Wednesday, July 04, 2012
Thursday, June 21, 2012

Kerinduan dan hasrat untuk membangun tatanan dunia baru yang penuh dengan suasana perdamaian dan kebahagiaan sudah menjadi fakta historis. Mungkinkah hasrat dan kerinduan itu akan terwujud?
Di bagian belakang lambang atau segel agung Amerika Serikat (reverse side of the great seal), yang digunakan dalam pecahan satu dolar, terdapat simbol piramida belum rampung, mata dalam segitiga, angka romawi melambangkan tahun kemerdekaan 1776, kata-kata latin annuit coeptis dan ordo nouvos seclorum.
Peneliti sejarah konspirasi, A Ralp Epperson, meneliti makna lambang tersebut selama 27 tahun dan menyimpulkan bahwa kunci memahami simbol-simbol tersebut adalah ordo nouvos seclorum,artinya Tatanan Dunia Baru. Moto Novus Ordo Seclorum diadaptasi dari sebaris puisi dalam Eclogue IV karya Virgil, seorang pujangga ternama Romawi di abad pertama sebelum masehi, yang mengungkapkan kerinduan untuk era baru perdamaian dan kebahagiaan.
Namun, Epperson memahami “tatanan dunia baru” sebagai “pemerintahan satu dunia.” Tujuan dari pemerintahan satu dunia bukan merupakan pemikiran baru. Salah satu organisasi formal terdahulu yang mendukung tujuan tersebut adalah Illuminati yang dibentuk pada 1 Mei 1776 oleh Adam Weishaupt. Pengajar hukum kanonik (hukum gerejawi) pada Universitas Ingolstadt di Bavaria –sekarang bagian dari Jerman– menyatakan: “Kita perlu mendirikan rezim universal dan kerajaan seluruh dunia…”
Menurut Andrew C. Hitchcock dalam The Synagogue of Satan,Adam Weishaupt adalah Yahudi Kripto, yaitu Yahudi Ashkenazi yang berpura-pura bukan Yahudi dengan memeluk Katolik Roma. Dalam sejarahnya, Yahudi Ashkenazi bukan berdarah asli Yahudi. Nenek moyangnya dari Khazaria, semula menyembah berhala memutuskan memeluk Yahudi agar selamat dari serangan Kristen dan Islam.
Yahudi Ashkenazi, kelak akan mewakili 90 persen orang Yahudi di dunia. Orang yang memerintahkan Weishaupt menyelesaikan Illuminati adalah seorang Yahudi Ashkenazi yang menjadi mbah penguasa dunia, Mayer Rothschild –dalam bahasa Jerman, Rothschild artinya “perisai atau tanda merah”, kemudian jadi lambang bendera Israel. Sebelumnya, organisasi yang mendukung datangnya kepemimpinan satu dunia adalah Ordo Mason atau Freemason.
Asal-usul dan perkembangan awal Freemason masih menjadi perdebatan. Tapi, Grand Lodge pertama, yaitu Grand Lodge of England, berdiri pada 1717 di London.Pada 1718, Freemason Inggris menyebar ke Prancis dan Spanyol, dan setelah 1729 ke India, Italia, Polandia, dan Swedia. Freemason menyebar ke bagian lain Eropa dan akhirnya membuat jalan ke kolonikoloni Amerika. Pada 1733, organisasi lokal (lodge) pertama di Amerika didirikan di Boston, di bawah otoritas Grand Lodge of England.
AS kini memiliki lodge-lodge besar di 50 negara bagian. Freemason bukan sekadar organisasi persaudaraan, tapi seperti ditulis oleh Albert Pike, seorang sovereign grand commander dari Scottish Rite of Freemasonry di Amerika dari 1850-1891, dalam bukunya yang penting di kalangan pengikut Freemason, Morals and Dogma: “… Dunia dalam waktu dekat akan datang kepada kita untuk Kedaulatannya (dengan jelas mengacu pada pimpinan pemerintahannya) dan Kepausannya (dengan jelas mengacu pada pemimpin religiusnya).
Kita akan membentuk persamaan alam semesta dan menjadi pemimpin bagi Penguasa Dunia.” Selain Illuminati dan Freemason, Epperson juga menyebut bahwa ada gerakan besar lainnya yang ingin membentuk pemerintahan satu dunia di bawah kepemimpinan religius. Fenomena yang merebak ke seluruh dunia itu disebut The New Age Movement. Menurut perkiraan George Barna dalam The Index of Leading Spiritual Indicators, sekira 20 persen orang dewasa Amerika adalah penganut New Age.
Dalam usaha memperoleh pengalaman transformasi, penganut New Age memakai bermacam teknik atau pelatihan, seperti meditasi (Buddha), yoga (Hindu), latihan pernafasan (tarekat), dan lain sebagainya. Dalam hal ajaran atau kepercayaan, mereka mengambilnya dari berbagai macam sumber: pantheism, manunggaling kawula gusti (aku adalah Tuhan,Tuhan adalah aku), karma dan reinkarnasi –kedua ajaran ini paling disenangi.
Bagi Epperson, di balik praktik dan kepercayaan New Age, Illuminati, dan Freemason, serta berbagai aktivitas lain yang disinyalir terkait gerakan tersebut; tersembunyi misi rahasia yaitu membangun “tatanan dunia baru.”
Hendri F Isnaeni Peneliti dan penulis sejarah
Tuesday, March 27, 2012

Menderita bisa dipahami sebagai kepekaan pemimpin terhadap penderitaan rakyatnya. Pemimpin seperti ini sensitif atas keluhan, suara hati, dan beratnya hidup yang ditanggung oleh rakyatnya.Dia membuat kebijakan bukan untuk menyingkirkan tapi memberikan jalan keluar yang memanusiakan. Adakah pemimpin seperti itu di negeri ini? Langka, tentu saja.
Tapi,semua sepakat Wali Kota Solo Joko Widodo (Jokowi) adalah pemimpin yang seperti itu.Jokowiseakanoasedi tengah krisis kepemimpinan di negeri ini. Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang menyadari bahwa jabatan yang diembannya sebagai milik rakyat. Karena itu, pada 2005, Jokowi yang baru dilantik menjadi Wali Kota Solo membentuk tim kecil untuk menyurvei keinginan warga Kota Solo.
Hasilnya: kebanyakan warga Solo ingin pedagang kaki lima yang memenuhi jalan dan taman di pusat kota disingkirkan. Keinginan warga Solo ini beralasan, sebab tiga wali kota sebelumnya angkat tangan menangani para pedagang kaki lima itu. Jokowi bingung, sementara para pedagang kaki lima juga warga Solo. Dia tidak ingin menempuh cara instan dengan mengerahkan Satpol PP untuk mengusir para pedagang kaki lima itu.
Tapi, dia berusaha meluluhkan hati para pedagang dengan strategi “diajak makan” bersama. Maklum,dia adalah seorang pengusaha eksportir mebel selama 18 tahun yang piawai melobi. Dia yakin,seperti halnya dalam bisnis, biasanya jamuan makan yang memuaskan akan disusul dengan tanda tangan kontrak yang bagus. Koordinator pedagang dari 989 pedagang di Banjarsari diundang makan siang di Loji Gandrung, rumah dinas wali kota.
Proses lobi Jokowi tidak selesai dalam satu malam tapi berkali-kali.Jokowi tidak lelah karena dia menyadari butuh waktu lama untuk meyakinkan para pedagang kaki lima bahwa caranya merelokasi baik untuk semua, baik untuk para pedagang kaki lima maupun masyarakat umum. Jokowi sampai harus melakukan “lobi meja makan” sampai 54 kali untuk mengutarakan niatnya bahwa para pedagang akan dipindahkan.
Para pedagang bersedia asal di tempat yang baru tidak kehilangan pembeli. Jokowi tidak menjamin, tapi dia membantu mengiklankan Pasar Klitikan,khusus dibangun untuk relokasi, selama empat bulan di televisi dan media lokal.Tidak hanya itu, Jokowi juga memperlebar jalan akses ke sana dan membuat trayek angkutan kota. Keberhasilan relokasi pertama pedagang kaki lima Banjarsari, memudahkan Jokowi memindahkan para pedagang kaki lima yang lain ke tempat yang layak tanpa merugikan mereka.
Dengan demikian, Jokowi benar-benar membuat kebijakan yang memenuhi keinginan semua warga Solo.Para pedagang dapat tetap berdagang dan warga yang lainnya dapat menikmati ruang terbuka hijau serta tata ruang kota Solo pun menjadibaikdanbersih. Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang menjaga semangat rakyatnya agar terus menyala. Dengan sepenuh hati,Jokowi mendukung mobil Kiat Esemka yang menggegerkan negeri ini.
Sementara para tokoh- tokoh lain menyepelekan, Jokowi tetap pada pendiriannya bahwa yang terpenting adalah kebanggaan pada hasil karya anak negeri. Dia mengendarai sendiri mobil Esemka ke Jakarta untuk diuji emisi. Tokoh lain yang sejak semula meragukan Esemka kembali menyindir Jokowi dengan menyebutnya mencari popularitas. Tapi,bagi Jokowi, itulah wujud dari komitmen dukungan terhadap karya anakanak SMK Solo.
Ketika Esemka tak lolos uji emisi, Jokowi kembali menunjukkan kualitasnya sebagai seorang pemimpin. Di hadapan anakanak SMK yang mungkin kecewa, Jokowi membesarkan hati mereka untuk tak putus asa. Itulah dua contoh bagaimana seorang Jokowi memimpin. Kepemimpinannya tentu saja harus menjadi pelajaran bagi para pemimpin yang lain.
Buku karya Zaenuddin HM ini memang tidak dimaksudkan sebagai biografi resmi Jokowi, namun dapat memberikan gambaran umum bagaimana sosok dan keteladanan Jokowi sebagai seorang pemimpin.Keberhasilan Jokowi memimpin dengan sendirinya mendapat pengakuan, baik oleh warga Solo maupun masyarakat Indonesia. Hendri F.Isnaeni Penulis sejarah di Majalah Historia
Friday, March 25, 2011

DuaTren Besar
Ada beberapa ramalan yang patut kita renungkan bersama. Urbanisasi dan meningkatnya jumlah orang yang hidup sendiri. Hal tersebut merupakan dua tren besar pada awal abad 21. Pada 2006, 25% rumah di Inggris ditinggali orang yang hidup sendirian. Jumlahnya di Australia mencapai 17%. Sementara angka ini di Amerika Serikat tumbuh menjadi 30% dalam 30 tahun akibat factor seperti lajang yang tetap sendirian dalam waktu lama mudahnya perceraian, dan masa hidup yang lebih panjang,khususnya bagi wanita
Singkatnya, akan terjadi kekurangan angka kelahiran dan kematian. Karena itu populasi global menurun pada sekitar 2050, mengakhiri rasa takut akan terlalu padatnya planet kita. Hal ini terlihat pada angka statistik masa kini. Sekitar 22% wanita di Inggris menyatakan mereka tidak berharap mempunyai anak
Jika tren ini tetap berlanjut, sebagian besar pusat kota pada 2050 akan berisi orang-orang lajang kaya, serta pasangan-pasangan homo dengan pendapatan setelah pajak yang tinggi dan pandangan politik liberal. Area pedesaan yang masih hidup akan ditempati orang-orang kaya penyuka pertanian yang berbaur dengan para downshifter (orang-orang yang lebih mengutamakan kebahagiaab daripada materi) dan para pengelana digital
Manusia Hibrida
Lebih aneh lagi, pada 2050 akan ada dua spesies dengan tingkat kecerdasan yang begitu tinggi di muka bumi, yaitu manusia tradisional yang murni secara genetis dan manusia hibrida yang di lengkapi teknologi. Manusia hibrida adalah "orang orang" yang secara genetis di manipulasi penyuntikan DNA tertentu untuk mencegah penyakit tertentu atau untuk menciptakan tingkat emosi atau kepribadian tertentu.
Mereka juga akan disempurnakan secara robotika dan terkomputerisasi untuk meningkatkan kekuatan, penglihatan, atau kecerdasan. Sekali lagi, sebagian orang akan berevolusi dengan amat lambat. Sementara sebagian lainnya akan berubah secepat yang dimungkinkan etika dan teknologi
Pada 2050, Hollywood, industri komputer, ilmu syaraf dan industri farmasi akan bergabung. Dengan demikian, secara legal dan ilegal,orang bias menghabiskan hari di dunia lain dengan lima indra manusia.1ni seperti film Matrix dan Logan's Run,tapi dalam bentuk nyata (halaman23).
Lebih dari itu, perangkat lunak cerdas pada 2050 akan mampu mengenali yang salah pada diri Anda dan situs seperti Gene` Reunited akan menawarkan seiarah genetika yang memungkinkan orang untuk mengantisipasi penyakit dan cacat keturunan. Anda juga akan dapat menyewa atau membeli robot pembedah untuk melakukan operasi di rumah atau kantor Anda.
Hal inilah yang menjadikan computer akan lebih cerdas daripada manusia pada2030.aspek lain yang menggelitik dan mengkhawatirkan dari isu ini adalah bertemunya computer, robotika dan teknologi nano. Penggabungan ketiga ilmu ini dapat membangkitkan mesin yang mampu membuat tiruan diri mereka sendiri.
Masa depan tidak akan menjadi pengalaman yang searah dan tidak pula berjalan tanpa kesimpulan. Orang-orang dengan usia yang sama, pekerjaan yang sama, tinggal di jalan yang sama, akan mengalami masa depan dengan cara yang berbeda. Masa depanpun akan sangat dipengaruhi lokalitas dan kegiatan yang amat personal
Masa depan juga merupakan sesuatu yang kita ciptakan sendiri. Beberapa diantara kita akan merangkul teknologi dan globalisasi, sedangkan yang lain akan berusaha untuk lari darinya. Sesungguhnya, masa depan akan menjadi pertarungan antara mereka yang berlari mengejarnyadan mereka yang berlari menghindarinya menuju bentuk masa lalu yang nyaman dan tidak tercemar (halaman 382)
Menilik kondisi yang demikian, pantaslah jika kita merenungkan yang pernah dikatakan William Shakespeare. Masa lalu dan yang akan dating tampaknya memang yang terbaik. Semetara yang terjadi pada saat ini adalah yang terburuk
Buku ini dipenuhi ramalan provokatif mengenai bagaimana dunia akan berubah dalam setengah abad mendatang. Buku ini menguji pola-pola dan perkembangan yang muncul dalam masyarakat, teknologi, ekonomi dan bisnis. Dihadirkan pula dugaan-dugaan yang mendidik mengenai kemana semua itu akan membawa kita
Akhirnya, banyak yang telah terjadi dalam 50 tahun terakhir dan tidak ada alas an untuk menganggap bahwa 50 tahun ke depan tidak akan demikian
Benni Setiawan
Alumnus program Pascasarjana
Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta
Monday, February 07, 2011

Time is money atau waktu adalah uang. Karena itu, kita berjibaku dengan waktu memburu uang dengan berbagai cara. Uang pun menjadi ukuran kekayaan. Namun, dia bukan segalanya. Sebab, ada kekayaan yang tidak bisa dibeli dengan uang, tapi bisa dinilai dengan uang. Buku You Are Really Rich karya Steve Henry ini mengungkap bahwa “peristiwa dan pengalaman” yang kita alami merupakan kekayaan yang kita nikmati dan membuat bahagia, tapi tidak kita disadari. Berapa nilainya jika peristiwa dan pengalaman tersebut diuangkan? Sebuah tim dari Reallyrichlist melakukan survei untuk menilai peristiwa dan pengalaman dengan uang. Matt Boffey dalam catatan risetnya mengungkapkan, survei ini terinspirasi oleh penelitian akademis dalam bidang ekonomi, sosiologi, dan psikologi mengenai hubungan antara berbagai peristiwa dalam hidup, seperti penyakit, pernikahan, pemecatan, dan akibatnya bagi kebahagiaan manusia.
Penelitian- penelitian itu menggunakan model matematis untuk memperkirakan ukuran dan akibatnya yang dituangkan dalam bentuk uang. Hal itu misalnya sebuah penelitian yang dilakukan Nattavudh Powdthavee Universitas New York pada 2007. Dalam penelitian tersebut ditemukan bahwa frekuensi interaksi antarteman, keluarga, dan tetangga memiliki nilai sebesar £85 ribu (sekitar Rp1,2 miliar) setahun dalam hal kepuasan. Sementara perubahan yang sesungguhnya dalam pendapatan hanya mampu membeli sedikit kebahagiaan. Penelitian-penelitian ini merupakan hal rumit. Dibutuhkan data yang tidak sedikit. Sebab, ditarik dari orang yang sama setiap tahunnya selama beberapa tahun.
“Namun, kami terinspirasi dan bekerja dengan lembaga yang kompeten, yakni BrainJuicer. Kami menggunakan metode penelitian mereka sebagai titik tolak dalam mengembangkan metode kami sendiri. Tujuan kami adalah menciptakan hasil survei yang mudah dipahami, menyenangkan, sederhana, dan mampu menghasilkan penemuan yang akurat,” papar Boffey. Survei ini mendaftar 50 peristiwa dan pengalaman hidup kemudian ditanyakan kepada 1.000 orang perwakilan dari seluruh Inggris. Seberapa bahagiakah mereka atas 50 peristiwa dan pengalaman hidup tersebut? Lalu, mereka diminta memberi nilai pada masingmasing peristiwa dan pengalaman dalam skala 1–10. Di samping itu, mereka juga diminta memberi penilaian untuk variabel nilai uang yang dituangkan dalam bentuk lotre.
Tingkat kebahagiaan yang terungkap dalam bentuk lotre ini dapat memperkirakan nilai uang peristiwa dan pengalaman. Ini misalnya jika nilai rata-rata kebahagiaan dari memenangkan lotre sebesar £100.000 (Rp1,4 miliar) adalah 5 (lima),dan seorang responden menilai bahwa bercinta sama nilainya dengan mendapatkan lotre, maka nilainya £100.000 (Rp1,4 miliar). Dalam hal ini, sehubungan dengan nilai sebuah kebahagiaan, bercinta bernilai £105.000 (Rp1,5 miliar). Tim penyurvei mengulang proses ini terhadap masing-masing responden, sebelum merata-rata nilai ini untuk kemudian disimpulkan. Dibandingkan dengan karya ilmiah, metode, dan penemuan ini mungkin tidak terlalu ketat dan akurat. Namun, niat survei ini berbeda dengan tujuan penelitian akademis, yaitu untuk memperbaiki kebijakan publik. Survei ini ingin memancing pembicaraan publik.
“Pembicaraan untuk memberi makna pada kebahagiaan sehari- hari tersebut, tidak peduli tingkat sosial mereka.Kebahagiaan yang kerap tidak dihargai. Semoga Anda melihat hasil penemuan ini semenarik saat kami mengumpulkan dan mengolahnya,” harap Boffey. Empat hal yang dipelajari dari hasil survei. Pertama, pikiran positif menghasilkan orang-orang positif. Ketika penyurvei meminta responden memikirkan yang membuat mereka bahagia,mereka pun merasa bahagia. Kedua, dengan menetapkan nilai pada yang kita hargai, kita pun menghargai nilai tersebut. Ketiga, semakin mahal biayanya, semakin rendah nilainya. Tak perlu menjadi kaya untuk benar-benar kaya.Hanya 1 dari 10 urutan pertama daftar kekayaan yang membutuhkan biaya besar: berlibur.Keempat,kebahagiaan sesungguhnya sangatlah dekat.
Duduk dan pandangi sekitar,kemungkinan kita menemukan sesuatu yang ternyata jauh lebih berharga daripada perkiraan kita selama ini. Survei menghasilkan bahwa “kesehatan” menempati urutan pertama dengan nilai uang £181.000 (Rp2,5 miliar). Dalam 95% kehidupan kita, bisa jadi kita sangat sehat. Karena itu, nikmatilah kesehatan tersebut. Dan bersyukurlah, kita tidak terkena sindrom Cotard, penyakit sangat berbahaya karena pengidapnya merasa yakin telah meninggal. Daftar berikutnya saya coba kaitkan dengan keadaan terkini.
Indonesia hiruk-pikuk dengan berbagai masalah. Ini mulai dari Presiden SBY yang dianggap berbohong, kasus Gayus, Nurdin Halid tak mau turun, kecelakaan transportasi, dan bencana alam. Dalam keadaan negara carutmarut se-perti itu, saya kira, kita tetap cinta dengan Indonesia. Apalagi bila negara ini sejahtera pasti kecintaan kita akan lebih besar lagi. Sebab,menurut survei “tinggal di negara yang aman dan damai” bernilai £130.000 (Rp1,8 miliar). Kita menghadapi dan mewaspadai cuaca yang ekstrem. Tibatiba hujan, angin ribut menumbangkan pohon, dan banjir. Namun, seketika bisa panas menyengat. Tentu kita ingin beraktivitas dalam “cuaca yang bersahabat”. Sebab, dia bernilai £90.000 (Rp1,2 miliar).
Meski suasana pedesaan dihargai £88.000 (Rp1,2 miliar), kota tetap menjadi magnet yang menarik orang-orang dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. Jakarta menjadi tujuan utama.Walau Jakarta padat dan macet, kita tetap menikmatinya.Samuel Johnson mengatakan, orang yang lelah dengan kehidupan di kota (London) adalah orang yang lelah akan kehidupan secara keseluruhan. Richard Burton, menghabiskan waktu bertahun-tahun menulis buku The Anatomy of Melancholy (Anatomi Kemurungan). Dia menyimpulkan, hal terbaik yang dapat dilakukan jika merasa murung adalah kesibukan. Itulah yang ditawarkan oleh kota. Karena itu, kehidupan urban dihargai £11.000 (Rp155 juta).
Daftar peristiwa dan pengalaman lainnya, baca saja di buku ini.Sebab,waktu yang kita sisihkan untuk membaca buku (ini) atau membaca koran SINDO adalah waktu yang kita habiskan untuk memperkaya diri.Nilainya sebesar £54.000 (Rp743 juta).
Hendri F Isnaeni
Penulis Sejarah di Majalah Historia Online (www.majalah-historia.com)
Peraih Paramadina-The Jakarta Post Fellowship
Monday, January 10, 2011

Tokoh-tokoh besar dalam sejarah pun pernah mengalami ketakutan ketika berpidato. Salah satunya William Jennings Bryan (1860–1925), politikusAmerika Serikat (AS) yang memiliki pengaruh besar di Partai Demokrat dan pernah tiga kali sebagai kandidat Presiden AS (1896, 1900, dan 1908). Meski dianggap sebagai ahli pidato terhebat pada masanya, Bryan mengakui ketika kali pertama berpidato, lututnya gemetaran. Bahkan,tokoh sekelas Abraham Lincoln (1809–1865), Presiden AS ke-16,juga pernah ketakutan ketika berpidato. Rekan peng-acaranya, Herndon, mengisahkan, “Lincoln merasa malu dan sangat canggung.
Dia harus berusaha keras untuk menyesuaikan diri dengan sekitarnya. Selama beberapa saat dia berusahamenghilangkanrasamaludan perasaan sensitifnya yang kentara dan ini hanya membuatnya semakin canggung. Ketika mulai bicara, suaranya serak,melengking,dan tak enak didengar. Gaya, sikap, dan wajah kuning gelapnya mengernyit dan terlihat bosan.Sikap badannya aneh, gerakannya malu-malu. Semuanya tampak tidak berkompromi dengan dirinya,tetapi itu hanya berlangsung sebentar. Sesaat kemudian, dia tenang, ramah,dan bersungguh- sungguh. Pidato yang sebenarnya pun dimulai.” Fenomena ketakutan berpidato ditangkap oleh Dale Carnegie (1888–1955). Dia menjadi pelopor pergerakan potensial manusia.
Ajarannya telah membantu banyak orang menjadi pribadi yang percaya diri, menarik, dan berpengaruh. Dia memperkenalkan kursus public speaking pertamanya di sekolah Young Men’s Christian Association(YMCA) New York City pada 1912. Lazimnya kebanyakan kursus public speaking saat itu, Carnegie mengawali kelasnya dengan mengajarkan teori, tetapi dia langsung menyadari bahwa peserta kelasnya terlihat bosan dan gelisah. Dia menghentikan kuliahnya. Dengan tenang dia menunjuk seorang pria di barisan belakang, memintanya berdiri untuk menceritakan latar belakangnya. Setelah selesai, dia meminta peserta yang lain melakukan hal yang sama dan seterusnya sampai seluruh peserta mendapatkan kesempatan untuk berbicara singkat.
Dengan dorongan dari teman sekelasnya dan bimbingan dari Carnegie, mereka berhasil menghilangkan ketakutan dan mampu berbicara dengan memuaskan. “Tanpa mengetahui apa yang sedang saya lakukan, saya tidak sengaja menemukan metode terbaik untuk menaklukkan rasa takut,” kata Carnegie. Kursus public speaking Carnegie menjadi terkenal sehingga dia diminta mengajarkannya di kotakota lain. Bertahun-tahun kemudian, dia terus memperbaiki dan mencari metode-metode baru kursusnya. Kursusnya kemudian diajarkan di sebagian besar negara dan telah memengaruhi banyak orang di berbagai lapisan masyarakat, mulai dari buruh pabrik dan pegawai kantoran, pemilik dan manajer bisnis hingga para pejabat pemerintahan dan politisi.
Tujuan utama sebagian besar peserta kursus public speaking adalah untuk menaklukkan kegugupan, lebih percaya diri, lebih tenang, dapat berpikir jernih, dan mampu menyampaikan pendapat dengan jelas dan logis. Dalam pelatihan public speaking, ada empat hal penting: awalilah dengan kemauan yang kuat dan besar; kuasai apa yang akan dibicarakan; bertindaklah dengan percaya diri; dan berlatihlah. Pengalaman dan metode-metode yang diajarkan dalam kursus Carnegie kemudian dibukukan: How to Win Friends and Influence People (1936) yang terjual lebih dari 20 juta kopi dan pada 2002 dinobatkan sebagai Buku Bisnis #1 Abad Ke-21, How to Stop Worrying and Start Living (1948) yang juga terjual jutaan eksemplar,lalu buku the Magic of Speaking yang terbit kali pertama pada 1962.
Dalam edisi terbaru yang terbit pada 2005, buku klasik itu lebih disesuaikan bahasanya, berisi ide, cara, dan pembahasan yang sesuai dengan aslinya, termasuk pidatopidato Carnegie dan berbagai pelatihan diksi yang berkesinambungan pada setiap babnya.Tujuannya untuk melatih penggunaan dan pelafalan kata-kata saat pidato. Buku ini juga merestorasi apendiks milik Carnegie dari tiga karya klasik: Acres of Diamonds karya Russell H Conwell, A Message to Garcia karya Elbert Hubbard, dan As a Man Thinketh karya James Allen. Karena penulisan buku ini dimulai pada 1920-an, di dalamnya memuat banyak tokoh yang sangat terkenal pada masanya. Hingga kini,prinsip-prinsip pidato mereka tetap masih dapat terapkan.
Mengenai hal ini dibahas panjang lebar di bagian ketiga: bagaimana para pembicara terkenal mempersiapkan pidato-pidato mereka? Lagi, saya ambil contoh Abraham Lincoln––karena paling banyak diceritakan dalam buku ini. Ketika membaca metode Lincoln dalam buku ini, kita akan melihat bagaimana Dean Brown dalam kuliahnya memuji beberapa prosedur yang digunakan Lincoln tiga perempat abad silam.Salah satu pidato Lincoln yang terkenal adalah ketika dia mengumumkan visi profetiknya mengenai perbudakan dan serikat pekerja: “Sebuah negara yang terpecah-pecah takkan bisa bertahan. Saya percaya pemerintah ini takkan bisa menahan separuh perbudakan dan separuh kebebasan, untuk selamanya.
” Pidato ini lahir ketika Lincoln mengerjakan pekerjaan rutinnya: ketika makan, menyusuri jalan, duduk di gudang untuk memerah susu sapinya, pergi ke toko daging dan bahan makanan setiap hari dengan mengenakan syal kelabu usang di bahunya, keranjang belanja di tangannya, putra kecil di sampingnya yang terus mengoceh dan bertanya. Lincoln terus berjalan, tenggelam dalam pikirannya sendiri,dan memikirkan pidatonya.
Dari waktu ke waktu selama proses perenungan dan pemikiran, Lincoln menulis catatan, fragmen, dan kalimat di mana saja: mulai dari amplop yang berserakan, bercarik-carik kertas, sobekan kantong kertas, atau apa pun yang bisa dijadikan media tulis. Semua catatan ini dia simpan di ujung topinya dan terus dibawa sampai dia siap untuk duduk dan menyusunnya dengan rapi,menulis dan merevisi seluruh catatannya, lalu menyusunnya untuk dijadikan pidato.(*)
Hendri F Isnaeni, Penulis Sejarah di Majalah Historia Online (www.majalah historia.com) Peraih Paramadina- The Jakarta Post Fellowship

(M. Husnil, Forum Keadilan Januari 2011)
Kesan itu bukan hanya datang dari para pengamat dan peneliti tentang intelijen, tapi juga datang dari orang dalam sendiri. Robert Wallace mengakui hal tersebut dalam buku ini. Wallace pensiun dari CIA setalah 32 tahun bekerja sebagai perwira operasi dan eksekutif senior CIA,. Artinya, ia sudah makan asam garam di dunia intelijen. Untuk mengukuhkan pendapatnya, Wallace mengajak H. Keith Melton untuk berkolabor asi menyusun buku ini. Melton adalah salah satu anggota dewan direksi International Spy Museum di Washington DC dan sejarawan yang mengkhususkan diri dalam teknologi rahasia dan "keterampilan" spionase.
Buku ini tidak terjebak kepada sejumlah peristiwa yang didalangi CIA, melainkan tentang bagaimana mereka beraksi. Jika dalam film film tentang spionase seperti James Bond 007 yang
mengutamakan kecanggihan teknologi, make buku ini membuka mata kita bahwa mereka berpadu dengan sulap. Dalam hal ini, John Mulholland adalah jagonya. Dan, di bagian pengantarnya buku ini memang tentang seorang pesulap hebat Amerika dan jalan hidupnya yang bersinggungan dengan intelijen Amerika pada saat genting di awal sejarah intelijen di sana.
Mulholland adalah seorang pesulap profesional den mendapatkan ketenaran dan materi dari profesinya. la mulai direkrut oleh CIA pads 1953 untuk mengajar trik trik sulap kepada para perwira lapangan agar bisa mereka gunakan dalam setiap operasi. Namun keterlibatannya dengan CIA tidak ada yang mengetahuinya sampai Ben Robinson menerbitkan biografi Mulholland pada akhir 2008 dengan judul MagiCIAan:John Mulholland’s Secret Life.
Selain mengajar, Mulholland juga diwajibkan untuk menulis buku manual yang bisa mereka gunakan. Ada beberapa buku manual sulap yang Mulholland ciptakan di antaranya Some
Oerational of the Arty of Deception dan Recognition Signal. Mulholland memberitahu para perwira bahwa kesuksesan mereka, berbeda dengan kesuksesan para pesulap, bergantung pada kenyataan bahvva mereka tidak dikenali atau bahkan tidak dicurigai sebagai pelaku trik. Teknik teknik tipuan yang ia ajarkan untuk menyerahkan pil, serbuk, dan ramuan CIA itu barns dilakukan secara sembunyi sembunyi. Namun jika disaksikan banyak orang yang menyadarl kegiatan tersebut, mereka akan segera melawan den menangkap mata mata tersebut
Bagi pesulap, ilusi yang ditampilkan dengan sempurna adalah tujuan akhir. Bagi mata mata, ilusi hanyalah sarana untuk mengalihkan perhatian terhadap aksi terselubung. Agar sukses, ilusi spionase harus tahan terhadap pengamatan langsung penonton (orang biasa) dan pengawasan perwira kontraintelijen profesional (penyelidikan terhadap musuh), tanpa menampilkan keikutsertaan ataupun identitas agen.
Teknik teknik tipuan yang digunakan pesulap pertunjukan bila digabungkan dengan keajaiban teknologi akan mendatangkan potensi yang menarik untuk mendukung pengiriman barang secara terselubung dan komunikasi secara rahasia,Prinsip prinsip sulap dari Mulholland selaras dengan doktrin CIA mengenai kecakapan untuk saling bertukar dan dalam beberapa decade berikutnya para konsultan yang bertalenta dari dunia sulap member CIA ilusi-ilusi inovatif
untuk menutupi den mengaburkan operasi terselubung,
Selain menguraikan sejumlah trik yang dijalankan intelijen, buku ini juga mendedahkan barang barang yang mereka gunakan. Misalnya, bagaimana mereka bisa kabur dari penyergapan dan keluar dari borgol secepat kilat. Dengan menggunakan¬ gunting bedah, mereka bisa lepas dari borgol. Ada pula koin yang digunakan untuk menyimpan data dan alat alat rahasia lainnya.
Meskipun menguraikan trik trik lama para pesulap, buku ini berguna bagi semua orang yang hendak mengetahui mereka bekerja. Dengan begitu, mungkin kita bias menghindari bila ternyata trik trik itu masih digunakan oleh intelijen dan ternyata kita adalah sasaran mereka.

(Hendri Isnaeni, Seputar Indonesia, Januari 2011)
Menciptakan bahasa tubuh yang harmonis dalam berkomunikasi penting karena bahasa tubuh merupakan cerminan kepribadian. Bahasa tubuh merupakan bentuk komunikasi paling fasih, indah, jujur, dan sangat berpengaruh. Ketika kita berkomunikasi dengan orang lain, 55 persen yang ditangkap oleh lawan bicara merupakan dampak dari bahasa tubuh. Sedangkan dampak dari nada bicara 38 persen dan kata-kata hanya 7 persen. Menggabungkan ketiga komponen tersebut akan membuat kita sukses atau malah dianggap pembohong. Jika caranya benar, maka akan menuai dampak positif. Jika caranya salah, kita malah tidak akan dipercaya dan diabaikan oleh lawan bicara kita. Kuncinya adalah harmonisasi.
Inilah yang disebut komunikasi sempurna. Artinya perkataan, nada bicara, dan isyarat nonverbal (bahasa tubuh) menari dalam irama yang sama. Gabungan ketiganya menyatu satu sama lain dan saling melengkapi. Dengan cara ini akan tampak jujur dan apa adanya, serta benar-benar bermaksud seperti yang dikatakan.
Sangat penting untuk menjaga agar komunikasi terlihat selaras. Kelihatannya mudah, tapi sebenarnya tidak juga. Ketidakharmonisan bahasa tubuh tidak selalu disebabkan oleh karena berbohong atau ingin menutupi sesuatu. Bahasa tubuh bisa meleset gara-gara banyak hal. Salahsatunya yang paling sering adalah karena malu. Perasaan malu menyebabkan terjadinya gerakan tubuh yang tidak selaras.
Semakin merasa diperlihatkan atau diawasi, maka gerak tubuh biasanya semakin aneh. Contohnya, ketika menyambut seorang klien dengan berkata betapa senangnya bertemu dengannya, namun karena malu, mata kita malah berkedip ke lantai ketika mengatakannya, atau tidak menjabat tangannya dengan hangat, atau malah melipat tangan untuk menjaga jarak. Dengan begitu, klien bisa ragu.
Dalam buku ini, ahli bahasa tubuh, perilaku sosial, dan pencitraan Judi James menyarankan beberapa hal agar bahasa tubuh harmonis, yaitu fokus pada sasaran ketika berbicara, posisikan diri sebagai penerima pesan, hindari menggunakan gaya berlebihan, atur nafas dan kendurkan otot-otot tubuh sebelum berbicara, jika otot pundak tegang postur tubuh akan terlihat aneh, gerak isyarat alami akan selalu muncul sepersekian detik lebih dulu sebelum kata-kata keluar, latihan berbicara di depan cermin setinggi tubuh, dan bayangkan diri berbicara dengan gaya isyarat yang anggun. Sementara, untuk menghindari ketidakharmonisan maka jangan meniru gaya orang lain, hapuskan ekspresi datar, dan waspadai pesan nonverbal yang tidak terkendali.
Harmonisasi berlebihan adalah ketika perkataan, nada bicara, dan isyarat nonverbal berjalan beriringan, tapi karena terlalu bersemangat membuat lupa diri. Ini tidak bagus. Hal ini bisa diketahui dari nada bicara yang terlalu keras dan gerakan tubuh berlebihan. Harmonisasi berlebihan adalah musuh kerendahan hati. Gaya ini tidak laku kecuali seorang presenter televisi belanja. Harmonisasi berlebihan juga disebut sebagai isyarat yang mubazir dan amat menyiksa.
Judi menyebut harmonisasi berlebihan sebagai “penipu ulung” atau “politisi”. Contohnya Mantan Perdana Menteri Inggris Anthony Charles Blair (Tony Blair) yang matanya berkaca-kaca lalu mengedip-ngedipkan mata akibat sesuatu hal yang dianggap agak menyedihkan. Atau sama seperti mantan Perdana Menteri Inggris Gordon Brown yang sedang memainkan piano raksasa tak kasat mata. Dia menusuk-nusukkan kedua jari telunjuknya di udara ketika berpidato tentang sesuatu yang tidak penting.
Di Indonesia, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono jug memperagakan harmonisasi berlebihan. Dengan hati-hati dia menata bahasa tubuh dan gaya bicaranya. Namun hasilnya publik malah menilannya sebagai politik pencitraan. Seperti dijelaskan editorial Berdikari Online, 11 Oktober 2010: “Gaya politik pencitraan memang sangat menonjolkan ‘tampilan luar’, yaitu gaya berpidato, ekspresi emosional, pandai bersandiwara, dan pintar membeberkan angka-angka fantastis. Ketika sedang berpidato di depan publik, maka penampilannya akan seperti pemain sinetron yang pintar mengundang air mata penonton, ataupun ‘tukang jual obat’ yang pintar menipu calon pembeli.”
Akibat terlalu berlebihan membuat orang-orang malah tidak akan suka, “karena orang lain bisa mencium kepalsuan bahkan dari jarak yang sangat jauh,” kata Judi yang selalu muncul dalam acara terkenal Big Brother, The Xtra Factor, Newsnight, dan Sky News.
Untuk menghindari harmonisasi berlebihan, Judi menyarankan pertama, jaga isyarat tangan agar tetap berada dalam zona kongruen, yaitu zona di antara pundak dan pinggang, semakin tinggi posisi tangan akan semakin tampak tidak harmonis. Kedua, jika bukan tipe orang yang tergila-gila dan terlalu bersemangat dengan bahan yang akan disampaikan maka turunkan nada bicara beberapa not. Ketiga, seperti biasa, latihan di depan cermin besar untuk mengurangi kekuatan bahasa tubuh yang terlalu berlebihan.
Selain masalah harmonisasi berlebihan, ternyata tidak semua bahasa tubuh dapat menyampaikan segala pesan secara ideal. Karena manusia lebih suka menekan segala isyarat negatif yang dimilikinya. Ini disebut dengan “mengenakan topeng”.
Pencitraan dan penampilan menjadi ukuran dalam sebuah keberhasilan bagi masyarakat saat ini. Hanya kurang dari tiga detik, secara tak sadar manusia saling menilai satu sama lain berdasarkan bahasa tubuh mereka. Melalui gaya bahasanya yang unik dan jenaka, Judi menunjukkan cara menafsirkan gerakan tubuh manusia beserta pesan-pesan tersembunyi di baliknya secara tuntas dan baik dipergunakan untuk karier, urusan bisnis, pergaulan, percintaan, meningkatkan popularitas di depan umum, dan lainnya.
Buku ini berisi informasi dan tips-tips sederhana dan praktis untuk menggali, membaca, memahami pencitraan diri kita, dan mengekspresikannya secara akurat. Tapi tidak berlebihan.[]
Hendri F. Isnaeni
Penulis Sejarah di Majalah Historia Online (www.majalah-historia.com)
Peraih Paramadina-The Jakarta Post Fellowship
Monday, December 13, 2010

Untuk menyelamatkan ibunya,Clay harus pergi ke Kota Kaca, kota leluhur pemburu bayangan. Tapi, dia memasukinya tanpa izin, yang berarti melanggar hukuman dan terancam dihukum mati. Lebih parah lagi, Simon dipenjara selama dia tidak mau bersaksi mengambinghitamkan keluarga lightwood. Ketika ternyata Jake tidak menginginkan Clary di sana, Sebastian yang misterius membantu Clary menyingkap rahasia keluarganya.
Sementara itu, Valentine hendak memanggil semua malaikat dan semua iblis. Dia siap menghancurkan ras pemburu bayangan kalau mereka tidak mau tunduk padanya. Kini, satu-satunya harapan mereka untuk bertahan adalah dengan meminta bantuan Penghuni Dunia Bawah Tanah. Tapi, bisakah kedua pihak tersebut mengesampingkan kebencian mereka demi bekerja sama ? Dalam kegentingan ini, apakah Jace rela mengorbankan nyawanya demi Clary ? Bisakah Clary menggunakan kekuatan barunya untuk menyelamatkan Kota Kaca, apapun akibatnya ?
(Hendri Isnaeni, Seputar Indonesia, Oktober 2010)
Meski Oppenheimer menyadari bahwa AsiaTenggara telah meminjam banyak -dalam hal agama dan ide- dari tetangga mereka di India dan China daratan, juga dari Barat. Namun, dia mempertanyakan peradaban yang telah ada sebelum kedatangan budaya India, Cina dan Barat itu.
Rasa penasaran Oppenheimer semakin memuncak setelah menyelesaikan kontrak dua tahun sebagai dokter anak. pemerintah Papua Nugini pada 1978. Setahun kemudian dia kembali ke Papua Nugini sebagai seorang akademisi untuk melakukan penelitian tentang anemia pada anak-anak di pantai utaraPapua Nugini.
Oppenheimer berbicara kepada sesepuh desa tentang hasil awal penelitian, serta memberitahukannya tentang perbandingan genetis dalam darah anak-anak dari desa-desa tertentu di sepanjang garis pantai utara. Sesepuh desa menatap Oppenheimer dengan penuh penasaran, dan dia mengatakan bahwa anak-anak itu adalah keturunan Kulabob. Belakangan, Oppenheimer tahu bahwa sesepuh itu sedang mengacu pada sebuah mitos migrasi kuno "Kulabob dan Manup" yang terkenal bagi orang-0rang pesisir.
Mitos ini belakangan juga dikenali oleh para antropolog sebagai sebuah mitos migrasi. Dan para penduduk desa keturunan Kulabob yang berpindah ini menuturkan bahasa-bahasa yang mirip dengan orang-orang di Asia Tenggara dan Polinesia. Mutasi genetis pada anak-anak Kulabob di sepanjang pantai utara Papua Nugini, tahan terhadap malaria dan ternyata merupakan penanda kunci yang menaungi jejak migrasi orang-orang Polinesia ke Pasifik. Para keturunan Manup dianggap sebagai orang Papua asli yang telah bermigrasi ke Papua Nugini jauh lebih awal sclama Zaman Es, dan sebagian besar melewati jaringan darat-kajian tentang jejak genetis ini masih berlanjut ketika buku ini ditulis.
Oppenheimer mulai bertanya-tanya: apa yang mendorong orang-orang kuno Asia Tenggara meninggalkan kampung halamannya yang rindang dan subur, mereka berlayar di luasnya perairan Pasifik, meninggalkan "sidik jari" genetis, budaya, dan bahasa di sepanjang utara Papua Nugini dalam perjalanan mereka ke timur ?
Dengan menggunakan pisau bedah penelitian geologi, arkeologi, linguistik, dan genetika, Oppenheimer menemukan bahwa orang-orang kuno Asia Tenggara bermigrasi karena diusir oleh banjir.
Sebelum banjir dahsyat, Asia Tenggara merupakan pulau besar yang membentuk sebuah benua berukuran dua kali India pada puncak Zaman Es sekitar 20.000 sampai 18.000 tahun lalu. Meliputi Indo-China, Malaysia, dan Indonesia, Laut Cina Selatan dan Teluk Thailand dan Laut Jawa yang dulunya kering, imembentuk bagian-bagian yang menghubungkan benua tersebut. Secara geologis, benua yang setengah tenggelam ini disebut paparan Sunda atau Sundaland
Banjir besar secara berturt-turut pada 14.000,11.500, dan 8.000 tahun lalu,telah menaikkan air laut setinggi 120 meter. Daerah dataran rendah Asia Tenggara tenggelam seluas India. Yang tertinggal hanya pulau-pulau pegunungan yang terpencar-pencar. Daratan yang dulu membentang di antara Korea, Jepang, China, dan Taiwan, kini disebut Laut Kuning dan Laut China Timur. Pelabuhan-pelabuhan masa kini di sepanjang garis pantai selatan China, seperti Hong Kong, pada Zaman Es adalah daratan yang pan jangnya ratusan mil.
Ketika kenaikan air laut mencapai puncaknya pada 8.000 tahun lalu, rangkaian migrasi terakhir dari penduduk Asia Tenggara dimulai. Dengan rute-rute migrasi:
ke selalan meuju Australia. Ke timur menuju Pasifik. Ke barat masuk ke Samudra Hindia.Dan ke utara masuk ke Daratan Asia.
Keturunan masa kini dari para pengungsi timur di Pasifik, mendiami banyak pulau Melanesia, Polinesia, dan Micronesia, menuturkan bahasa dari rumpun Austronesia, yang juga digunakan oleh penduduk Asia Tenggara. Dalam perjalanan, mereka membawa binatang domestik dan tanaman-makanan dalam kano-kano laut yang besar. Beberapa di antara mereka yang lari ke barat membawa tumbuhan beras (padi) ke India. Mereka yang berasal dari Asia Tenggara utara lari ke Indo-China dan Asia, membangun budaya-budaya rumit di China Barat Daya,
Burma (Mynnmor), dan Tibet. Mereka menuturkan bahasa dari rumpun bahasa besar Asia Tenggara lainnya: Austro-Asiatik, Tibeto-Burman, dan Tai-Kadai.
Di atas itu semua, penyebaran awal akibat banjir besar itu telah membangun jalur-jalur komunikasi dan perdagangan ke seluruh Eurasia dan Pasifik Selatan yang kemudian memastikan arus yang cepat dan berkelanjutan berisi pemikiran, pengetahuan, dan keahlian.
Buku ini -dan lebih dari 30 makalah- yang ditulis Oppenheimer dengan beberapa rekannya selama 12 tahun menghasilkan hipotesa utama bahwa sebagian besar nenek moyang bangsa Polinesia lahir di Melanesia dan Asia Tenggara. Beberapa makalah juga menunjukkan bahwa garis gen ini berasal dari Indonesia dan Polinesia sebelum 5.000 tahun lalu, sebagian sebelum Zaman Es terakhir.
Dengan demikian, tak terelakkan lagi keberlangsungan genetik penting di Indonesia lebih dari ribuan tahun. Tingkat keberlangsungan genetik ini bertentangan dengan pendapat kaum ortodoks yang mengatakan bahwa para petani padi dari Taiwan yang berbahasa Austronesia telah menggantikan bekas penduduk Asia Tenggara 3.500 tahun lalu.(*J
Thursday, January 14, 2010

Apakah Atlantis sekadar mitos atau sebuah dongeng moral? Selama dua puluh lima abad sejak masa Plato, ribuan buku tentang Atlantis telah ditulis. Sayangnya perkara Atlantis masih jauh dari terselesaikan. Misteri tentang letak tenggelamnya Atlantis pun belum pernah terjawab, dengan memuaskan meskipun ratusan tempat di berbagai belahan dunia diklaim sebagai lokasi.diantaranya seluruh wilayah Mediterania, Laut Utara, Pesisir Laut Atlantik di Eropa dan Afrika, kawasan di tengah Samudra Atlantik, Amerika, dan sebagainya. Bahkan, para pakar pengkaji Atlantis belum bersepakat apakah Atlantis pernah ada atau tak lebih dari khayalan Plato belaka tentang dongeng moral yang dibuat Plato sebagai latar belakang etis bagi republik khayalan yang ideal, ia ke-mukakan dalam karya-karya lainnya, khususnya yang berjudul Republik.
Setelah melakukan penelitian selama 30 tahun, Prof Arysio Santos, atlantolog, geolog, dan fisikawa nnuklir Brasil, memastikan kepada dunia bahwa situs Atlantis adalah Indonesia. Ciri-ciri Atlantis yang dicatat Plato secara mengejutkan sangat cocok dengan kondisi geograf is Indonesia.
Plato menulis, Atlantis tidak mengarah kepada apa pun selain deskripsi tentang sebuah daratan yang sebenarnya pernah ada pada Zaman Es, masa ketika temperatur global mencapai 15 derajat lebih dingin daripada sekarang. Berlawanan dengan lingkungan sekitar, Atlantis yang digambarkan Plato adalah surga beriklim tropis yang penuh dengan segala jenis keindahan dan kekayaan: daratan-daratan yang luas dan ladang-ladang yang indah, lembah dan gunung-gunung; batu-batu permata dan logam dari berbagai jenis berharga dan banya kayu-kayu wangi, wewangian dan bahan celup yang sangat tinggi nilainya; sungai-sungai, danau-danau dan irigasi yang melimpah pertanian yang paling produktif, istana-istana bertabur emas, tembok perak dan benteng; gajah dan segala jenis binatang buas, dan sebagainya.
Dengan meneliti tradisi-tradisi suci dari banyak bangsa, Yunani, Romawi, Mesir; Mesopotamia,Tunisia, India, Amerika, Hindu, Budha,Yahudi-Kristen, dan sebagainya, Santos menjelaskan manka di balik "dalam petaka satu hari satu malam". Santos menyimpulkan penyebab tenggelamnya Atlantis adalah akibat banjir semesta yang tingginya mencapai satu mil
Secara geologis, Santos menjelaskan, Indonesia terletak di persimpangan tiga lempeng benua--ketiganya bertemu di sini-- menciptakan tekanan pada lapisan kulit bumi. Akibatnya, lapisan kulit bumi di wilayah ini terdesak ke atas membentuk paparan-paparan yang luas (Paparan Sunda dan sebagainya) dan beberapa barisan pegunungan yang sangat tinggi. Paparan-paparan ini agak dangkal dan pada zaman es, ketika permukaan laut turun ratusan meter, merekapun terlihat
Hal ini terjadi Zaman Es,masa ketika Atlantis berkembang pesat. Seluruh wilayah ini sangat rentan terhadap gempa bumi hebat dan letusan gunung berapi dahsyat yang kerap mengakibatkan kerusakan sangat parah. Karena itu, terlihat beberapa catatan geologis. Gempa bumi dan tsunami mengerikan yang dialami Aceh lima tahun lalu, hanyalah episode terakhir dari seluruh rangkaian peristiwa panjang dalam masa sejarah dan prasejarah, seperti yang tampak dalam catatan geologis wilayah tersebut
Kehadiran buku ini menuai pro dan kontra. Ketika didiskusikan di Pusat Geologi Bandung, pada November 2009, dengan menghadirkan Awang H Satyana, ahli Geologi BP Migas, terjadi perdebatan panas. Menurut Awang, buku tersebut memiliki beberapa kelemahan, di antaranya adalah Santos mengemukakan bahwa lokasi Atlantis terletak di paparan Sunda. Lokasi tersebut mengalami gempa tektonik yang menyebabkan wilayah terkena dampak dari letusan Gunung Krakatau yang menyebabkan tsunami sangat besar. Tsunami tersebut menurut hipotesa Santos telah menenggelamkan daratan di Paparan Sunda. Menurut Awang hipotesa tersebut tidak memiliki bukti geologis dan tidak memiliki dasar. Begitu pula ketika dibedah disalah satu stasiun televisi, pembicaranya seorang ahli gempa Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof MT Zein, kontra dengan pendapat Santos. Meski demikian, ia menyambut baik dan mengimbau agar buku ini memancing ilmuwan Indo¬nesia untuk melakukan penelitian tentang Atlantis. Karena hingga kini, ilmuwan Indonesia belum ada yang melakukan penelitian mengenai Atlantis. Adakah yang berminat menjadi atlantolog?(*)
Hendri F Isnaeni, Peneliti SejarahPSIK Universitas ParamadinaPeraih Paramadina-The JakartaPost Fellowship.
Sunday, December 13, 2009

buku ini sangat mengasyikan, karena kita bisa memperoleh advice sederhana yang mampu menggugah semangat dan kreativitas.
(Wasis Wibowo, Seputar Indonesia, Desember 2009)
Jadi cukup wajar bila banyak pengusaha atau bisnisman lebih senang menyewa konsultan bisnis untuk membantu memecahkan permasalahan yang dihadapi. Tentunya bayaran yang diberikan pun bisa selangit untuk sebuah solusi yang diberikan.
Namun, Anda nggak usah keburu panik untuk mendapatkan berbagai solusi bisnis yang ada dalam buku-buku bisnis terbaik. Untuk membantu Anda menyaring buku-buku bisnis terbaik dan mengungkapkan sari pati isi yang dibutuhkan, 800-CEO-READ meringkas dalam 100 Buku Bisnis Terbaik Sepanjang Masa.
Buku yang ditulis Jack Covert & Todd Sattersten ini pun sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dan diterbitkan oleh Ufuk Publishing House. Walaupun sudah disaring men jadi 100 buku dan dikupas melalui tulisan resensi yang apik, buku ini masih cukup tebal sekitar 482 halaman.
Untuk memudahkan Anda memilih tema yang tepat, Jack &Todd membagi dalam 12 tema utama. Di antaranya, Kepemimpinan, Strategi, Manajemen, Biografi, Kewirausahaan, Ide-ide Besar,Inovasi dan Kreativitas, serta Penjualan dan Pemasaran. Jadi Anda bisa dengan mudah memilih bagian mana yang dibutuhkan untuk mendapatkan solusi bisnis yang tepat.
Misalnya, pada bagian pertama yang berjudul Anda, memuat sejumlah buku yang membantu para bisnisman dan pengusaha melejitkan potensi diri serta memberi trik membangkitkan semangat kerja. Namun, perlu diingat dalam buku lOO Buku Bisnis Terbaik Sepanjang Masa hanya menampilkan ringkasan isi buku dan semuanya adalah buku terbitan luar negeri (Amerika Serikat)
Bila Anda ingin mengetahui secara detail, bisa langsung men can buku tersebut atau yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, seperti buku bisnis klasik Good to Great atau Never Give In yang berisi kata-kata motivasi dari Winston Churchill. Jadi buku ini pun berperan sebagai panduan untuk mendapatkan referensi buku bisnis yang Anda butuhkan. Di dalamnya; juga diberikan rekomendasi buku bisnis lanjutan yang layak dibaca.
Saya pikir buku ini sangat mengasyikan, karena kita bisa memperoleh advice sederhana yang mampu menggugah semangat dan kreativitas. Apalagi penulis menyisipi cerita menarik tentang bisnis yang terkandung dalam buku anak-anak, terekam di layar lebar, dan profil para penulis buku bisnis handal. Buku ini menunjukkan inovasi para penulisnya menuangkan ide dengan membedakan buku bisnis melalui kumpulan resensi yang menarik. Ada baiknya; Anda jangan melewatkan buku in

Rancangan SS2 diperkenalkan di Mojave, California, AS, kemarin. Branson mengaku akan menguji kemampuan SS2 dalara waktu dekat.Bos Virgin Group ini berencana menerbangkan pesawatnya untuk pertama kali ke New Mexico. Uji coba tidak selesai sampai di sini.
Setelah New Mexico, Branson akan membawa pesawatnya berkeliling dunia. Jika Branson menyatakan "Ok", para hartawan dunia perlu bersiap diri. Pada 2011 mendatang, jika SS2 benar-benar sudah layak terbangmenembus atmosfer, maka penjelajahan luar angkasa bisa dimulai.
SS2 dibentuk dari material campuran karbon berbobot ringan dan dilengkapi dengan mesin bertenaga hibrida. Pesawat luar angkasa sepanjang 18 meter ini mampu menampung satu pilot, dua kru, dan ruang istimewa untuk enam penumpang.
SS2 memang belum diujicobakan. Rencana penerbangan luar angkasanya pun masih tersisa dua tahun lagi. Namun, hingga kini telah tercatat 300 orang yang telah memesan tempat dalam penerbangan perdana SS2.
Untuk menikmati sensasi melayang-layang dalam SS2 dan pemandangan jutaan bintang di luar angkasa., para calon penumpang bahkan rela mengeluarkan biaya sebesar USD200.000 (sekitar Rp l.9miliar).
Bagi para jutawan, tentu jumlah ini sesuai dengan apa yang mereka harapkan ketika berada jutaan tahun cahaya dari bumi.Beberapa nama tenar saling berlomba mendapatkan tiket pertama SS2. Terdapatlah nama penulis Stephen Hawking dan ilmuwan lingkungan James Lovelock.
"Luar biasa ketika berpikir bahwa 450 astronot Rusia, China, dan Amerika Serikat (AS) pernah menjelajah luar angkasa," ujar Branson. Berangkat dari pemikiran itu maka miliarder ini pun ingin agar kelompok nonastronot bisa menikmati keindahan luar angkasa dari jarak dekat.
Inovasi terbaru Branson ini merupakan satu dari sekian banyak obsesi masa kecilnya.Dia mengaku kerap memimpikan bisa menjelajah luar angkasa sejak melihat gambar pendaratan manusia pertama dibulan.
Branson percaya, bukan hanya dirinya yang memiliki mimpi itu. Berjuta manusia di bumi pastinya ingin keluar sejenak dari planetnya dan menikmati penjelajahan luar angkasa yang sesungguhnya. '"Akan menjadi hal yang menakjubkan jika kita dapat melihat keindahan planet bumi dari sebuah tempat yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya," paparnya.
Pada 2004 iaiu Branson memunculkan produk pendahulu SS2. Pesawat ini dinamakan dengan Space Ship One fSSl), Sebagai pesawat pendahulu, tentu SS1 memiliki kekurangan yang akhirnya diperbaiki dalam rancangan SS2.
Tidak seperti SS2, SS1 hanya mampu menampung satu pilot dan dua penumpang. Sementara iti SS2 masih sanggup menyisakan ruang untuk dua kru dan 4 penunpang lainnya.
Sir Richard Charles Nichole Branson atau lebih dikenal denga Richard Bransonmerupakan pern lik Virgin Group.Tahun ini Branso menduduki peringkat 261 oran terkaya di dunia versi Forbes. Forh menaksir kekayaan Branson raei capaiUSD2,5miliar.
Di adalah pemilik perusahaa rekaman ternama dunia, Virgi Records,yang telah melahirkan s
ejumlah musisi internasional. Pada 1984 Branson mendirikan perusahaan penerbangan bernama Virgin Atlantic Airways, dilanjutkan dengan Virgin Mobile, dan Virgin Blue.
Selain itu, Branson memegar hak kepemilikan atas perusahaan penerbangan Eropa, Virgin Express, yang kini telah merger dengan SN Brussels Airlines dan berganti nama menjadi Brussels Airlines. Dia juga membuka perusah an penerbangan yang berpusat Nigeria dan dinamakan Virgin Nigeria.
Branson melirik industri minuman dan lahirlah Virgin Cola dan Virgin Vodka. Virgin Group tersebar di berbagai negara dan juga beragam sektor industri. Seseorang seperti Richard Branson tentu punya kiat jitu atas kekuatan bisnisnya.
"Saya memiliki perhatianya besar pada nilai kehidupan. Saya selalu memupuk perasaan itu di hati saya sehingga saya tidak pernah gentar menghadapi segala tantangan," jawabnya.
Monday, October 12, 2009
Buku ini mengangkat kisah nyata kehidupan penulisnya, Frank McCourt, yang menghabiskan masa kecil dan remajanya dalam keluarga miskin di Irlandia, dan cita-citanya untuk kembali ke Amerika, tempat ia dilahirkan. Sebuah penuturan tentang bagaimana bertahan hidup dikelilingi kemiskinan, cuaca yang tak bersahabat, penyakit, kematian, dan kekuasaan pemuka agama, dan berjuang demi kehidupan yang lebih baik.
Humor dan kelincahan Frank McCourt bercerita mampu membuat Anda mengabaikan bahwa ini cerita tentang hidup yang suram. Kemenangan demi kemenangan yang kerap diraih Frank McCourt kecil dengan cara tak terduga akan membuat Anda tersenyum dan.tertawa-tawa sendiri, atau haru dan ikut tersindir.(*)
Tuesday, September 29, 2009

...dia juga menampilkan sisi paling manis, bagaimana menghormati dan menyejahterakan manusia yang sering dilupakan para pemuja kapitalisme
(Wasis Wibowo, September 2009)
Agar lebih elegan dia paling hanya menambahkan dengan mengenakan jas dan celana panjang katun dengan warna senada. Alih-alih mengenakan dasi, dia tetap membiarkan dua kancing atas kemejanya terbuka. Agar tampak rapi dan sopan, paling dia hanya memasukkan bagian bawah kemejanya ke dalam celana.
Rambutnya yang pirang dibiarkan tumbuh panjang sampai di bawah telinga. Tanpa model potongan yang trendi dan olesan minyak yang membuat rambut klimis, riap-riap rambutnya yang tergerai lebih pas mengiringi tingkah polahnya yang tak bisa diam. Penampilannya yang bebas bahkan cenderung urakan itu, seakan mencerminkan jiwa dan idenya yang"gila" dalam mengarungi dunia bisnis global.
"Menjalankan bisnis dengan mengenakan pakaian tidur pun, tak akan membuat kapasitasku berkurang. Begitu juga ketika aku mengenakan setelan resmi, kapasitasku tak akan seketika bertambah,"ujarnya enteng.
Begitulah filosofi Richard Branson dalam berbisnis. Menjalankan bisnis tidak harus selalu mengikuti pakem yang kaku seperti teori dalam buku-buku ekonomi. Bisnis adalah dunia petualangan, dan yang dibutuhkan adalah jiwa-jiwa yang bebas.
Meski bisnis yang dilakukan terikat dalam sistem yang kompleks dan menggunakan mesin-mesin yang kaku, bukan berarti mengubah jiwa manusia menjadi seperti robot." Bisnis adalah bagaimana memanusiakan mesin-mesin dan sistem yang kita gunakan," katanya.
Mungkin Anda yang selama ini mengagungkan teori yang saklek, memuja sistem yang kompleks, dan tergila-gila dengan kinerja mesin-mesin yang tak kenal lelah dalam bisnis, filosofi Richard Branson pasti akan dianggap omong kosong.
Namun, Richard Branson telah membuktikannya selama bertahun-tahun dan sukses menjalankan bisnisnya di bawah bendera Virgin Group.
Ketika memulai bisnis berusia 16 tahun dia hanya memiliki sebuah majalah bernama Student, kini dia mempunyai ratusan perusahaan di tujuh sektor berbeda senilai USD 7 miliar.
Richard Branson pun menjadi salah satu orang terkaya di dunia dengan harta senilai USD 2.4 triliun dan dianugerahi gelar Sir dari Kerajaan lnggris.
Bisnis dalam kamus Richard Branson terangkum dalam tiga kata, yaitu manusiawi, sederhana, dan menyejahterakan. Semuanya itu diungkapkan langsung oleh Richard Branson secara detail dalam buku karyanya, A Crazy Global Entrepreneur.
Buku setebal 508 halaman yang diterbitkan Ufuk Publishing House ini selain menyajikan kunci sukses bisnis Virgin Group, juga menampilkan kiat Richard Branson menghadapi kegagalan untuk menjadi titik balik kesuksesan.
Dalam buku ini, Richard Branson tak hanya menuangkan ide-idenya yang radikal dalam berbisnis untuk meraih kesuksesan yang sebesar-besarnya.Namun, dia juga menampilkan sisi paling manis, bagaimana menghormati dan menyejahterakan manusia yang sering dilupakan para pemuja kapitalisme.
Tiga kata kunci kesuksesa Richard Branson di j abarkan dalam tujuh bagian dalam buku ini. Ketujuh bagian itu adalah Karyawan, Merek Dagang, Teknik Penyampian, Belajar dari Kesalahan dan Kemunduran, Inovasi, Pengusaha dan Kepemimpinan, serta Tangung Jawab Sosial.
Bisnis harus sederhana, karer bisnis merupakan kegiatan naluriah yang dilakukan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup. Makanya, Virgin Group bergerak di berbagai sektor, seperti transportasi, hiburan, keuangan, turisme, media dan telekomunikasi, kesehatan, serta lingkungan hidup.
Dalam hal ini Richard Branson menolak teori yang menyatakan harus fokus dalam satu bidang dalam menjalankan bisnis. Baginya bisnis dalam satu bidang membatasi kemampuan untuk mengembangkan diri.
"Adalah sebuah pengkhianatan bila bisnis membatasi kemampuan orang untuk berkembang,” tandasnya.
Wasis Wibowo
membuktikannya selama ber-tahun-tahun dan sukses menjalan-kan bisnisnya di bawah bendera Virgin Group.
Ketika memulai bisnis berusia 16 tahun dia hanya memiliki se-buah majalah bernama Student, kini dia mempunyai ratusan per-usahaan di tujuh sektor berbeda senilaiUSD7miliar.
Richard Branson pun menjadi salah satu orang terkaya di dunia dengan harta senilai USD2.4 triliun dan dianugerahi gelar Sir dariKerajaanlnggris.
Bisnis dalam kamus Richard Branson terangkum dalam tiga kata, yaitu manusiawi, sederhana, dan menyejahterakan. Semuanya itu diungkapkan langsung oleh Richard Branson secara detail da¬lam buku karyanya, A Crazy Global Entrepreneur.
Buku setebal 508 halaman yang diterbitkan Ufuk Publishing House ini selain menyajikan kunci sukses bisnis Virgin Group, juga menampilkan kiat Richard Bran-son menghadapi kegagalan untuk menjadi titik balik kesuksesan.
Dalam buku ini, Richard Bran-son tak hanya menuangkan ide-idenya yang radikal dalam ber¬bisnis untuk meraih kesuksesan yang sebesar-besarnya.Namun, dia
membuktikannya selama ber-tahun-tahun dan sukses menjalan-kan bisnisnya di bawah bendera Virgin Group.
Ketika memulai bisnis berusia 16 tahun dia hanya memiliki se-buah majalah bernama Student, kini dia mempunyai ratusan per-usahaan di tujuh sektor berbeda senilaiUSD7miliar.
Richard Branson pun menjadi salah satu orang terkaya di dunia dengan harta senilai USD2.4 triliun dan dianugerahi gelar Sir dariKerajaanlnggris.
Bisnis dalam kamus Richard Branson terangkum dalam tiga kata, yaitu manusiawi, sederhana, dan menyejahterakan. Semuanya itu diungkapkan langsung oleh Richard Branson secara detail da¬lam buku karyanya, A Crazy Global Entrepreneur.
Buku setebal 508 halaman yang diterbitkan Ufuk Publishing House ini selain menyajikan kunci sukses bisnis Virgin Group, juga menampilkan kiat Richard Bran-son menghadapi kegagalan untuk menjadi titik balik kesuksesan.
Dalam buku ini, Richard Bran-son tak hanya menuangkan ide-idenya yang radikal dalam ber¬bisnis untuk meraih kesuksesan yang sebesar-besarnya.Namun, dia
membuktikannya selama ber-tahun-tahun dan sukses menjalan-kan bisnisnya di bawah bendera Virgin Group.
Ketika memulai bisnis berusia 16 tahun dia hanya memiliki se-buah majalah bernama Student, kini dia mempunyai ratusan per-usahaan di tujuh sektor berbeda senilaiUSD7miliar.
Richard Branson pun menjadi salah satu orang terkaya di dunia dengan harta senilai USD2.4 triliun dan dianugerahi gelar Sir dariKerajaanlnggris.
Bisnis dalam kamus Richard Branson terangkum dalam tiga kata, yaitu manusiawi, sederhana, dan menyejahterakan. Semuanya itu diungkapkan langsung oleh Richard Branson secara detail da¬lam buku karyanya, A Crazy Global Entrepreneur.
Buku setebal 508 halaman yang diterbitkan Ufuk Publishing House ini selain menyajikan kunci sukses bisnis Virgin Group, juga menampilkan kiat Richard Bran-son menghadapi kegagalan untuk menjadi titik balik kesuksesan.
Dalam buku ini, Richard Bran-son tak hanya menuangkan ide-idenya yang radikal dalam ber¬bisnis untuk meraih kesuksesan yang sebesar-besarnya.Namun, dia
membuktikannya selama ber-tahun-tahun dan sukses menjalan-kan bisnisnya di bawah bendera Virgin Group.
Ketika memulai bisnis berusia 16 tahun dia hanya memiliki se-buah majalah bernama Student, kini dia mempunyai ratusan per-usahaan di tujuh sektor berbeda senilaiUSD7miliar.
Richard Branson pun menjadi salah satu orang terkaya di dunia dengan harta senilai USD2.4 triliun dan dianugerahi gelar Sir dariKerajaanlnggris.
Bisnis dalam kamus Richard Branson terangkum dalam tiga kata, yaitu manusiawi, sederhana, dan menyejahterakan. Semuanya itu diungkapkan langsung oleh Richard Branson secara detail da¬lam buku karyanya, A Crazy Global Entrepreneur.
Buku setebal 508 halaman yang diterbitkan Ufuk Publishing House ini selain menyajikan kunci sukses bisnis Virgin Group, juga menampilkan kiat Richard Bran-son menghadapi kegagalan untuk menjadi titik balik kesuksesan.
Dalam buku ini, Richard Bran-son tak hanya menuangkan ide-idenya yang radikal dalam ber¬bisnis untuk meraih kesuksesan yang sebesar-besarnya.Namun, dia
Sunday, September 06, 2009

Metode terbaru ini dianggap sebagai yang terbaik dan teknik lanjutan bagaimana mengendalikan hawa nafsu yang menyelimuti emosi dan pikiran manusia
(Wasis Wibowo, Seputar Indonesia, September 2009)
Untuk menjadi manusia yang baik, tentu tak bisa dilakukan lengan cara menghilangkan hawa nafsu. Sebab, hawa nafsu tak bisa dilenyapkan dalam diri manusia. Tak ada kekuatan yang mampu nenghilangkan hawa nafsu sehingga segala upaya untuk melenyapkan hawa nafsu akan nembuat manusia menderita.
Namun, bila manusia membiarkan hawa nafsu menguasai dirinya, maka dia akan menjadi liar. Hal itu, jelas bisa mengiring manusia ke dalam berbagai keburukan, bahkan menghancurkan diri sendiri.Meski demikian, hawa nafsu bisa dikendalikan. Dan, manusia yang bisa mengendalikan hawa nafsunya akan mencapai kebahagiaan.
Untuk mengendalikan hawa nafsu dapat dilakukan dengan berbagai metode dan pendekatan yang telah banyak dikembangkan saat ini. Salah satunya melalui pendekatan psikologi dengan menggunakan metode Sedona. Kunci dari metode Sedona adalah dengan melepaskan (letting go).
Metode terbaru ini dianggap sebagai yang terbaik dan teknik lanjutan bagaimana mengendalikan hawa nafsu yang menyelimuti emosi dan pikiran manusia. Selama ini dalam psikologi dikenal dua cara yang populer, yaitu menekan dan mengekspresikan. Metode Sedona ini terbukti mampu melepaskan belenggu emosi dan pikiran buruk manusia untuk mencapai kebahagiaan.
Untuk mengetahui lebih dalam tentang metode Sedona, semua diuraikan secara apik dalam buku The Sedona Methode karya Hale Dwoskin yang diterbitkan Ufuk Publishing House. Buku setebal 476 halaman ini secara garis besar terbagi dalam dua bagian, pertama mengajak kita menjelajahi proses atau teknik pelepasan (letting go) dasar dan motif-motif yang membatasi manusia mencapai kebahagiaan. Bagian kedua, kita akan diajak menjelajahi beberapa wilayah hidup manusia yang bisa dipengaruhi dengan metode Sedona.
Buku ini menjelaskan secara sederhana penerapan metode Sedona, hanya dengan mengajukan tiga pertanyaan kepada diri sendiri. Ketiga pertanyaan itu adalah, Bisakah? Bersediakah ? dan Kapan ?. Ketiga hal itu bisa dilakukan dengan menutup mata seperti bermeditasi atau menuliskannya di atas kertas.
Dengan cara yang sederhana ini, kita diajarkan untuk melepaskan sembilan kondisi emosi yang selalu melekat pada manusia. Di antaranya, perasaan lesu, nafsu, sedih, takut, marah, bangga, semangat, menerima, dan ikhlas. Metode ini mampu melepaskan berbagai beban yang sering membelenggu manusia dan mengantarkan meraih kebahagiaan yang diimpikan.
Buku ini menarik karena tak hanya berisi penjelasan tentang metode Sedona, juga disertakan panduan bagi kita untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Membaca buku ini sama dengan kita mengikuti kelas-kelas yang mengajarkan metode Sedona. Alangkah lebih baiknya bila ada seorang pembimbing agar berbagai instruksi bisa dilakukan dengan baik.
(wasis wibowo)
Thursday, September 03, 2009

Dengan bahasa yang cerdas dan jelas, penulis yang bergelut di bidang psikiatri klinis ini mengantarkan ribuan petuahnya dengan kasih sayang dengan tanpa menggurui
(Permata Kusumadewi, Seputar Indonesia, Aguistus 2009)
Kita semua perlu memahami perkembangan jiwa kita masing-masing. Perkembangan jiwa manusia dicirikan dengan adanya perkem¬bangan mental dan spiritual. Perkenibangan mental dan spiritual ini memengaruhi cara pandang manusia dalam mehhat makna hidup. Semua orang setuju bahwa hidup itu memiliki serangkaian masalah tanpa akhir yang senantiasa ditemani dan dipenuhi oleh rasa sakit maupun rasa senang. Pihhan selanjutnya ada pada diri manusia itu sendiri, mau menyerah pada keadaan dengan mengeluh atau berjuang untuk terus hidup dengan memecahkan segala masalah yang ada. Lantas apa perbedaan di antara pilihan-pilihan tersebut ?
Pada hakikatnya, hidup benar-benar membutuhkan suatu pengakuan, pemahaman, dan penerimaan. Mereka yang menyikapinya dengan berkeluh hanya akan mendapatkan sesuatu yang tidak menguntungkan dan tidak menye-nangkan. Hal itu tentu hanya akan membuat hidup menjadi sulit karena proses untuk menghadapi berbagai persoalan dianggap sebagai sesuatu yang menyakitkan. Orang yang mengeluh tidak mengakui hidup itu memiliki serangkaian masalah karena mereka mengartikan dari sudut pandang bahwa seolah-olah hidup itu seharusnya mudah. Alhasil, mereka menerima bahwa kesulitan yang dihadapi semata-mata hanya sebagai simbol dari bentuk rasa sakit tersendiri.
Adapun bagi mereka yang menghadapinya dengan mencari penyelesaian dan memecahkan masalah akan mendapatkan sesuatu yang menguntungkan dan menyenangkan. Bahwa hidup memiliki maknanya apabila segala kesulitan untuk memecahkan masalah dipahami sebagai suatu proses untuk membantu manusia tetap tumbuh dan berkembang. Menjalani hidup lebih mudah dimulai dengan bagaimana sudut pandang kita melihat suatu kebenaran terbesar, bahwa hidup itu sulit. Kebenaran itu harus dilihat secara utuh dengan sebuah pemahaman dan penerimaan sehingga hal itu tidak lagi menj adi masalah. Karena hidup memang bukan untuk mengeluh.
Buku The Road Less Travelled merupakan buku psikologi, tepatnya psikoterapi, yang terdiri dari 4 bab. Pada bab pertama, penulis M Scott Peck menggunakan instrumen disiplin sebagai perangkat dasar memecahkan atau menyelesaikan semua masalah yang dihadapi sehingga untuk memecahkan semua permasalahan, manusia harus mampu berdisiplin secara total (hlm.34) Artinya, jangan pernah mengabaikan masalah. Prioritas utama adalah berani meng¬hadapi masalah yang sudah men¬jadi tanggung jawab kita untuk memecahkannya. Sama seperti deklarasi hidup yang disampaikan filsuf Nietzche: hadapilah hidup dengan penuh keberanian.
Sebagai alat evolusi spiritual manusia, tentu disiplin tidak hadir begitu saja. Dibutuhkan suatu motif dan energi untuk mewujudkannya. Kekuatan inilah yang disebut cinta dan menjadi inti pembahasan bab 2. Cinta adalah sebuah tindakan, sebuah aktivitas, bukan sebuah perasaan. Bagaimana kita bertindak untuk membuat suatu keputusan yang bijak dan tepat. Contohnya, ketika kita mendengarkan dengan sungguh-sungguh dan berkonsentrasi penuh terhadap orang lain, itu merupakan suatu wujud cinta, Deskripsi tentang cinta ini tentulah menarik karena selama im terjadi kesalahaii konsepsi tentang cmta, yaitu fenomena cinta yang se¬nantiasa erotis terkait dengan seks dan fenomena cinta yang seialu bersifat sementara (him 102). Cinta adalah kerja atau keberanian yang diarahkan untuk menumbuhkan perkembangan spiritual diri kita atau orang lain. Itulah mengapa cinta dikatakan membutuhkan pengembangan diri. Manusia yang hidup senantiasa mengalami per¬kembangan. Dengan ajaran disiplin dan cinta, ia dapat rnelihat berkah dalarn kehidupannya itu.
Bab ketiga menjelaskan perkembangan eksistensi diri ma¬nusia. Manusia diajari untuk berkembang, bergerak, dan tumbuh dalam dimensi apa pun. Bab 4 membahas kebermaknaan hidup. Karena kehidupan yang lengkap adalah ketika kebermaknaan hi¬dup ditemukan di mana rasa sakit dan Kebahagiaan akan menjadi imbaiannya.Tugas utama dan esensial daiam proses perkembangan spiritual seseorang adaiah usaha terus-menerus untuk mernbawa konsep-diri sadar seseorang agar secara progresif sernakin sesuai denganrealitas (him.348).
Apa yang dilakukan penulis melalui buku mi merupakan suatu bentuk psikoterapi. Dengan bahasa yang cerdas dan jelas, penulis yang bergelut di bidang psikiatri klinis ini mengantarkan ribuan petuahnya dengan kasih sayang dengan tanpa menggurui. Penulis berusaha mengajak pembaca mengarungi perjalanan spiritual dan dengan membaca buku ini niscava perkembangan spiritual kita akan terlihat nyata.
Terkait dengan keunikan setiap manusia dengan segala sikap hidupnya, tentu setelah membaca buku ini tidak semua orang dapat memahami dan merespons psiko¬terapi dengan baik karena per¬bedaan penangkapan makna. Hal-hal terkait masalah psikiatris memang tidak dapat dirumuskan menjadi satu rnacam obat mujarab saja.
Setelah membaca buku ini, saya tersadarkan bahwa dengan menemukan kebermaknaan dalam hidup manusia menemukan kesejatian hidup dan kepenuhan diri sebagai pribadi yang utuh. Sejati¬nya hidup adalah untuk senantiasa aktif dan emansipatif dalam me¬maknai setiap pengalaman yang membentuk diri sebagai manusia yang utuh dan sebagai langkah nyata memperlakukan diri dengan mampu mengadakan diri apa ada¬nya. Sudahkah Anda menemukan kebermaknaan hidup Anda ? (*)
Permata Kusumadewi, alumnus FH UI dan peneliti di
Pusat Kajian Strategik dan Pertahanan (CSDS)


