Thursday, July 31, 2008



CARA SEDERHANA IRIT BBM

Selain mengirit bahan bakar, Poempida mengatakan, brown energy ini juga dapat membuat kondisi jeroan mesin bersih dan bebas dari kerak. Tak hanya itu, keuntungan lainnya adalah menjadikan emisi gas buang rendah dan meningkatkan waktu tempuh
(Seputar Indonesia, Juli 08).

Belakangan ini masyarakat sangat haus informasi seputar trik dan tips bagaimana caranya menghemat bahan bakar minyak (BBM). Berbagai alat yang diklaim penghemat BBM yang ada di pasaran laris diburu.

Dalam kondisi ini, mencuatlah brown energy, sebutan yang diperkenalkan Poempida Hidayatullah sebagai alat penghemat BBM. Kontan saja, brown energy langsung menjadi salah satu topik yang hangat dibicarakan. Poem¬pida mengklaim alatnya dapat mengirit konsumsi BBM kendaraan hingga 80%.

"Brown energy adalah alat yang digunakan kendaraan bermotor yang berfungsi untuk menghemat pengeluaran bahan bakar. Salah satu uji coba adalah touring kendaraan roda empat Jakarta-Cikarang yang menempuh jarak 112 kilometer, pada Sabtu (14/6). Untuk jarak itu, konsumsi BBM tidak lebih dari lima liter," kata pria jebolan Imperial College of Science, Technology and Medicine, Mechanical Engi¬neering Department itu.

Dia menekankan, brown energy sekadar pengembangan energi berbahan dasar air. Artinya, hal ini bukan menjadikan air sebagai suatu bahan bakar yang bisa menggantikan bensin atau solar. Sebaliknya, teknologi brown energy hanya memanfaatkan air destilasi (aquades) sebagai bahan baku untuk melakukan penghematan pemakaian BBM dengan rasio 1:25 untuk mobil

Sebagai buktinya, Poenmpida telah menguji coba alatnya pada 30 kendaraan bermotor roda empat dari berbagai jenis, baik yang berbahan bakar bensin maupun solar. Hasilnya sangat efisien

Apalagi, dia menyebutkan, brown energy merupakan sebuah teknologi yang bisa diciptakan sendiri. Alat yang diperlukan relatif sederhana. Hanya sebuah toples dan rangkaian kawat elektroda dan kumparan magnet. Bahan bakunya hanya terdiriatas air dan baking soda.

Poempida menambahkan, brown gas yang sering disebut hydroxy dapat menghasilkan energi berton-ton dalam pembakaran, tapi menggunakan daya listrik yang sangat kecil.

President & CEO dari PT Indo-Enviro Waste Management ini merinci, dalam proses elektrolisa air terbentuknya gas HHO adalah adanya kombinasi arus listrik (DC), putaran magnet (magnetic vortex), dan tekanan udara yang berasal dari mesin kendaraan.

Dengan kata lain, dalam tabung elektrolisa itu dipasang kumparan magnetik untuk memecahkan campuran air destilasi dan soda kue hingga menjadi campuran gas hidrogen-hidrogen-oksigen (HHO).Hidrogen bersifat eksplosif dan oksigen yang mendukung pembakaran.

Gas HHO ini dalam tabung elektrolisa yang dialirkan lewat selang masuk ke ruang bakar mesin dan akan bercampur dengan gas hidro-karbon dari BBM. Dengan cara ini, BBM dapat dihemat dalam tingkat yang cukup signifikan

Selain mengirit bahan bakar, Poempida mengatakan, brown energy ini juga dapat membuat kondisi jeroan mesin bersih dan bebas dari kerak. Tak hanya itu, keuntungan lainnya adalah menjadikan emisi gas buang rendah dan meningkatkan waktu tempuh.

Rekan Poempida yang ikut merekayasa brown energy, Futung Mustari, menambahkan perangkat yang digunakan alat ini sangat sesuai untuk mobil bermesin v-8. Bahkan, telah digunakan secara luas di Eropa dan Amerika sejak 2006.

Brown energy merupakan perangkat tambahan pada bagian mesin mobil berupa tabung kaca berpenutup baja nirkarat yang di dalamnya di isi air murni.

Terhubung dengan penutup baja di atasnya, menjulur akrilik yang dililit kumparan baja nirkarat yang terpuntir. Pada penutup baja itu tertempel beberapa bagian penting, yaitu katup pengaman dan sebuah valve.

Cara kerja brown energy sepintas lalu terlihat seperti cara pembuatan blue energy yang menghebohkan itu. Di dalam brown energy telah di-pasok listrik dari aki. Listrik itu akan membuat reaksi elektrolisis yang menghasilkan hidrogen. Hidrogen itu ada dalam kondisi siap sedia. Bila dibutuhkan oleh mesin, hidrogen dalam bentuk gas akan mengalir melalui valve yang terhubung pipa vakum ke dalam mesin pembakaran

Di dalam mesin, hidrogen akan menjalankan perannya sebagai reaktan pada reaksi fusi untuk mengikat karbon. Peran hidrogen inilah yang membuat bahan bakar menjadi hemat. Hidrogen yang tidak terpakai akan mencair kembali. “Tidak berbahaya, sejauh tidak ada pemicu, misal ada rokok,” sebut Mustari

Dalam menyosialisasikannya, Poempida dan Mustaripun menerbitkan buku Rahasia bahan Bakar Air, Cara Mengtirit Bensin & Solar Dengan Memanfaatkan Air. Buku ini menuturkan sejarah pemanfaatan air sebagai energi. Tak ketinggalan, keduanya pun menjelaskan bagaimana cara kerja air dan pembuatan alat penghemat BBM secara ringkas.

Sementara itu, Poempida berencana mengajukan alatnya ini ke Departemen Perindustrian untuk mendapatkan label Standar Nasional Indonesia (SNI). Langkah ini upaya bahwa alatnya sudah melalui serangkaian uji kelayakan dan keselamatan bila digunakan



BIODATA

Nama : Poempida Hidayatulloh
Lahir : Sukabumi, 18 Maret 1972
Istri : Rina Fahmi Idris
Anak : Empat

Riwayat Pendidikan:

• Imperial College of Science, Technology and Medicine, Mechanical Engineering Department, 1995-1999
• University of Bristol, Aerospace Engineering Department, 1991-1995
• Tresham College, Northamptonshire, A Levels, 1991-1992
• InstitutTeknologi Bandung, Teknik Kimia, 1990-1991
• SMA Negeri I Bogor, 1987-1990.
• SMP Mardi Yuana, Cicurug - Sukabumi, 1984-1987
• SD Mardi Yuana Cicurug - Sukabumi, 1977-1984

Riwayat Pekerjaan:
• PT. Indo-Enviro Waste Management, President&CEO, 2005-sekarang
• PT. Cleaning Service Indonesia, Director, 2004-sekarang
• PT. Eastern Petroleum Indonesia, President &Ceo, 2005-sekarang
• PT Investment & Trade Indonesia, President&CEO, 2005-sekarang
• PT Universal Security Indonesia, President&CEO, 2004-sekarang
• PT Royal Crest Indonesia, Director, 2003-sekarang
• PT Kwarta Daya Pratama, Director, 2002-sekarang
• PT Prime Strategic Communicatios, Commissioner, 2002-sekarang
• PT IDEaS Consulting, CEO, 2000-sekarang




1 comment:

aDvanced Zeal Technology 085100646473 said...

Info Produk hydrogen booster aDHydro di majalah MOTOR
Hydrogen Booster terbukti meningkatkan performa mesin, dengan cara menambah pasokan zat hydrogen ke dalam ruang bakar. Maka salah satu diantaranya yang diklaim berhasil adalah produk lansiran ADHYDRO ini. Ini adalah produk kedua yang telah mengalami penyempurnaan dan mengusung kelebihan non boiling point, dan mampu menghasilkan lebih banyak hidrogen buat mesin.
Alat ini hanya menggunakan media air murni (air "AQUA"), yang dimasukkan ke dalam tabung yang tersedia. Lalu air tersebut akan mengalami pengaliran aliran listrik pada elemen yang tersedia di dalamnya, yang otomatis akan menghasilkan gas hidrogen. Pemasangannya pun cukup mudah, karena seudah berbentuk paket. Hanya tinggal sambungkan ke intake manifold.
Oh ya, selain keuntungan peningkatan performa yang signifikan, ternyata pemakaian hidrogen booster ADHYDRO ini, diklaim mampu mengefisienkan pemakaian bahan bakar yang berimbas pada lungsuran gas buang yang lebih bersahabat. Bahkan asap knalpot pun tercium seperti uap rebusan air. Untuk keterangan lebih lanjut silahkan kontak penjualnya!
PRIMA MOTOR
Jl. Citra Raya Boulevard Blok C1/8R, Cikupa, Tangerang - 15710, Telp 02159402349 atau kunjungi www dot pengiritbbm dot blogspot dot c o m

Twitter Facebook

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes