
WALI KOTA BIASA SAJA
Pejabat publik yang bekerja sebagaimana mestinya melayani rakyat di negeri ini dianggap “luar biasa”. Dialah salah satunya yang fenomenal, Walikota Solo, Joko Widodo, yang popular dengan sapaan Jokowi. Menurut wartawan senior Budiarto Shambazy dalam prolog buku ini, akibat kondisi sosial seperti saat ini, nyaris semua pejabat publiK, ilmuwan, aktivis dan profesi lainnya terkontaminasi oleh tuntunan zaman serta kurang mempunyai integritas dan loyalitas terhadap tugasnya. Namun, Jokowi yang ingin mengabdi kepada bangsanya sesuai dengan jabatannya, masuk kategori abnormal.
Buku ini sesederhana tokoh yang ia tulis. Cukup untuk mengenal Jokowi dan konteks kesoloannya. Pejabat yang pernah masuk 10 tokoh 2008 versi Majalah Tempo ini sempat mengecek nama aslinya. Di solo, nama yang persis ada 16, tapi hanya dia yang memakai nama Jokowi, Wali kota Solo. Begitulah seperti yang tertulis pada kartu namanya. Dia lebih memilih Solo, meski digadang-gadang PDI Perjuangan menjadi gubernur untuk mengubah Ibu Kota Jakarta
Buku ini sesederhana tokoh yang ia tulis. Cukup untuk mengenal Jokowi dan konteks kesoloannya. Pejabat yang pernah masuk 10 tokoh 2008 versi Majalah Tempo ini sempat mengecek nama aslinya. Di solo, nama yang persis ada 16, tapi hanya dia yang memakai nama Jokowi, Wali kota Solo. Begitulah seperti yang tertulis pada kartu namanya. Dia lebih memilih Solo, meski digadang-gadang PDI Perjuangan menjadi gubernur untuk mengubah Ibu Kota Jakarta


No comments:
Post a Comment