulitan menghafal Al Quran. Bahkan bagi orang yang tidak bisa berbahasa Arab dan paham Al Quran sekalipun. Penasaran ? segera baca buku ini dengan seksama dan buktikan keajaibannya

Tuesday, May 08, 2012




KERJASAMA MAJALAH PESONA DAN UFUK FICTION

Pada Edisi 44, Pembaca Majalah Pesona mendapatkan sajian khusus. Sajian kusus tersebut dikarenakan pada edisi kali ini, para pembaca Majalah Pesona yang beruntung akan mendapatkan 2 (dua) buku Pretty Liars dengan cuma-cuma. Hadiah tersebut merupakan hasil kerjasama Majalah Pesona dan Ufuk Fiction (Ufuk Publishing House). Budhi Prianto sebagai Chief Editor Ufuk Fiction mengatakan bahwa buku Pretty Liars merupakan salah satu novel terjemahan yang paling banyak di cari di Indonesia. Beliau juga mengatakan bahwa novel tersebut mendapat sambutan hangat dari para pembaca di seluruh dunia dan seri kelanjutannya telah di tunggu-tunggu tanggal penerbitannya.

Budi Prianto mengatakan bahwa kerjasama dengan Majalah Pesona tersebut merupakan kerjasama jangka panjang yang memiliki potensi keuntungan besar bagi kedua belah pihak. Melihat jumlah oplah majalah yang besar serta buku-buku Ufuk Fiction yang menarik dibaca maka besar kemungkinan kerjasama tersebut akan terus berlanjut dan mengalami perpanjangan hingga dua kali berturut-turut



Tuesday, April 24, 2012


Buku Sahabat Ufuk Di Majalah KIDDO

Berikut ini adalah hasil kerjasama Ufuk Publishing House dan Majalah KIDDO (Magindo Group). Kerjasama tersebut meliputi kerjasama co branding produk-produk Ufuk Publishing House sepanjang satu halaman penuh di Majalah KIDDO edisi 82 Maret 2012.

Para pembaca Majalah KIDDO akan dengan mudah menemukan produk-produk buku Sahabat Ufuk (Ufuk Publishing House Group) dengan mudah pada halaman 44. Dalam halaman tersebut, buku komik “Steve Jobs”, buku komik “Katy Perry”, buku edukasi “Hati-Hati” dan buku komik berwarna “Pinkalicious” terpampang dengan jelas. Keempat judul tersebut adalah buku yang direkomendasikan karena baik untuk diceritakan kepada buah hati pembaca KIDDO. Menariknya, terdapat saran bagi orang tua apa yang sebaiknya dijadikan intisari dari masing-masing keempat buku tersebut untuk diceritakan buah hati masing-masing. Menarik bukan ?

Selain itu, bagi pembaca Majalah KIDDO yang beruntung, akan mendapatkan paket hadiah buku-buku tersebut (menghubungi Majalah KIDDO). Untuk lebih dapat mengeksplorasi kedalaman fantasi buku-buku tersebut silakan mendapatkannya di toko buku terdekat di kota Anda.

Monday, March 21, 2011


MATA-MATA, MATA REMAJA


Kritik pertama untuk buku ini adalah subjudulnya. Christopher Creighton, karakter utama buku ini, bukan seorang anak kecil.Ia memulai "karirnya" sebagai mata mata pada.usia 15 tahun dan sudah tidak perjaka lagi di usia 16,seumuran Justin Beiber. Karir Creighton yang sesungguhnya setelah ia mendapat pelatihan sebagai spionase, dilakukan pada usia dilakukan pada usia17 tahun. Di masa perang, sepertinya lazim anak usia belasan tahun ikut angkat senjata. Benny Moerdani, legenda militer Indonesia, sudah ikut bergerilya melawan Belanda pada usia 13 tahun. Kritik berikutnya terletak pada diksi terjemahan dan beberapa kesalahan ketik yang membuat kenyamanan pembaca agak berkurang

Di luar itu, novel ini menampilkan banyak aspek yang memikat. Di sana digambarkan sisi manusiawi Winston Churcil Perdana Menteri Inggris paling terkenal sepanjang sejarah. Christopher Creighton bukan nama sebenarnya mengenal sang PM secara pribadi, sejak Creighton masih kecil. Buku ini menceritakan kisah nyata Creighton yang tak sengaja menjadi mata mata Inggris pada saat Perang Dunia II. Creighton bahkan menjadi salah satu orang kepercayaan Churchill

Keberanian den ketangguhan Christopper mampu merebut hati Churchill. Sebagai anggota Sea Scout (Pramuka Laut), Christopher memang terbiasa hidup cekatan, punya reaksi cepat, disiplin, dan membantu orang yang membutuhkan. Setelah ditugasi Churchill, ia baru dilatih terjun payung, mengendap, berkelahi memakai senjata, bahkan membunuh. Churchill mengutus Christopher bertugas ke Belgia, ke Irlandia, ke Prancis. Nama nama karakter dalam serial kartun Winnie The Pooh menjadi kata Sandi mereka

Brian Garfield, pengarang The Paladin piawai menguras emosi pembaca mengikuti ketegangan yang dirasakan Christopper muda. Ledakan amarah, pedihnya kehilangan, luapan kegembiraan, tikaman frustrasi, semua terlukis filmis dalam jalinan kisah yang mendebarkan

Penggambaran konflik antartokoh juga terurai secara detail. Pembaca ikut larut dalam dilema moral yang dialami Christopper pada beberapa kesempatan. Bisa jadi iru karena selain seorang novelis, Garfield jugs seorang penulis skenario dan finalis Pulitzer Prize untuk kategori sejarah

Memang dalam berkarya, Garfield tidak setengah setengah. Menurutnya, untuk novel fiksi berdasar kisah nyata iru, ia telah melakukan yang terbaik guna memastikan tidak ada kesalahan dalam hal kronologis atau fakta sejarah. Namun, kesalahan bisa saja terjadi akibat hasil penyusunan ulang realitas yang kadang kala dilakukan untuk tujuan tujuan dramatis (ha1.6).

Membaca novel ini menyadarkan kita bahwa dalam kondisi perang, kawan bisa jadi lawan. Begitu pula sebaliknya. Semua sumber daya dimanfaatkan sehingga remaja yang lugu pun bisa berubah menjadi musuh berbahaya yang mampu mengorek rahasia negara den menjadi mesin pembunuh. Semuanya dilakukan demi kemenangan perang.

Buku 576 halaman ini diakhiri dengan dialog dari hati ke hati antara Churchill dan Christopher tentang balas dendam dan memaafkan. Diperlukan kebesaran hati untuk melihat segala sesuatu sesuai pada tempatnya, termasuk tidak mendendam pada hal buruk yang telah terjadi

O ya, istilah 'Paladin' ternyata berasal dari nama salah satu grup prajurit elite dari Istana Charlemegne, yang beranggotakan 12 orang, di abed ke 8. Setelah itu, nama Paladin dilekatkan pada sosok pare kesatria. Pare pengkaji sejarah den sastra di Eropa menyebutkan, para Paladin di abad pertengahan yang membentuk Kesatria Templar yang beken itu. Lantas, beberapa nama juga disebut sebut sebagai sosok Paladin sejati, mulai dari Raja Arthur dan dua kesatrianya: Lancelot dan Galahad, Roland (yang terhebat dari Istana Charlemegne), Joan of Arc, RichardSi Hati Singa, dan Panglima Saladin

Tuesday, February 01, 2011

CARA KLASIK MENYIHIR AUDIEN

“Pulang kampung, nih,” kata Presiden Amerika Serikat Barrack Obama,

Sontak, suasana dibuat gemuruh oleh tepuk tangan, derai tawa, bahkan yel-yel. Presiden Obama benar-benar menguasai panggung ketika berpidato di Balairung Kampus Universitas Indonesia, Depok, 10 November 2010. Keriuhan juga meledak saat Obama membuka pidato dengan “assalamualaikum” dan “salam sejahtera” sembari tersenyum lebar. “Indonesia bagian dari diri saya.” Tak ayal, hadirinpun merasa semakin intim bersama Obama. Kala itu, terciptalah efek yang dinamakan the magic of speaking.

Kisah berbeda datang dari presiden yang lain. Senin pekan lalu, di Jakarta Convention Center, diadakan rapat kerja pemerintahan, dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Sebelum acara digelar, pembawa acara berteriak di mikrofon. "Mengingat acara ini disiarkan langsung, peserta dilarang tidur don jangan BBM an. Biar tidak tertangkap kamera katanya. Rupanya, pesan itu kurang diyakini manjur. Maka, Presiden sendiri, diawal pidatonya, mengemukakan hal yang sama. "Yang tertidur, lebih baik di luar ruangan karena disorot TV tidak bagus,"ujar Presiden

Berpidato, bagi sebagian orang, terlihat amat mudah. Tapi, tidak bagi sebagian yang lain. Menurut Dale Carnegie, berpidato itu tidak sulit. Toh, katanya, berpidato bukan bakat yang diberikan Tuhan. Pidato adalah keahlian yang bisa dilatih. Selama ini, kesulitan berpidato banyak dilatari oleh "ketakutan" si pembawa pidato. Banyak orang cerdas, pandai berbicara, dan mudah sekali menjelaskan ide idenya jika berhadapan dengan orang per orang mendadak menjadi kelu dan gugup ketika berhadapan dengan orang ramai

Buku yang disusun Dale Carnegie (1888-1955) ini bukan buku baru. Ini adalah karya klasik yang awalnya terbit pada 1962. Buku ini telah kerap direvisi dalam versi yang lebih singkat. Edisi terbaru terbit 2005. Ufuk Publishing lalu menerbitkan di Indonesia, untuk kali pertama, November 2010.

Dale adalah pelopor pengajaran meng¬hilangkan rasa takut saat berpidato, sejak 1912. Menurut Dale, sebagian besar peserta kursus public speaking ingin menaklukkan kegugupan dan mampu menyampaikan pendapat dengan jelas don logis.Ia menegaskan, ada empat hal penting yang perlu diingat: Pertama, awalilah dengan kemauan yang kuat don besar. Kuat lemah dan besar kecil kemauan akan menentukan kemajuan dari latihan. Kedua, kuasai materi yang akan dibicarakan. Ketiga, bertindaklah dengan percaya diri. Keempat, berlatihlah

Lantas, lakukan persiapan; kumpulkan pemikiran, ide, keyakinan, dan keinginan si pembawa pidato. Pidato yang baik dan berkesan tidak bisa dipersiapkan hanya 30 menit. Pidato juga tergantung bahan yang dikumpulkan. Dale menyuruh pembacanya meniru Luther Burbank (1849-1926), seorang biolog Amerika Serikat. Luther sering menghasilkan jutaan spesimen tumbuhan tetapi hanya menemukan satu atau dua tumbuhan yang sangat baik.

Dalam paparan teknisnya, Dale menampilkan kemampuan para tokoh yang sangat terkenal, tapi pada masa Dale sendiri, di dekade 19220 an. Makanya, mereka jadi tidak familiar bagi pembaca saat ini Selain itu, contoh kata don kalimat yang disajikan Dale, tentu saja, berbahasa Inggris.

O ya, buku ini juga dapat memberikan tips untuk menjaga hadirin tetap terbangun dan langkah yang harus dilakukan pertama kali jika hadirin Anda tertidur. Tapi, itu jelas bukan dengan memberikan perintah agar "peserta dilarang tidur dan jangan BBM an." Apalagi jika alasannya karena "disorot TV, tidak bagus. " o





















Tuesday, January 11, 2011

BABAD TANAH SUNDA

Sekitar 20 millenium yang lalu, di zaman es, Asia Tenggara adalah sebuah benua yang luasnya dua kali india dan meliputi apa yang kita sebut sekarang sebagai Indo-Cina, Malaysia dan Indonesia. Laut Cina Selatan, Selat Thailand dan Laut Jawa dulunya kering. Secara geologis, benua ini disebut Paparan Sunda atau Sundaland. Dari sanalah, Stephen Oppenheimer meyakini, lahirnya peradaban dan budaya yang lantas menyebar ke seluruh dunia

Hipotesis yang tak pelak membuat kita ge’er. Pusat peradaban dunia, je..Apalagi, beberapa waktu sebelumnya, terbit pula terjemahan buku karya Arysio Nunes Dos Santos, guru besar fisika nuklir dari State University of Campinas, Sao Paulo.Professor Santos menyatakan, Indonesia adalah bekas Atlantis yang hilang. Buku tentang ini juga sudah diterrjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Penerbit Ufuk

Atlantis berarti surga, Filsuf Plato menulis, benua itu terbentang di seberang-seberang pilar pilar Herkules. Pada sekitar 9500 SM, tulis Plato, Atlantis tenggelam ke dalam samudera hanya dalam sehari semalam. Namun, Oppenheimer tidak berkisah atas dasar legenda Atlantis. Toh, buku Oppenheimer terbit lebih dulu ketimbang buku Santos. Eden In The East pertama kali diterbitkan oleh Phoenix Paperback, London, pada tahun 1998.

Oppenheimer adalah seorang dokter ahli genetic, awalnya ia terpukau melihat sebuah kelainan genetik pada masyarakat di pesisir pantai utara Papua yang mampu memproteksi diri dari serangan malaria. Menurutnya kelainan genetik ini adalah penanda adanya migrasi. Mutasi genetik yang sama juga ditemukannya di Polinesia Lantas, sang dokter menghabiskan waktunya untuk mempelajari struktur DNA manusia manusia Asia Tenggara dari Taiwan. Ia pun melakukan riset struktur DNA manusia sejak manusia modern ada ribuan tahun lalu. Dari sana ia meyakini, nenek moyang bangsa Polinesia lahir di Melanesia dan Asia Tenggara, lebih dari 5.000 tahun yang lalu. "Saya rasa, kebudayaan di Indonesia juga merupakan salah satu kebudayaan tertua di dunia," katanya.

Menurut Oppenheimer, elemen utama sebuah peradaban bukanlah kota, melainkan pertanian dan perikanan. Ia memandang, sistem pertanian di kawasan ini sudah terbilang maju. Oppenheimer menolak gagasan mainstream bahwa Asia Tenggara adalah pinggiran sejarah peradaban manusia yang berkernbang karena pengaruh peradaban lain yang lebih maju, seperti Cina, India, Timur Tengah,dan Eropa. Justru dari paparan Sunda lah semuanya berasal. Hingga zaman es berakhir dan suhu bumi menghangat.

Kala itu, permukaan air laut meningkat dan terjadilah banjir besar. Riset oseanografi, menurut "Babad Tanah Sunda" Oppenheimer memperlihatkan adanya tiga kali banjir besar di planet ini, yakni pada 12.000 SM, 9.000 SM, dan 6.000 SM Banjir banjir itu akhirnya menenggelamkan sebagian Sunda, dan membentuk pulau pulau yang kita kenal sekarang sebagai Nusantara. Tatkala banjir besar itu terjadi, jumlah penduduk Sundaland sudah terbilang banyak. Alih alih habis tenggelam, me reka kemudian tersebar ke seluruh belahan dunia. Rekonstruksi persebaran linguistik oleh Johanna Nichols mendukung dugaan ini. Menurut Nichols, bahasa bahasa Austronesia menyebar dari Indonesia Malaysia ke kawasan kawasan lainnya, lalu menjadi induk dari bahasa bahasa dunia. Banjir Sundaland yang menyebarkan penduduknya ke pelbagai belahan bumi itu juga yang membuat hampir semua kebudayaan di dunia kecuali Afrik memiliki cerita banjir besar yang menenggelamkan benua. Oppenheimer mencatat ada sekitar 500 kisah soal banjir di seluruh dunia dari Amerika hingga Polinesia. Inti ceritanya sama: ada banjir besar dan ada jagoan yang menyelamat kan banyak orang dengan kapal besar dan membawa hewan hewan. Bahtera itu lalu terhempas di puncak gunung dan orang orang dari kapal melanjutkan hidup baru mereka dari sana.

Di kitab suci, kita mengenal kisah bahtera Nuh. Orang Mesopotamia (Irak sekarang) menyebutkan, pahlawan yang menyelamatkan banyak orang dalam banjir itu bernama Utanapishtim. Tapi, orang Babilonia (selatan Irak) memanggilnya Athrasis dan orang India kuno menyebutnya Manu. Di Toraja, Oppenheimer menulis, mitos tentang banjir besar juga ada. Tongkonan (rumah adat Toraja) punya bentuk atap yang mirip perahu. Menurut cerita rakyat di sana rumah mereka di zaman dulu awalnya memang perahu yang setelah terjadinya banjir besar kemudian dipakai sebagai rumah. Suku Dayak Iban, juga punya kisah banjir yang menenggelamkan benua. Nabi Nuh versi mereka bernama Trow

Hubungan antara Sundaland dan wilayah lain di muka bumi semakin diperkuat oleh temuan Oppenheimer berupa ke¬samaan benda benda neolitik berusia7.500 tahun di Sumeria (sebelah tenggara Irak sekarang) dan Asia Tenggara. Dari Babilonia (selatan Irak sekarang)terdapat legenda tentang munculnya tujuh ilmuwan dari Timur. Kisah sejenis ada dalam beberapa folklore India dan daerah daerah di Nusantara. Hebatnya lagi, Oppenheimer menunjukkan cerita perseteruan anak anak Adam, Kain dan Abel (Qabil dan Habil) versi Asia Timur dan Pasifik. Di Papua Nugini, ada kisah Kullabop dan Manip yang juga bertikai karena saudara perempuan mereka. Bahkan penduduk asli Selandia Baru, menyebut perempuan per¬tama di dunia bernama Eeve. Mereka juga meyakini, manusia pertama dibuat dari tanah lempung berwarna merah. Itu sebabnya, menurut Oppenheimer jika benar Taman Eden tempat bertemunya Adam dan Hawa di bumi, menurut kitab suci benar benar ada, maka lokasinya pasti di Asia Tenggara, di bekas paparan Sunda. Toh, ada ayat dalam Geesis yang menyatakan Eden ada di Timur. o















Wednesday, December 29, 2010



NUSANTARA : ASAL PERADABAN DUNIA ?

Buku Eden In The East;Benua Yang Tenggelam Di Asia Tenggara (terjemahan, 2010) karya Stephen Oppenheimer kontroversial. Dokter ahli genetika dari Inggris iniberpendapat bahwa kawasan Asia Tenggara—tepatnya paparan sunda—dulu merupakan asal-usul peradaban tertua dunia. Puluhan ribu tahun, saat es kutub mencair menggenangi paparan sunda memisahkan Sumatera, Jawa dan Kalimantan, kawan ini sudah dihuni masyarakat. Masyarakat ini yang lari membawa cerita banjir bandang ke seluruh dunia, yang kemudian variannya menjadi mitologi banjir Nabi Nuh dan cerita Gilgamesh Sumeria.

Tempo mewawancarai Oppenheimer dan juga memaparkan para petualang yang berusaha mencari sisa-sisa kota di dasar laut Jawa untuk mencoba membuktikan cerita itu.Iqra kali inipun mengangkat penelitian Professor Sangkot Marzuki dari Lembaga Eijkman dan rekan-rekan ilmuwan genetika se-Asia yang berusaha memetakan persebaran genetika manusia Asia. Menarik, teori Professor Sangkot mengenai Out of Sundaland bias menyokong tesisOppenheimer

Atap bangunan itu sangat khas. Disebut tongkongan, rumah adat Torajamenjadi salah satu arsitektur tradisional paling gampang dikenal di Indonesia. Materialnya uru, kayu local yang seawet jati. Arahnya selalu utara. Atapnya melengkung

Meski orang Toraja tinggal di pegunungan, atap lengkung indah itu ternyata terkait dengan cerita lautan atau perairan. Bentuk rumah dengan ataplengkung itu menggambarkan perahu “model atap itu menggambarkan perahu yang digunakanPuang Baralangi pada saat berlayar ke Toraja, ribuan tahun silam,” kata C.F. Palimbong, Ketua Aliansi Masyarakat Toraja-Toraja Utara, kepada Tempo beberapa waktu lalu. Dalam mitologi Toraja,Puang Baralangi adalah manusia pertama yang diciptakan Tuhan

Buralangi ini diciptakan Tuhan di bagian utara langit dan kemudian diturunkan di daerah yang disebut Pongko sebelum pergi ke Toraja dan beranak-pinak di sana. Letak Pongko itu di daerah Utara. Itu sebabnya, tongkonan selalu menghadap utara. Tidak ada kepastian dimana pongko itu berada. “Pongko yang saya pahami adalah Tiongkok atau Cina,”kata Palimbong. Kisah penciptaan Bura;angi juga bercerita tentang banjir besar yang merendam daerahnya. “Karena kondisi ini pulalah Puang Baralangi menggunakan Perahu ke Toraja.” Ujarnya. Perahu itu kemudian diabadikan dalam bentuk atap rumah.

Versi lain mitologi banjir di Toraja, dengan sedikit perbedaan detail, diungkap oleh Stephen Oppenheimer beberapa pecan silam dalam sebuah diskusi di gedung LIPI, Jakarta. Saat itu ia menjelaskan teorinya yang ia tulisa dalam buku setebal 800 halaman, Eden In The East;Benua Yang Tenggelam di Asia Tenggara (edisi Inggris terbit pada 1998, bahasa Indonesia bulan lalu). Inilah buku yang menarik untuk dibicarakan. Sensasional tapi argumentasinya memikat karena bersangkut-paut dengan masa lalu sejarah kita yang misterius. “Karakterkhas mitologi di kawasan Indonesia dan Asia Tenggara adalah banyaknya cerita banjir,”kata ilmuwan genetika dari Universitas Oxford, London, Inggris

Kisah banjir ini yang menjadi satu dasar teori Oppenheimer bahwa banyak peradaban tertua di dunia berasal dari kawasan Indonesia, terutama dari wilayah paparan sunda, yang sekarang sudah tenggelam menjadi laut jawa dan laut cina selatan. Dasar lain yang digunakan Oppenheimer adalah pemetaan genetika

Paparan sunda alias sundaland itu wilayah dataran luas yang berada di wilayah Indonesia dan sekitarnya sekarang. Sebelum dipisahkan oleh laut karena Zaman Es berakhir sekitar 6000 tahun sebelum Masehi, Sumatera, Jawa, dan Kalimantan dengan wilayah selatan Cina

Oppenheimer percaya, saat paparan sunda itu belum tenggelam, penduduknya sudah memiliki kemampuan teknologi bertani, mencari ikan, atau membuat tembikar.kemampuan pertanian ini boleh dibilang paling tua di dunia. “Belum ada masyarakat lain (di dunia saat itu) yang bias melakukannya,”kata Oppenheimer

Begitu paparan sunda direndam air secara mendadak, penduduknya menyingkir. Mereka membawa serta teknologi pertanian dan sebangsanya ke seluruh dunia. Ke Barat, pengaruh para imigran dari wilayah Indonesia da sekitarnya ini sampai Eropa. Sedangkan ke Timur sampai ke Benua Amerika dengan melalui Selat Bering, yang ribuan tahun lalu masih bias dilewati dengan berjalan kaki, tidak perlu menggunakan perahu.

Menurut Oppenheimer, peradaban tua Sumeria, 5000 tahun SM, juga dipengaruhi oleh peradaban orang-orang berpenutur Austronesia dari Asia Tenggara. Selama ini para ahli sejarah menyatakan di Sumeria system hokum sudah dikembangkan, teknik militer sudah cukup maju karena terus terjadi perang antar kota. Roda,salah satu temuan teknologi paling berpengaruh di dunia, juga sudah diciptakan. Dan terutama huruf telah digunakan, yaitu dalam bentuk paku.

Namun Oppenheimer melihat beberapa temuan dari wilayah Sumeria menunjukkan kesamaan dengan kebiasaan atau teknologi Austronesia. Gerabah yang ditemukan di Ur, salah satu kota tua Sumeria, menunjukkan beberapa kesamaan dengan gerabah di kelompok penutur Austronesia di Asia Tenggara seperti cat merah. Begitu pula, ada temuan patung-patung dengan rajah alias tato itu khas Austronesia. Di sepik tengah, Papua Nugini, beberapa suku local sampai kini seperi dilihat Oppenheimer, saat bertahun-tahun menjadi dokter yang meneliti penyakit malaria papua nugini, masih mempraktekkan seni membuat rajah ini

Tidak hanya teknologi yang disebarkan para penduduk Asia Tenggara ribuan tahun silam ke berbagai penjuru dunia, tapi juga mitologi kisah banjir, Gilgamesh, kisah banjir bandang Sumeria yang memiliki kesamaan dengan banjir Nuh, menurut Oppenheimer, bertolak dari kisah tenggelamnya Paparan Sunda di wilayah nusantara dahulu kala

Sampai dua abad silam, cerita banjir Nuh adalah satu-satunya legenda tentang banjir besar yang dikenal di dunia mutakhir. Munculnya Mitologi banjir besar, yang sebagian sangat mirip kisah Nuh, baru muncul saat tablet-tablet tulisan hurug paku, semacam buku dari kerajaan tua Sumeria, ditemukan di Irak oleh Hormuzd Rassam pada 1853. tablet-tablet itu pertama kali diterjemahkan oleh arkeolog Inggris, George Smith, pada awal 1870

Tablet itu berisi kisah galgamesh, Raja Sumeria. Dalam cerita itu, Gilgamesh bertemu dengan Utnapishtim di negeri timur yang mengaku selamat dari banjir besar yang melanda negerinyakarena naik perahu besar. Dalam perahu itu, ia membawa semua benih yang bias ditanam. Setelah beberapa hari, ia melepas burung untuk mengetahui apakah sudah tampak daratan. Belakangan arkeolog Inggris lain, Sir Leonard Wooley,pada 1029 menyimpulkan bahwa kisah Utnaphistim dan banjir Nuh iu sama

Rupanya Utnaphistim bukan satu-satunyakisah tentang air bah yang mirip banjir Nuh. Beberapa kisah serupa mulai teridentifikasi. Di Wales ada dongeng Danau Llion yang menyembur dan membanjirkan seluruh daratan kecuali Dwayfan dan Dwayfach. Mereka selamat dengan kapal tanpa tiang dan kembali mendiami pulau Fridain (Britania).Kapal itu berisi sepasang binatang dari setiap makhluk hidup

Di Lithuania ada dongeng bahwa Pramazimas, sang dewa tertinggi, sudah muak terhadap keburukan manusia sehingga mengirim Wandu dan Wejas. Karena terlalu bersemangat bekerja mengirim air bah, dalam 20 hari tersisa sangat sedikit manusia

Tapi di Asia Tenggara dan wilayah berpenutur Austronesia lain, seperi di Kepulauan Pasifik, menurut Oppenheimer, kisah banjirseperti Nabi Nuh dan Sumeria ini sangat banyak. “Mayoritas dongeng tersebut diceritakan oleh penduduk minorotas yang tinggal di pulau terpencil. ,”kata Oppenheimer. Rupanya di pulau kecil ini, bayangan banjir selalu ada. Kisah air bahpun dianggap “konteksktual” sehingga mitologi bias awet dan diturunkan selama ribuan tahun

Di Tahiti, misalnya,ada kisah banjir setinggi gunung selama sepuluh hari. Jelas bukan tsunami, yang mungkin sudah dikenal di daerah itu karena lamanya sampai 10 hari. Adapun suku Ami, salah satu suku pribumi di Taiwan, memiliki cerita sama dengan dongeng di Tibet-Burma dan Austro-Asiatik di India Timur.Kisahnya tentang banjir bandang yang singkat, menyelamatkan diri dengan kotak kayu, mendarat di gunung dan inses orang yang selamat

Selain tema air bah, yang memiliki sejumlah kemiripan adalahmitologi proses penciptaan dunia serta Habil dan Qabil. Bagi Oppenheimer, hal-hal ini bukan kebetulan. Karena itu, sumbernya pasti dari satu wilayah dan wilayah tersebut, menurut dia, ada kemungkinan di Asia Tenggara.” Mitos banjir pasti dating dari Kepulauan Asia Tenggara” tutur Oppenheimer dalam bukunya. Apalagi kadang kesamaan mitologi ini disertai jejek genetika.kisah Kalevala, misalnya, berasal dari Finlandia. Dan di negei itu ditemukan jejak-jejak genetis yang serupa dengan Asia Tenggara



STEPHEN OPPENHEIMER:
ASIA TENGGARA ADALAH SUMBER PERADABAN BARAT

Arkeolog bukan, geolog pun bukan. Stephen James Oppenheimer adalah dokter ahli genetika yang menyelesaikan jenjang doktoral di Universitas Oxford. Sekitar empat dasawarsa silam, ia mulai tertarik pada peradaban manusia prasejarah. Dua belas tahun lalu, ia menghasilkan Eden in the East, karya kontroversial yang menyatakan Indonesia sebagai awal peradaban dunia. Oppenheimer menjawab pertanyaan wartawan Tempo Pramono tentang isi bukunya, yang baru saja diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia itu.

Latar belakang Anda dokter. Mengapa Anda tertarik pada sejarah migrasi manusia?

Saat berada di Papua Nugini menjelang 1980, saya tertarik pada asal-usul manusia seperti ditulis kitab Kejadian. Pada 1979, saya melakukan penelitian tentang anemia kekurangan zat besi pada anak-anak di pantai utara Papua Nugini. Saat itulah saya melihat perbedaan genetis dalam darah anak-anak di desa tertentu yang dalam mitos disebut sebagai keturunan Kulabob dan Manup. Anak-anak keturunan Kulabob saya lihat lebih tahan terhadap malaria. Saya melihat mutasi genetis pada anak-anak Kulabob ini mengakibatkan mereka tahan terhadap malaria.

Apa artinya mutasi genetis itu?

Saya melihat mutasi genetis anak-anak Kulabob ini menampilkan tanda-tanda jejak imigrasi orang Polinesia ke Pasifik. Sementara itu, keturunan Manup adalah keturunan orang Papua asli yang telah bermigrasi ke Papua Nugini jauh lebih awal, selama Zaman Es. Saat itulah saya mulai bertanya apa yang telah mendorong orang-orang kuno Asia Tenggara meninggalkan kampung halaman yang subur dan berlayar ke perairan Pasifik, sekaligus meninggalkan jejak genetis, budaya, dan bahasa di sepanjang pantai utara Papua Nugini dalam perjalanan mereka ke timur.

Dalam Eden in the East, Anda menyebut soal banjir yang membuat orang kuno Asia Tenggara tersebar ke mana-mana. Bagaimana Anda bisa sampai pada soal banjir itu?

Pada 1993, saya terbang ke Manila. Saat itu saya tertarik pada pameran arkeologi maritim. Kurator museum bercerita tentang kisah banjir yang dimiliki suku-suku di Filipina. Belakangan saya mulai sadar, ada kemungkinan sebuah banjir di paparan benua Asia Tenggara meluas pada akhir Zaman Es. Ini bisa menjadi penyulut yang mengirim penduduk tepi pantai tersebar ke Pasifik ribuan tahun silam. Dalam penyebaran itu, sangat mungkin mereka membawa berbagai kebudayaan. Saya membaca soal topik ini terus-menerus. Semakin banyak membaca, saya makin menemukan banyak bukti tentang asal-usul Pasifik. Setelah itu, saya mulai melirik oseanografi dan arkeologi untuk menggali bukti.

Bagaimana dengan Paparan Sunda?

Saya percaya, Asia Tenggara adalah sumber peradaban Barat. Saya percaya sebagian besar nenek moyang Polinesia lahir di Melanesia dan Asia Tenggara yang dulunya adalah benua sangat besar yang disebut dengan Paparan Sunda. Sebagian besar garis gen di Polinesia pada dasarnya berasal dari Paparan Sunda lebih dari lima ribu tahun lalu. Banjir di Paparan Sunda menjadi penyebab mereka berlayar ke Pasifik. Saya juga yakin orang Polinesia memulai penyebaran Pasifik besar dari Asia Tenggara, bukan Cina. Lalu berbagai kaitan cerita rakyat menegaskan hubungan Timur-Barat dalam masa prasejarah, sekaligus menjadi dasar banyak mitos dan cerita rakyat Barat.

Anda berpendapat Asia Tenggara bukan hanya cabang sekunder dari peradaban Asia di Cina dan India?

Ya, Asia Tenggara adalah daerah dengan budaya yang paling beragam, paling tua, dan paling kaya di bumi. Pandangan Asia Tenggara sebagai cabang sekunder terlalu menyepelekan, tidak pada tempatnya, dan tidak memperhatikan bukti masa lalu.

Bagaimana tanggapan kolega Anda terhadap Eden in the East?

Ada cukup banyak tanggapan positif terhadap buku saya. Sebagian arkeolog percaya pada bukti yang saya ajukan. Ada juga arkeolog yang tetap yakin orang Indonesia berasal dari Taiwan. Tapi sekarang sejumlah arkeolog juga menunjukkan bukti keterampilan lokal, seperti berlayar dan menangkap ikan, telah ada sepuluh ribu tahun lalu, dan bertanam di Indonesia sudah ada lebih dari empat ribu tahun lalu.

Monday, January 18, 2010


ATLANTIS ITU INDONESIA

Dalam banyak hal, buku ini berhasil mengkonfirmasi kebenaran kitab suci dan mitologi, mengawinkan sains dan agama
(Hendri F Isnaeni, Majalah Figur, Januari 2010)

Atlantis yang dalam bahasa Yunani adalah Pulau Atlas merupakan pulau legendaris yang pertama kali disebut oleh Plato dalam buku Timaeus dan Critias. Dalam catatannya, Plato menulis bahwa Atlantis terhampar di seberang pilar-pilar Herkules, dan memiliki angkatan laut yang menaklukan Eropa Barat dan Afrika 9.000 tahun sebelum waktu Solon atau sekitar tahun 9500 SM. Setelah gagal menyerang Yunani, Atlantis tenggelam ke dalam samudra "hanya dalam waktu satu hari satu malam". Atlantis umumnya dianggap sebagai mitos yang dibuat oleh Plato untuk mengilustrasikan teori politik. Meskipun fungsi cerita Atlantis terlihat jelas oleh kebanyakan ahli, mereka memperdebatkan apakah dan seberapa banyak catatan Plato diilhami oleh tradisi yang lebih tua. Beberapa ahli mengatakan bahwa Plato menggambarkan kejadian yang telah berlalu, seperti letusan Thera atau perang Troya, sementara lainnya menyatakan bahwa ia terinspirasi dari peristiwa kontemporer seperti hancurnya Helike tahun 373 SM atau gagalnya invasi Athena ke Sisilia tahun 415-413 SM.

Masyarakat sering membicarakan keberadaan Atlantis selama Era Klasik, namun umumnya tidak mempercayainya dan terkadang menjadikannya bahan lelucon. Pada abad pertengahan, kisah Atlantis kurang diketahui dan diminati. Namun, pada era modern, cerita mengenai Atlantis mengemuka kembali. Deskripsi Plato menginspirasikan karya-karya penulis zaman Renaisans, seperti New Atlantis (1627) karya Francis Bacon. Atlantis juga mempengaruhi literatur modern, dari fiksi ilmiah, buku komik, hingga film. Namanya telah menjadi pameo untuk semua peradaban prasejarah yang maju (dan hilang).

Pertanyaannya dimanakah Atlantis tenggelam? Sejak Ignatius L. Donnelly, mempublikasikan karyanya Atlantis: the Antediluvian World (1882), usulan lokasi Atlantis bermunculan. Beberapa hipotesis merupakan hipotesis arkeologi atau ilmiah, sementara lainnya berdasarkan fisika atau lainnya. Banyak tempat usulan yang memiliki kemiripan karakteristik dengan kisah Atlantis (air, bencana besar, periode waktu yang relevan), tetapi tidak ada yang berhasil dibuktikan sebagai kisah sejarah Atlantis yang sesungguhnya. Dari sekian banyak daerah yang diusulkan sebagai lokasi Atlantis, salah satunya Indonesia. Antarktika, Indonesia, di bawah segitiga Bermuda disebut Bill Hanson dalam The Atlantis Triangle (2003).

Ilmuwan yang yakin bahwa Atlantis berada di Indonesia adalah Prof. Arysio Santos. Setelah melakukan penelitian selama 30 tahun, Geolog dan Fisikawan Nuklir Brasil ini menghasilkan buku Atlantis, The Lost Continent Finally Found, The Definitive Localization of Plato's Lost Civilization (2005) yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dan diterbitkan oleh Penerbit Ufuk Publishing House. Santos memastikan kepada dunia bahwa situs Atlantis adalah Indonesia. Ciri-ciri Atlantis yang dicatat Plato dalam dua dialognya berjudul Timaeus dan Critias, secara mengejutkan, sangat cocok dengan kondisi geografis Indonesia.

Menurut Santos, Atlantis adalah negeri tropis berlimpah mineral dan kekayaan hayati. Namun kemudian, segala kemewahan itu lenyap, tersapu bencana mahabesar yang memisahkan Jawa dari Sumatra, menenggelamkan lebih dari separuh wilayah Nusantara. Gunung Berapi Krakatau menjadi sumber bencana global tersebut (diperkirakan terjadi 11.600 tahun yang lalu). la meletus, menimbulkan rentetan gempa dan tsunami mahadahsyat, seratus kali lebih besar dari bencana Aceh 2004, yang pada puncaknya mengakhiri Zaman Es. Beberapa kitab suci menyebut bencana itu sebagai "Banjir Semesta". Santos juga mengungkapkan fakta bahwa Atlantis adalah tempat ilmu dan penemuan besar manusia muncul kali pertama (budaya bercocok tanam, bahasa, metalurgi, astronomi, seni, dll.); dan peradaban-peradaban sesudahnya (Yunani, Mesir, Maya, Aztec, Inca, dll.) sesungguhnya dibangun oleh bangsa Indonesia, yang mengungsi dari bencana, dan mewariskan pengetahuannya ke negeri baru mereka; sehingga ada banyak persamaan budaya dan arsitektur di setiap peradaban (teori difusi budaya).

Dalam banyak hal, buku ini berhasil mengkonfirmasi kebenaran kitab suci dan mitologi, mengawinkan sains dan agama. (Hena)

Monday, December 14, 2009


KISAH SAUDAGAR PERANG

Buku ini mengisahkan liku-liku kehidupan Bout, pedagang senjata yang jaringan globalnya memfasilitasi pembantaian dan menciptakan medan-medan perang.
(Majalah Figure, Desember 2009)


PERDAGANGAN senjata pada dasarnya legal. Bahkan, baru-baru ini, Komisi Satu Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang membidangi perlucutan senjata dan perdamaian mengusulkan resolusi yang menyerukan perlu adanya perjanjian untuk memperkuat pengawasan perdagangan senjata internasionaL Resolusi ini mendapat dukungan dari 153 negara, 19 negara lainnya absen, dan hanya Zimbabwe yang bersuara menentang resolusi itu.

Sebenarnya, resolusi tersebut telah disepakati pada tahun 2006, namun Amerika Serikat, eksportir senjata terbesar di dunia, sebagai satu-satunya negara yang menentangnya. Mengapa demikian? Tentu saja, Amerika Serikat ingin leluasa menguasi pasar dunia.

Di samping perdangan legal, ternyata transaksi jual beli senjata ilegal jauh lebih besar. Gambarannya bisa ditonton dalam film Lord of War (2005). Film ini mengisahkan pengalaman seorang penjual senjata (arm dealer) berasal dari Ukraina yang tinggal di Brooklyn, New York, Amerika Serikat bernama Yuri Orlov (Nicholas Cage).

"There are over 550 million firearms in worldwide circulation. That's one firear mjbr every twelve people on the planet. The only question is: How do we arm the other 11?" Begitulah narasi awal mengantarkan Yuri Orlov memulai bisnisnya. Pasar terbesar dalam bisnis ini adalah konflik antar rakyat dalam suatu negara atau antar negara tetangga yang saling berdekatan.

Dalam memutar roda bisnisnya, Yuri Orlov tanpa merasa bersalah. Itulah yang membuatnya survive. Akan tetapi, uang atau sex bukanlah motivasi utamanya melainkan "The only Job I'm good at." Dirinya sudah terkondisi dengan kenyamanan atas pekerjaannya.

Bagian yang menarik adalah ketika Yuri Orlov "jatuh tertimpa tangga" karena ditinggal man' adiknya, dipersalahkan oleh kedua orangtuanya, ditinggalkan istri dan anaknya, dan ditangkap oleh interpol.

Di akhir film, ada catatan, bahwa cerita ini diinspirasikan oleh kisah nyata dan renungan bahwa lima penghasil terbesar di dunia adalah Amerika, China, Inggris, Perancis, dan Soviet negara ini adalah anggota tetap Keamanan PBB. Yuri Orlov yang "berdarah dingiri" menjual maut. Pada kenyataannya dilakukan oleh Viktor Baut seorang per wira Angkatan Udara Uni Soviet yang menebar perang dari Afrika sampai Afghanistan.

Buku ini mengisahkan liku-liku kehidupan Bout, pedagang senjata yang jaringan globalnya memfasilitasi pembantaian dan menciptakan medan-medan perang.

Namun, Amerika Serikat sebagai "polisi dunia" tidak banyak berbuat membongkar kejahatan internasional ini. Bahkan, Amerika Serikat membayar Bout jutaan dolar untuk menerbangkan senjata dan suplai militer mereka di Irak dan Afghanistan. Dengan kelihaian Bout dan lemahnya internasional, Saudagar Perang ini berhasil meloloskan diri dari setiap upaya untuk meruntuhkan jaringannya, bisnisnya terus berkembang sehingga pun terus laggeng.

Friday, November 13, 2009


PETUALANGAN BISNIS UNIK CEO VIRGIN


Buku ini berisi gabungan antara strategi bisnis yang bernilai dan kisah pribadi yang menakjubkan
(Majalah Marketing, Oktober 2009)


Ini buku yang didedikasikan oleh Richard Branson untuk orang-orang hebat, baik di masa lalu maupun sekarang, yang telah membuat Virgin menjadi seperti sekarang. Menjalankan bisnis dengan mengenakan pakaian tidur, tidak membuat kapasitasnya sebagai seorang pebisnis jadi berkurang begitu juga ketika dia mengenakan setelan resmi, kapasitasnya pun tidak seketika bertambah.

Bisnis seharusnya adalah sesuatu yang menjadi bagian dari diri kita. Jika tidak, pasti ada yang salah dengan bisnis tersebut. Itu adalah segelintir dari karakter Richard sebagai pebisnis yang unik. Dalam buku ini, Richard Branson memaparkan petualangannya membangun merek Virgin, yang dimulainya ketika ia mendrrikan Majalah Student di usia 16 tahun. la juga membagikan pengalamannya tentang beberapa pencapaian terbesarnya selarna kurun waktu lebih dari 40 tahun berbisnis.

Buku ini berisi gabungan antara strategi bisnis yang bernilai dan kisah pribadi yang menakjubkan. Tak hanya itu, buku ini pun dapat menjadi panduan dan memberi inspirasi bagi Anda untuk mencapai sukses.

Thursday, November 05, 2009


THE SEDONA METHODE


Sesungguhnya manusia itu diciptakan dalam keluh kesah. Musababnya banyak: mulai dari yang bersifat jiwani seperti kurang bersyukur, irihati, ketaku-tan, ketamakan, khawatir, stres, frustrasi dan banyak hal lainnya; hingga yang bersifat ragawi seperti sakit fisik.

Banyak sekali metode yang ditawarkan untuk "mengobati" berbagai persoala di atas. Sebagian mujarab, sebagian lagi cabar (tak memiliki manfaat apa pun), Bukan karena metode tersebut tidak efesien, melainkan setiap pribadi mempuny kecocokan terhadap masing-masing metode. Itu sebabnya tak ada ruginya untuk mempelajari berbagai metode, karena pada prinsipnya berbagai metode sejenis mempunyai tujuan tunggal: membimbing manusia meraih kebahagiaan sejati.

Salah satu metode yang pantas dipelajari dan dihayati adalah Metode Sedon; Apakah Metode Sedona? Melalui bukunya The Sedona Method, Cara Dahsyat Melepaskan Belenggu Pikiran & Emosi untuk Memasuki Kebahagiaan Sejati, Hale Dwoskin membedah tuntas metode ini.

Dalam buku yang diterjemahkan dan diterbitkan Ufuk Publishing House ini Hale membuka cakrawala tentang metode "pelepasan" terhadap beban-beban yang selama ini menghambat kemajuan kita ke arah capaian menjadi manusia yang merengkuh kebahagiaan sejati. Pembaca awam sekalipun tidak akan kebin langkah demi langkah oleh Hale. Apa pun tujuan kita hidup dan apa pun profesi kita metode ini bisa dijadikan “kendaraan” ke arah tujuan (Sukatna Panca M)





SUKSES TANPA KERJA KERAS

Dengan formula yang ada dalam buku ini menggapai kesuksesan sama mudahnya dengan aktivitas bernapas sehari-hari`
(Majalah Pengusaha, Oktober 2009)

Sukses adalah buah dari kerja keras. Untuk sebagian orang pernyataan ini benar, namun banyak bukti bahwa kerjakeras tidak menghasilkan kesuksesan. Ujung-ujungnya orang menjadi frustrasi.

Bagi Dr Muruga kesuksesan bisa diraih tanpa kerja keras. Bekerja secara santai dan menyenangkan pun bisa memperoleh hasil melampaui orang yang bekerja keras. Contoh nyata, lebih enak manakah Anda menumpang mobil dengan sopir yang baru belajar atau sopir yang sudah mahir. Padahal sopir yang baru belajar akan bekerja keras dan penuh konsentrasi ketika mengendalikan mobilnya. Sebaliknya, sopir mahir akan mengendalikan mobilnya secara santai dan semuanya seakan-akan bergerak secara otomatis. Sopir yang baru belajar bekerja dengan kompetensi sadarnya, sedangkan sopir mahir akan bekerja dengan kompetensi bawah sadarnya.

Mengoptimalkan kompetensi bawah sadar inilah yang menjadi tujuan Dr Muruga dalam menulis buku Reprogramming Subconscious Mind yang di Indonesia diterjemahkan dan diterbitkan oleh Ufuk Publishing House. Dalam buku ini pembaca akan dituntun langkah demi langkah dalam memprogram ulang bawah sadarnya sehingga kemampuan yang nyaris terabaikan ini bisa dibangunkan. Dengan formula yang ada dalam buku ini menggapai kesuksesan sama mudahnya dengan aktivitas bernapas sehari-hari. Kecuali dalam kondisi sakit pernapasan, pernahkan Anda merasa hams bekerja keras menarik napas? Bahkan seringkali Anda tidak menyadari kalau Anda sedang bernapas. Dalam menggapai kesuksesan pun Anda tidak perlu bekerja keras, jika Anda berhasil membangun kompetensi bawah sadar sebagaimana yang dituntunkan dalam buku ini. (Sukatna Panca Miharja)




Thursday, August 20, 2009


BENCANA JAWA 2011

Ide ceritanya nyaris nggak terpikirkan oleh pengarang-pengarang lokal lain
(Edi Dimyati, Hai, Agustus 2009)


Judulnya sangat bombastis dan ada banyak hal yang menarik. Novel ini lahir dari kepandaian sang pengarang dalam berfantasi. Memberikan kejutan buat pembacanya dan memaparkan suasana seting tempat serta karakteristik tokohnya dengan detail.

Ceritanya nggak datar. Mengalir dan tetap terjaga. Hal ini tentu saja membuat pembaca tak akan merasa jenuh walapun graflk alur ceritanya tak terlalu meningkat secara drastis.

Ya, menyoal permasalahan besar seputar kewaspadaan akan bencana di Nusantara. Pengarang juga menguasai soal politik, geologi, budaya dan ekonomi yang dijadikan data riset dalam kisahnya.

Ide ceritanya nyaris nggak terpikirkan oleh pengarang-pengarang lokal lain, (edi)


Monday, August 03, 2009



SUSUK SUZANNA

Pengarang sanggup memvisualisasikan dalam bayangan pembaca kronologi kisah tanpa harus susah payah membayangkan
(Edi Dimyati, Majalah Hai, Agustus 2009)

Di negeri asalnya, Malaysia, novel ini menjadi salah satu bacaan yang banyak digemari. Penjualan yang lumayan mengagumkan berhasil memposisikan novel besutan Amir Hafizi ini menjadi Bestseller.

Di sini, jangan berharap akan bernasib sama. Pasalnya, novel sejenis yang berbau horor sudah banyak berjejal di rak toko buku. Terutama novel-novel horor adaptasi dari film layar lebar. Yang ada malah biasa saja.

Tapi setidaknya, ada satu yang menjadi catatan dalam novel ini. Gaya penuturan bahasanya saat menyampaikan cerita lumayan terkesan nyata.

Pengarang sanggup memvisualisasikan dalam bayangan pembaca kronologi kisah tanpa harus susah payah membayangkan. Karena itu, nggak ada salahnya juga mencoba untuk membaca kisah mistik tentang seorang suster yang punya keinginan menjadi superstar lewat jalan nggak halal.(edi)

Monday, July 20, 2009


POTONGAN HARGA 30%
Bagi Pembeli Reprogrammning Subconcious Mind In Action
Di Majalah SUCCESS

Ufuk Publishing House bekerjasama dengan majalah SUCCESS menyelenggarakan kerjasama Co-Branding Ufuk Publishing House-Majalah SUCCESS. Kerjasama dua lembaga media nasional tersebut memberikan potongan harga khusus bagi pelanggan dan pembaca Majalah SUCCESS sebesar 30% untuk setiap pembelian Reprogramming Subconcious Mind In Action karya Dr.Murga. Penjualan ini hanya berlaku jika pemesanan dilakukan langsung ke Majalah SUCCESS.

Thursday, July 16, 2009


CRAZY BILLIONAIRE SPEAKS ;

KUTIPAN PENUH MOTIVASI DARI 26 MILIARDER
TENTANG KESUKSESAN, BISNIS DAN KEHIDUPAN

Buku Crasy Billionaires Speak yang diterbitkan oleh Ufuk ini memuat kalimat dan pikiran mereka yang dapat menginspirasi kita untuk terus maju dan berkarya.
(Inoek, Majalah SUCCESS, Juli 2009)


Dua puluh enam miliarder ternama di dunia dalam buku ini telah teruji oleh waktu dalam menghadapi rintangan, tantangan, dan persaingan bisnis. Mereka terlihat hidup enak, diliputi kemewahan dan nama besar. Namun kita runut ke belakang, kesuksesan mereka bukanlah sebuah kebetulan. Semua kemapanan yang mereka raih diperoleh dengan kerja keras, semangat, percaya diri, inovasi, dan kreativitas. Dalam kamus mereka, tak ada yang namanya kebetulan. Siapa yang bersungguh-sungguh dalam bekerja, maka dialah yang akan berhasil.

Dalam mencapai kesuksesan, para miliarder ini memiliki nilai-nilai yang dipegang teguh. Bentuknya adalah pandangan hidup, filosofi dalam bekerja, dan sikap mental. Buku Crasy Billionaires Speak yang diterbitkan oleh Ufuk ini memuat kalimat dan pikiran mereka yang dapat menginspirasi kita untuk terus maju dan berkarya.

Ada 26 miliarder yang dikutip oleh Hodderway Books, yaitu, Andrew Carnegie, Walt Disney, Warren Buffet, Donald Trump, Akio Morita, Howard Schult, Henry Ford, Richard Branson, John Johnson, Anita Roddick, Ingvar Kampard, Ted Turner, Mark Cuban, Li-Ka Shing, Rupert Murdoch, Thomas Watson Sr, Sam Walton, Oprah Winfrey, Michael Dell, Steve Jobs, Dave Thomas, Ray Kroc, Jeffrey ezos, John Rockefeller, James Cash Penney, Martha Stewart.

Di antara mereka adalah pemilik brand yang sangat terkemuka di dunia, termasuk Indonesia. Misalnya, Akio Morita, pendiri Sony, menyatakan, "Saya percaya orang-orang bekerja demi kepuasan. Saya kira salah besar kalau mengira bahwa uang adalah satu-satunya cara memberi imbalan kepada seseorang atas pekerjaannya. Orang-orang membutuhkan uang, namun mereka juga ingin bahagia dalam pekerjaan dan bangga terhadapnya." Demikian pula dengan Walt Disney (pendiri Walt Disney) yang berpandangan, "Anda akan mencapai suatu titik ketika Anda tidak bekerja demi uang."

Sementara, pendiri Bodyshop, Anita Roddick, berpendapat, "Ukur kesuksesan Anda berdasarkan kesenangan dan kreativitas."

Pendapat menarik lain, misalnya, datang dari CEO Starbucks, Howard Schultz: "Jangan merasa terancam oleh orang-orang yang lebih pintar. Anda boleh berkompromi mengenai apa pun, tetapi tidak nilai-nilai utama yang Anda pegang. Usahakan untuk selalu memperbarui diri."

"Saya tahu pasti, apa yang Anda berikan akan kembali pada Anda " adalah kalimat Oprah Winfrey. Hal ini senada dengan yang disampaikan pendiri McDonald's, Ray Kroc: "Keberuntungan adalah hasil keringat. Semakin banyak keringat Anda, keberuntungan menjadi milik Anda."

Dan masih banyak lagi kalimat bijak, pandangan inspiratif yang bisa kita temukan dalam buku yang menyemangati dan membuat pembaca berpikir out of the box ini, agar kesempatan untuk sukses tidak diambil oleh orang lain. Seperti kata Donald Trump: "Kebanyakan orang berpikir hal yang kecil, karena mereka takut pada kesuksesan, takut membuat keputusan, takut menang. Dan hal itu memberi orang-orang seperti saya, keuntungan yang sangat besar." (inoek)*



58 | SUCCESS I NOMOR 6/TH. III/JULI 2009

Monday, June 01, 2009



BERPIKIR DAN MENJADI KAYA

Steven Covey adalah salah satu orang yang menggunakan metode sama yang diajarkan falsafah Hill. Buku ini memberi semangat kepada pembaca bahwa lebih banyak emas yang ditambang dari pemikiran manusia ketimbang dari perut bumi.
(Majalah Success, Mei 2009)


Ada 16 bab yang membahas rahasia kesuksesan, meliputi tentang pemikiran, keyakinan pada kemampuan, kegigihan, auto sugesti, kekuatan master mind dan enam belas hantu rasa takut. Juga dibahas beberapa hal penting yang berperan terhadap kesuksesan, seperti imajinasi, otak, pengetahuan khusus, indra keenam, seksualitas, dan alam pikiran bawah sadar. Ditambah lagi dengan contoh-contoh perusahaan yang telah terbukti sukses meraih keuntungan, buku ini menjadi buku terlengkap dan terpercaya sebagai acuan Anda yang ingin meraih kesuksesan berlipat ganda.

Buku ini ditulis berawal dari rahasia Andrew Carnagie yang menginspirasi Napoleon Hill. Ratusan orang terkenal menjadi bahan analisis Hill seperti Henry Ford, Theodore Roosevelt, John D Rockefeller, Arthur Nash, dan Howard Schultz, yang menegaskan bahwa buku ini ditulis berdasarkan fakta, bukan fiksi. Berangkat dari hasil penelitian, Hill menyatakan bahwa pemikiran adalah segalanya. Jika kita berpikir akan meraih kekayaan, maka lambat laun kita akan meraihnya. Tentu ada tahap-tahap usaha dan rahasia yang menjadi kunci menuju kekayaan itu. Jangan takut gagal merupakan salah satu kuncinya. Buku ini membantu Anda mempelajari seni mengubah pikiran Anda dari sadar kegagalan menjadi kesuksesan.

Hill juga memaparkan enam cara mengubah keinginan menjadi uang. Instruksi yang sederhana namun manjur ini dapat Anda temukan di halaman 50. Coba dan praktikkan. Anda akan terkejut melihat hasilnya. Bahkan Thomas Alpha Edison pun berpendapat bahwa instruksi ini dapat diterapkan untuk tujuan apa pun selain uang.

Anda akan menemukan juga di setiap bab di buku ini kalimat-kalimat motivasi yang mencerahkan. Seperti kemiskinan dan kekayaan sama-sama hasil pemikiran. Atau seseorang yang putus asa tidak pernah menang. Seorang pemenang tidak pernah putus asa. Kalimat yang merasuki pikiran dan memotivasi semangat kepemimpinan. Faktor-faktor kepemimpinan juga dideskripsikan dengan baik oleh buku ini pada halaman 209.

Untuk mencapai kesuksesan, tentu pengetahuan dan wawasan juga diperlukan. Bab 6 buku ini memaparkannya dengan jelas dan detail. Ada dua jenis pengetahuan, yaitu pengetahuan umum dan pengetahuan khusus.

Lalu topik master mind dibahas dengan menarik oleh Hill pada bab 11. Master mind bisa didefinisikan sebagai "koordinasi pengetahuan dan usaha, dalam suatu semangat keharmonisan, antara dua atau lebih orang, untuk mencapai suatu tujuan pasti. Prinsip ini mengandung kekuatan yang digunakan oleh orang-orang yang mengelilingi dirinya dengan kekuatan otak lain yang hebat.

Edisi abad ke-21 ini juga menghubungkan teori manajemen terbaru dengan prinsip-prinsip sukses Hill dan membandingkan gagasan pentingnya dengan buku-buku motivasi yang laris saat ini. Telah cukup banyak penulis buku motivasi yang berhutang budi pada Hill. Steven Covey adalah salah satu orang yang menggunakan metode sama yang diajarkan falsafah Hill. Buku ini memberi semangat kepada pembaca bahwa lebih banyak emas yang ditambang dari pemikiran manusia ketimbang dari perut bumi.



Tuesday, May 12, 2009



MENGETUK KEPEDULIAN CARA IWAN

Melalui Miskin Tapi Sombong ia mengetuk kepedulian itu melalui puisi, pantun dan cerpen super pendek dengan bahasa yang ringan. Bukan imbauan tapi perenungan. Ringan tapi penuh dengan secara tak sadar tumbuh setelah membaca buku ini, empati.
(Majalah Sharing, Mei 2009)

Judul buku : Miskin Tapi Sombong, kisah-kisah menggelitik wong cilik
Penulis : Iwan Sulistiawan
Penerbit : Ufuk Press
Cetakan I : April 2009
Tebal : 204 halaman

Nabi Muhammad SAW dalam sebuah hadis menyatakan bahwa kemiskinan itu akan membawa seseorang pada kekufuran. Bukan sekedar peringatan bersifat normatif tapi adalah sebuah tesis yang sesuai dengan fakta dan terbukti sepanjang sejarah. Kemiskinan dekat dengan putus asa dan senantiasa diuji dengan ketidaksabaran, mudah marah dan pada gilirannya, “mempertanyakan” keadilan takdir.

Dari hadis Nabi di atas dapat dipahami betapa berbahayanya kemiskinan. Orang miskin amat mudah terjebak pada tindak kejahatan dan kekufuran. Tak salah, jika Ali bin Abi Thalib pernah menyatakan tentang bahaya kemiskinan, “Jika kemiskinan itu berbentuk tubuh manusia maka aku akan membunuhnya.”

Dalam buku Miskin Tapi Sombong, Kisah-kisah menggelitik Wong Cilik, Iwan Sulistiawan, salah satu dosen teladan DKI Jakarta tahun 2006, mengaduk-aduk kemiskinan dengan sesuatu yang paradoksial.; membenturkan (atau menggandengkan) kemiskinan dengan kesombongan. Mengutip Jaya Suprana yang memberi pengantar dalam buku ini, sombong dalam buku ini jangan diartikan sebagai tinggi hati, karena kata sifat ini sangat persepsional.

Dalam keseharian kita, lebih lazim bagi orang kaya bersikap sombong. Ketika seorang miskin berlagak sombong, maka lebih tepat dibaca sebagai “biar miskin tapi percaya diri.” Walaupun memang, ada juga orang yang secara ekonomi tidak beruntung namun sombong dengan kemiskinannya, dan menggunakan kemiskinan sebagai tameng agar orang kasihan kepadanya. Namun kondisi paling ideal: si kaya tidak sombong dan si miskin percaya diri untuk keluar dari belenggu kemiskinannya.

Tapi Iwan tak berpanjang-panjang mengurai soal miskin dan sombong dalam buku ini. Melalui kisah-kisah yang menggelitik dan kadang satir, ia mengajak kita merenungi makna hidup dan mensyukuri apa pun yang kita terima.

Kemiskinan pada dasarnya memiliki potensi untuk menghambat terwujudnya idealisasi maqosid al-syari’ah, yang merupakan standar ideal pencapaian kesejahteraan bagi seluruh umat manusia di balik segala aturan-aturan yang telah disyariatkan. Karena itu, Islam mewajibkan setiap Muslim untuk berpartisipasi menanggulangi kemiskinan sesuai dengan kemampuan dan porsi masing-masing. Anjuran itu berlaku juga bagi seseorang yang tidak mempunyai materi, yaitu dengan menyumbangkan pemikiran dan simpatinya.

Keterlibatan seorang Muslim dalam memberantas kemiskinan adalah salah satu bentuk tanggung jawab pribadi Muslim dalam menyucikan jiwa, harta, serta keluarganya. Di sinilah kemudian Islam sangat menekankan solidaritas sosial untuk kesejahteraan bersama.

Solidaritas sosial memang tidak serta merta dapat menyelesaikan masalah kemiskinan secara tuntas. Namun yang utama adalah menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial bagi setiap individu yang mempunyai kecukupan ekonomi.

Iwan tidak perlu menulis esai panjang tentang solidaritas sosial ini. Tak perlu menjelaskan kepada si kaya bahwa di balik tembok rumahnya, di ujung jalan kantornya, atau di samping mobil licinnya di lampu merah masih banyak kaum papa yang perlu bantuan.

Melalui Miskin Tapi Sombong ia mengetuk kepedulian itu melalui puisi, pantun dan cerpen super pendek dengan bahasa yang ringan. Bukan imbauan tapi perenungan. Ringan tapi penuh dengan secara tak sadar tumbuh setelah membaca buku ini, empati. Tepatnya, Iwan mengajak Anda untuk bercermin pada diri Anda sendiri. “Anda” dalam buku Iwan menjelma menjadi banyak sosok; direktur yang ketinggalan charger ponsel (padahal ponsel vital buatnya untuk ….berselingkuh!), Pak Yudha yang riya, atau teman-teman Wahyu yang mengolok-olok kemiskinannya.

Singkat kata, Iwan secara tidak langsung ingin mengingatkan kita: jadilah orang yang bermanfaat dalam hidup yang singkat ini. Siapapun Anda, kaya atau miskin, jadilah bagian dari solusi, bukan malah menambah masalah. “Hamba yang paling dicintai adalah hamba yang paling bermanfaat bagi orang lain….” (HR Thabrani) . SS

Wednesday, March 25, 2009


SATU TlKET KE SURGA 2


...kisah-kisah di buku ini, tak hanya tidak membuat bosan pembacanya, tetapi juga akan sangat membantu umat Muslim menjalani hidup sebagai Muslim yang lebih baik, tak terkecuali bagi non Muslim sekalipun.
(Azzikra, Maret 2009)


"Praktis, menawan, dan menarik! Satu Tiket ke Surga 2 membahas banyak masalah kehidupan nyata yang setiap hari kita semua hadapi"
(Imam Suhaib Webb, Pemikir dan Aktivis Muslim di Negeri Paman Sam)

Berhentilah berpikir bahwa kehidupan di dunia ini tak lebih dari sebuah panggung sandiwara. Serentetan babak lakon atau adegan dalam hidup seorang insan bukanlah lanskap penuh getir, indah, warna-warni ataupun gusar yang kering arti, seperti ketika seorang aktor mengakhiri sebuah adegan lakonnya, lalu ia pulang, dan kemudian beralih topeng pada hari-hari berikutnya.Entah apa yang dirasakan pemerhatinya, termasuk si pelakon, esensi yang justru sulit diukur kelanggengan makna dari adegan
tersebut.

Dalam buku Satu Tiket ke Surga 2, Zabrina A. Bakar memanggil para pembaca untuk merenungkan sekaligus menyibak rahasia-rahasia luar biasa dalam kehidupan yang tidak bisa terungkapkan secara fasih oleh para aktor kehidupan di sebuah pentas drama. Mengulang kesuksesan buku pertamanya, Zabrina menulis kisah-kisah perenungan yang tak akan putus sensasinya, ditampilkan secara sederhana, riang, akrab, penuh humor, dan cerdas yang mampu menggugah hati dan menenangkan jiwa.

Di buku setebal 307 halaman ini terbitan Ufuk Publishing House, kisah-kisah Zabrina diambil dari pengalaman hidup keseharian yang tidak naif dan jujur. Semua kisah tersebut pasti telah menjadi salah satu adegan dalam kehidupan para pembaca buku ini. Secara halus, Zabrina menggiring pembaca untuk menghargai kedalaman arti ayat-ayat Al Quran dan hadis Rasulullah saw, termasuk nilai-nilai universal.

Buku Satu Tiket ke Surga 2 ini telah diirespon positif jutaan pembaca di lebih dari 97 negara. Kejujuran dan kearifan dari gaya bertutur yang unik dan santai, pilihan kata serta frasa yang digunakan dalam kisah-kisah di buku ini, tak hanya tidak membuat bosan pembacanya, tetapi juga akan sangat membantu umat Muslim menjalani hidup sebagai Muslim yang lebih baik, tak terkecuali bagi non Muslim sekalipun. Sebuah dakwah yang menyejukkan hati setiap insan yang termangu dalam adegan kehidupannya.

AZZIKRA I EDISI 50 I TAHUN 5 I 2OO9 81

Twitter Facebook

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes