
INTAN DI UJUNG PELANGI
...buku ini tidak menceramahi kita ba¬gaimana cara untuk mengejar kekayaan berdasarkan timbangan neraca ekonomi. Tidak juga mendikte kita untuk mengikuti kiat mencapai kebahagiaan secara materi yang sangat terbatas. Tapi, lebih kepada membuka paradigma baru mencapai kekayaan dan kebahagiaan sesuai harapan Anda sendiri yang mungkin tak terbatas jumlahnya
(Wasis Wibowo, Seputar Indonesia, 17-Juni-2008).
(Wasis Wibowo, Seputar Indonesia, 17-Juni-2008).
Anda yang pernah membaca buku Think and Grow Rich pasti ingat dengan nama Napoleon Hill. Kini salah satu karya Napoleon Hill berjudul The Master Key To Riches (Pembuka Pintu-Pintu Keka¬yaan dan Kebahagian) kembali diterbitkan Ufuk Press untuk Anda yang haus mencari rahasia-rahasia untuk meraih kebahagiaan dan kekayaan.
Bila belum pernah membaca buku pertama Napoleon Hill, buku kedua ini tetap layak untuk dibaca. Karena setiap orang pasti mencari tahu bagaimana caranya mencapai kebahagiaan dan kekayaan. Sebab, buku ini tidak menceramahi kita bagaimana cara untuk mengejar kekayaan berdasarkan timbangan neraca ekonomi. Tidak juga mendikte kita untuk mengikuti kiat mencapai kebahagiaan secara materi yang sangat terbatas. Tapi, lebih kepada membuka paradigma baru mencapai kekayaan dan kebahagiaan sesuai harapan Anda sendiri yang mungkin tak terbatas jumlahnya. Seperti kata pepatah yang mengatakan, "se-perti mendapat intan di ujung pelangi."
Karena. kebahagiaan dan kekayaan itu bukan hanya sebatas karier gemilang di tempat kerja, tapi juga hubungan rumah tangga yang harmonis, hubungan sosial yang terjalin apik dengan banyak orang, dan memiliki pikiran atau keyakinan positif menghadapi kehidupan.
Ada 17 kunci utama yang disampaikan Napoleon Hill dalam buku ini. Salah satunya adalah "kebiasaan berbuat lebih", seperti melakukan pekerjaan lebih banyak dan juga lebih baik secara sadar dibandingkan tugas yang dibayar.
Napoleon Hill mencontohkan seorang penjaga counter toko furnitur Pitssburgh, Amerika Serikat, yang tetap memperlakukan seorang nenek dengan sopan dan mempersilakan duduk. Sebulan kemudian, pelayan toko itu mendapat undangan ke Skotlandia oleh seseorang untuk memilih furnitur rumahnya.
Ternyata yang mengundang adalah si nenek itu. Dia adalah ibu seorang pengusaha sukses yang memiliki Puri Skfbo di Skotlandia. Itu membuktikan bahwa kebiasaan berbuat lebih adalah kebiasaan yang mendatangkan kekayaan yang tak terbatas.
Masih ada 16 kunci lain untuk meraih kekayaan dan kebahagiaan yang dijelaskan secara mendalam pada buku setebal 317 halaman ini.Buku ini tak memberikan "kunci" yang dangkal dan instan. Sebaliknya, "kunci" ini akan membuka cara pandang kita tentang meraih kekayaan dan kebahagiaan dengan cara membangun mental yang positif.
Bila belum pernah membaca buku pertama Napoleon Hill, buku kedua ini tetap layak untuk dibaca. Karena setiap orang pasti mencari tahu bagaimana caranya mencapai kebahagiaan dan kekayaan. Sebab, buku ini tidak menceramahi kita bagaimana cara untuk mengejar kekayaan berdasarkan timbangan neraca ekonomi. Tidak juga mendikte kita untuk mengikuti kiat mencapai kebahagiaan secara materi yang sangat terbatas. Tapi, lebih kepada membuka paradigma baru mencapai kekayaan dan kebahagiaan sesuai harapan Anda sendiri yang mungkin tak terbatas jumlahnya. Seperti kata pepatah yang mengatakan, "se-perti mendapat intan di ujung pelangi."
Karena. kebahagiaan dan kekayaan itu bukan hanya sebatas karier gemilang di tempat kerja, tapi juga hubungan rumah tangga yang harmonis, hubungan sosial yang terjalin apik dengan banyak orang, dan memiliki pikiran atau keyakinan positif menghadapi kehidupan.
Ada 17 kunci utama yang disampaikan Napoleon Hill dalam buku ini. Salah satunya adalah "kebiasaan berbuat lebih", seperti melakukan pekerjaan lebih banyak dan juga lebih baik secara sadar dibandingkan tugas yang dibayar.
Napoleon Hill mencontohkan seorang penjaga counter toko furnitur Pitssburgh, Amerika Serikat, yang tetap memperlakukan seorang nenek dengan sopan dan mempersilakan duduk. Sebulan kemudian, pelayan toko itu mendapat undangan ke Skotlandia oleh seseorang untuk memilih furnitur rumahnya.
Ternyata yang mengundang adalah si nenek itu. Dia adalah ibu seorang pengusaha sukses yang memiliki Puri Skfbo di Skotlandia. Itu membuktikan bahwa kebiasaan berbuat lebih adalah kebiasaan yang mendatangkan kekayaan yang tak terbatas.
Masih ada 16 kunci lain untuk meraih kekayaan dan kebahagiaan yang dijelaskan secara mendalam pada buku setebal 317 halaman ini.Buku ini tak memberikan "kunci" yang dangkal dan instan. Sebaliknya, "kunci" ini akan membuka cara pandang kita tentang meraih kekayaan dan kebahagiaan dengan cara membangun mental yang positif.


No comments:
Post a Comment