
SUSUK SUZANNA
Pengarang sanggup memvisualisasikan dalam bayangan pembaca kronologi kisah tanpa harus susah payah membayangkan
(Edi Dimyati, Majalah Hai, Agustus 2009)
Pengarang sanggup memvisualisasikan dalam bayangan pembaca kronologi kisah tanpa harus susah payah membayangkan
(Edi Dimyati, Majalah Hai, Agustus 2009)
Di negeri asalnya, Malaysia, novel ini menjadi salah satu bacaan yang banyak digemari. Penjualan yang lumayan mengagumkan berhasil memposisikan novel besutan Amir Hafizi ini menjadi Bestseller.
Di sini, jangan berharap akan bernasib sama. Pasalnya, novel sejenis yang berbau horor sudah banyak berjejal di rak toko buku. Terutama novel-novel horor adaptasi dari film layar lebar. Yang ada malah biasa saja.
Tapi setidaknya, ada satu yang menjadi catatan dalam novel ini. Gaya penuturan bahasanya saat menyampaikan cerita lumayan terkesan nyata.
Pengarang sanggup memvisualisasikan dalam bayangan pembaca kronologi kisah tanpa harus susah payah membayangkan. Karena itu, nggak ada salahnya juga mencoba untuk membaca kisah mistik tentang seorang suster yang punya keinginan menjadi superstar lewat jalan nggak halal.(edi)
Di sini, jangan berharap akan bernasib sama. Pasalnya, novel sejenis yang berbau horor sudah banyak berjejal di rak toko buku. Terutama novel-novel horor adaptasi dari film layar lebar. Yang ada malah biasa saja.
Tapi setidaknya, ada satu yang menjadi catatan dalam novel ini. Gaya penuturan bahasanya saat menyampaikan cerita lumayan terkesan nyata.
Pengarang sanggup memvisualisasikan dalam bayangan pembaca kronologi kisah tanpa harus susah payah membayangkan. Karena itu, nggak ada salahnya juga mencoba untuk membaca kisah mistik tentang seorang suster yang punya keinginan menjadi superstar lewat jalan nggak halal.(edi)


No comments:
Post a Comment