Showing posts with label *Majalah Pengusaha. Show all posts
Showing posts with label *Majalah Pengusaha. Show all posts

Thursday, November 05, 2009


THE SEDONA METHODE


Sesungguhnya manusia itu diciptakan dalam keluh kesah. Musababnya banyak: mulai dari yang bersifat jiwani seperti kurang bersyukur, irihati, ketaku-tan, ketamakan, khawatir, stres, frustrasi dan banyak hal lainnya; hingga yang bersifat ragawi seperti sakit fisik.

Banyak sekali metode yang ditawarkan untuk "mengobati" berbagai persoala di atas. Sebagian mujarab, sebagian lagi cabar (tak memiliki manfaat apa pun), Bukan karena metode tersebut tidak efesien, melainkan setiap pribadi mempuny kecocokan terhadap masing-masing metode. Itu sebabnya tak ada ruginya untuk mempelajari berbagai metode, karena pada prinsipnya berbagai metode sejenis mempunyai tujuan tunggal: membimbing manusia meraih kebahagiaan sejati.

Salah satu metode yang pantas dipelajari dan dihayati adalah Metode Sedon; Apakah Metode Sedona? Melalui bukunya The Sedona Method, Cara Dahsyat Melepaskan Belenggu Pikiran & Emosi untuk Memasuki Kebahagiaan Sejati, Hale Dwoskin membedah tuntas metode ini.

Dalam buku yang diterjemahkan dan diterbitkan Ufuk Publishing House ini Hale membuka cakrawala tentang metode "pelepasan" terhadap beban-beban yang selama ini menghambat kemajuan kita ke arah capaian menjadi manusia yang merengkuh kebahagiaan sejati. Pembaca awam sekalipun tidak akan kebin langkah demi langkah oleh Hale. Apa pun tujuan kita hidup dan apa pun profesi kita metode ini bisa dijadikan “kendaraan” ke arah tujuan (Sukatna Panca M)





SUKSES TANPA KERJA KERAS

Dengan formula yang ada dalam buku ini menggapai kesuksesan sama mudahnya dengan aktivitas bernapas sehari-hari`
(Majalah Pengusaha, Oktober 2009)

Sukses adalah buah dari kerja keras. Untuk sebagian orang pernyataan ini benar, namun banyak bukti bahwa kerjakeras tidak menghasilkan kesuksesan. Ujung-ujungnya orang menjadi frustrasi.

Bagi Dr Muruga kesuksesan bisa diraih tanpa kerja keras. Bekerja secara santai dan menyenangkan pun bisa memperoleh hasil melampaui orang yang bekerja keras. Contoh nyata, lebih enak manakah Anda menumpang mobil dengan sopir yang baru belajar atau sopir yang sudah mahir. Padahal sopir yang baru belajar akan bekerja keras dan penuh konsentrasi ketika mengendalikan mobilnya. Sebaliknya, sopir mahir akan mengendalikan mobilnya secara santai dan semuanya seakan-akan bergerak secara otomatis. Sopir yang baru belajar bekerja dengan kompetensi sadarnya, sedangkan sopir mahir akan bekerja dengan kompetensi bawah sadarnya.

Mengoptimalkan kompetensi bawah sadar inilah yang menjadi tujuan Dr Muruga dalam menulis buku Reprogramming Subconscious Mind yang di Indonesia diterjemahkan dan diterbitkan oleh Ufuk Publishing House. Dalam buku ini pembaca akan dituntun langkah demi langkah dalam memprogram ulang bawah sadarnya sehingga kemampuan yang nyaris terabaikan ini bisa dibangunkan. Dengan formula yang ada dalam buku ini menggapai kesuksesan sama mudahnya dengan aktivitas bernapas sehari-hari. Kecuali dalam kondisi sakit pernapasan, pernahkan Anda merasa hams bekerja keras menarik napas? Bahkan seringkali Anda tidak menyadari kalau Anda sedang bernapas. Dalam menggapai kesuksesan pun Anda tidak perlu bekerja keras, jika Anda berhasil membangun kompetensi bawah sadar sebagaimana yang dituntunkan dalam buku ini. (Sukatna Panca Miharja)




Friday, October 10, 2008




THE ERNST & YOUNG. BUSINESS PLANN

kebutuhan akan modal usaha dan pendanaan harus diperoleh dari investor. Buku ini memberikan proses langkah demi langkah untuk menyiapkan rencana kerja.
(Majalah Pengusaha, Oktober 2008)

Sebagai salah satu perusahaan jasa profesional terkemuka yang bergerak dalam bidang jasa konsultan bisnis, rencana usaha, dan pajak untuk ribuan individu dan usaha berskala nasional dan internasional, Ernst & Young banyak mendengar dari wirausahawan tentang pentingnya pendekatan langsung ke arah perencanaan bisnis.

Sebuah rencana usaha adalah suatu dokumen yang dirancang untuk merencanakan jalannya perusahaan dalam periode tertentu. Rencana usaha yang formal dan tertulis harus dipersiapkan, apalagi bila kebutuhan akan modal usaha dan pendanaan harus diperoleh dari investor. Buku ini memberikan proses langkah demi langkah untuk menyiapkan rencana kerja.

Bagian utama dari buku ini berisi satu per satu potongan dari sebuah model rencana usaha. Mulai dari Gambaran umum perusahaan, Produk dan Jasa, Rencana Pemasaran, Rencana Operasional, Manajemen dan Organisasi, Struktur Modal, dan Rencana Keuangan.

Beberapa orang melihat segala sesuatu apa adanya dan bertanya mengapa? Anda adalah orang yang memimpikan apa yang belum pernah ada dan berkata mengapa tidak? Anda memiliki semua yang diperlukan untuk berhasil. Temukanlah peluang dan rencanakan bisnis anda sekarang juga.
.


THE MASTER KEY TO RICHES

Bacalah bagian pertama buku ini, Dua Belas Kekayaan, Anda akan "merasa" mendapatkan definisi yang utuh tentang kekayaan.
(Majalah Pengusaha, Oktober 2008)


Jutaan pria dan wanita yang merasa bersyukur atas kehadiran adikarya Napoleon Hill, Think and Grow Rich, tidak hanya akan memperoleh inspirasi baru dari halaman demi halaman buku yang bertenaga ini, tetapi juga dorongan yang positif dan pasti untuk mengembangkan diri dan meraih kesuksesan.

Banyak orang kaya secara materi, tetapi tidak kunjung berbahagia. Buku ini akan memberitahu Anda hakekat sebenarnya tentang bagaimana menjadi kaya namun tetap bisa berbahagia. Bacalah bagian pertama buku ini, Dua Belas Kekayaan, Anda akan "merasa" mendapatkan definisi yang utuh tentang kekayaan.

Buku yang didasarkan dari falsafah yang diajarkan oleh Andrew Carnegie ini juga mengajarkan bagaimana; Membuka pintu kesehatan yang prima; Membuka pintu cinta dan kasih sayang; Metode mengubah kegagalan masa lalu menjadi kekayaan tak terhingga; Dan membuat anda merasa mampu menguasai pikiran secara utuh; sehingga anda memiliki kemampuan tak terkalahkan untuk mengendalikan emosi kalbu dan kekuatan pikiran anda

Penerbit: Ufuk Press, 317 halaman.



Friday, August 22, 2008


MASA DEPAN ASIA


Mungkin para petinggi negeri ini masih bisa beretorika tcntang situasi tersebut, tapi para pebisnis tentunya tidak butuh retorika. Bahkan kita sendiri pun sudah mulai “membenarkan” pendapat Michael Backman
(Majalah Pengusaha, Agustus 2008)

Pertumbuhan ekonomi Asia yang sangat dahsyat, terutama Cina, India dan beberapa ncgara lainnya juga diiringi bcberapa lompatan pcrubahan di bcrbagai bidang kehidupan. Pertumbuhan ekonomi yang dahsyat tak serta merta menghadirkan sebuah peluang, namun juga risiko besar yang menguntitnya. Juga tidak scmua ncgara di Asia mencatat pertumbuhan ekonomi yang spektakuler. Bahkan untuk sejumlah negara di Asia, termasuk di dalamnya Indonesia, pertumbuhan ekonomi cenderung lamban dibanding dekade sebelumnya.

Krisis, gejolak, peluang, kegoncangan, ancaman dan masa dcpan Asia inilah yang dibahas tuntas oleh Michael Backman dalam bukunya Asia Future Shock yang sudah diterjemahkan oleh Ufuk Publishing House.

Ada yang tidak menyenangkan tcntang Indonesia dalam buku ini. Tetapi itulah pandangan pada umumnya para ahli ekonomi luar ncgeri. Tiga poin utama yang ditulis dalam buku ini adalah; pertama, perekonomian Indonesia sudah berkurang arti pentingnya bila dibandingkan dengan perekonomian lainnya di dunia, dan kemungkinan akan semakin tidak penting lagi. Yang selama ini menyelamatkan Indonesia adalah cadangan minyak dan gas, tetapi sekarang kcduanya mulai habis dan Indonesia adalah anggota OPEC tetapi sekarang sudah hampir menjadi net importir minyak dan mungkin akan didepak dari OPEC. Celakanya lagi Indonesia dinilai sebagi tempat yang tinggi biaya untuk berbisnis. Hal ini disebabkan karena rendahnya transparansi di Indonesia serta budaya korupsi yang sudah benar-benar mengakar. "Memang korupsi sudah begitu parahnya di Indonesia sampai-sampai layanan resmi apa pun yang seharusnya diberikan secara gratis hanya akan tcrlaksana jika ada pembayaran. Ini kasus yang hampir tanpa pengecualian," tulis buku ini di haiam 209.

Ini tcntu saja membuat kuping kita mcrah. Tapi, ini merupakan suatu penilaian dan kemungkinan sudah menjadi pengetahuan sebagian besar pebisnis manca negara. Mungkin para petinggi negeri ini masih bisa beretorika tcntang situasi tersebut, tapi para pebisnis tentunya tidak butuh retorika. Bahkan kita sendiri pun sudah mulai “membenarkan” pendapat Michael Backman





Thursday, August 21, 2008


BROWN ENERGY, KENDARAAN PUN BISA MENYUMBANG OKSIGEN

Bayangkan, di tengah-tegah kondisi naiknya harga BBM saat ini, Brown Energy menjadi sebuah angin segar yang melegakan nafas sebagian masyarakat terutama pengguna kendaraan beroda empat
(Majalah Pengusaha, Agustus 2008)

Siapa yang tidak mengenalnya, scmua makhluk yang hidup di planet bumi ini pasti membutuhkan zat cair yang identik dengan warna bening ini. Air merupakan sumber penghidupan terbesar dalam hidup kita. Air juga lambang dari nyawa manusia, nafas dan denyut jantung kita. Bayangkan jika dalam kehidupan ini tidak ada air, betapa sengsaranya nasib kita dan tidak akan mungkin mampu bertahnn hidup,

Dari beribu manfaat air, salah satunya adalah air dapat menjadi sebuah peluang bisnis. Seperti yang sangat popular belakangan ini adalah di mana air menjadi terobosan sebagai bahan bakar. Dahulu, khalayak mcnganggap hal ini hanya sebuah isapan jempol dan mimpi belaka. Banyak yang mencemooh mana mungkin air bisa menjadi bahan bakar, mimpi kali yee?. Tapi seiring dengan kemajuan zaman fakta mengenai isu-isu yang beredar seputar Bahan Bakar Air (BBA) sudah banyak terungkap. Di tanah air sendiri belum lama ada Joko Suprapto dengan Blue Encrgy-nya yang kontroversial malah berujung pada kasus penipuan.

Di luar negeri sendiri seperti Jepang dan Inggris juga tclah mengernbangkan BBA tersebut. Indonesia pun tidak ketinggalan baru-baru ini ada sebuah inovasi BBA yang di kcmbangkan. Sebutannya Brown Energy yang merupakan campuran gas hidrogen - hydrogen - oksigen (HHO) yang dihasilkan dari sistem elektrolisa atau pengurai cairan. Dalam tabung elektrolisa itu kumparan magnctik dipasang untuk memecahkan campuran air destilasi dan soda kue hingga menjadi campuran gas HHO. Hidrogen bersifat eksplosif dan oksigen yang mcndukung pembakaran. Gas HHO ini dalam tabung elektrolisa yang dialirkan melalui slang masuk ke ruang bakar mesin dan akan bercampur dengan gas hidrokarbon dari BBM. Mengapa soda kuc bcrperan di sini? Ditelaah, jika dibandingkan dengan kalium hidroksida (KOH) yang digunakan Blue Energy, soda kue lebih ramah lingkungan, mudah didapat dan lebih murah.

Dengan menggunakan metode/cara dari Brown Energy ini kita dapat menghemat BBM. Bahkan melalui uji coba yang dilakukan pada peserta touring BBA pada sekitar 30 unit mobil dari berbagai macam jenis kendaraan dengan total jarak tempuh 105 kilometer (Jakarta-Cikarang) tingkat konsumsinya .sangat hemat sebesar 40% dibanding kendaraan yang tidak menggunakan unit elektrolisa.

Bayangkan, di tengah-tegah kondisi naiknya harga BBM saat ini, Brown Energy menjadi sebuah angin segar yang melegakan nafas sebagian masyarakat terutama pengguna kendaraan beroda empat. Sesuai dengan namanya, Brown Energy ini diambil dari nama penemunya sendiri yaitu Yull Brown yang bcrkcbangsaan Australia. Di Indonesia, kemudian dikembangkan oleh Poempida Hidayanillah dan Futung Mustari yang juga menuangkan pengembangannya ini ke sebuah buku berjudul Rahasia Bahan Bakar Air, yang diterbitkan Ufuk Publishing House (UPH) di rnana buku ini sendiri telah beredar luas di pasaran. UPH dikelola Ahmad Taufik (Taufik) dan Bakar Bilfaqih. Diawal mula usahanya yang bergerak di publishing ini mereka mencoba menjalankan beberapa proyek buku yang diminati oleh pasar. Buku-buku terbitannya ini merupakan buku-buku international best seller yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dan selalu berada pada big five best seller di bukukita.com, kutubuku.com, inibuku.com Pada tanggal 1 Juni 2008 bertepatan dengan diresmikannya kenaikan harga BBM oleh pemerintah, UPH kcmbali ditantang untuk mcnerbitkan buku Rahasia Bahan Bakar Air karya Poempida dan Futung ini."Ketika kita mcmpublis/i buku ini kemudian responnya sangat besar, banyak email yang masuk hampir 50 ribuan lebih. Lalu tepat di tanggal 23 Juni 2008 kita merilis buku tersebut, ada sejumlah permintaan datang dari peminat mulai dari pemasangan alatnya sampai kita diminta untuk pclatihannya," ujar Taufik.

Buku yang dijual dengan harga Rp 40 ribu ini dilengkapi dengan VCD sebagai panduan kcrja dan pengenalan alat-alat yang digunakan. Dalam bukunya sendiri dibagi menjadi dua bagian. Yang pertama, tentang mengapa tekhnologi ini tidak berkcmbang, hal itu dijawab di buku ini. Sedangkan bagian yang kcdua adalah bagaimana langkah-langkah pembuatannya. Berkat respon yang baik dari masyarakat Taufik mencoba masuk ke bisnis baru Brown Energy. Mcnurut Taufik, saat ini BBA Brown Energy sudah mengarah pada produk nyata, walau pun belum mass product, atau masih 'home industry'. "Karena masih dalam tahap pcngcmbangan waktu itu spirit kita sebetulnya adalah mendorong masyarakat agar dapat membuat sendiri. “Tapi tcrnyata mereka malah banyak yang datang ke kita minta dibantu untuk pemasangan alatnya," tuturnya.

Untuk alat dan jasa pemasangannya dikenakan total biaya Rp 400 ribu, sedangkan harga alatnya sendiri sebesar Rp 300 ribu. Untuk pelatihan berupa seminar Rp. 15O ribu yang diadakan setiap seminggu sekali dan dibatasi hanya 12 orang setiap pelatihannya.

Dikatakan Taufik, karena sifatnya masih home industry kendalanya adalah di sparepart. Karena sparepart yang dipakai masih sangat sederhana. Scperti aquarium, mika, stainless steel dan toples, simpel sekali. Untuk solusinya, Taufik mengaku akan mencari partncr yang strategis yang lidak sckadar mencari profit saja melainkan pengembangan yang lebih jauh. Supaya ke depannya masyarakat dapat memakai alat ini sebagai terobosan dalam menghemat BBM. Dan tidak menutup kemungkinan mengembangkannya menjadi alternatif pengganti BBM. Selain itu, dampak luar biasa lain adalah ikut mcnjaga lingkungan karena produk ini bebas polusi. jadi tidak Cuma pohon, dengan brown energ mobil pun bisa menyumbang oksigen," ungkap lulusan SI Fakultas Ekonomi jurusan Managemen Keuangan, Universitas Indonesia ini.

Twitter Facebook

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes