Monday, March 17, 2008




PENGUASA 40% PASAR PONSEL DUNIA

Tercatat, berdasarkan laporan Bank of America (BoA) pada 2004 Nokia berhasil men jual ponsel hingga l juta unit dan menjadikannya sebagai produsen ponsel nomor satu di dunia (Seputar Indonesia, Februari 2008)

Menjadi salah satu pionir di bidangnya tidak sia-sia bagi Nokia. Terbukti, meski pasar telepon seluler (ponsel) dunia saat ini diisi dengan berbagai merek dan jenis produk, Nokia masih terlalu kuat untuk digeser produsen ponsel lain.

Perusahaan asal Finlandia tersebut bahkan meninggalkan para pesaingnya dalam hal perolehan keuntungan dan pangsa pasar. Berdasarkan data terakhir, medio Jariuari 2008, Nokia memperoleh keuntungan mencapai USD2,7 miliar atau naik 44 % dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Keberhasilan itu diperoleh perusahaan berkat cukup tingginya pertumbuhan penjualan.

Kesuksesan Nokia menembus pangsa pasar 40% itu merupakan prestasi terbaik raksasa ponsel dunia tersebut. Bahkan, gabungan pangsa pasar vendor ponsel Motorola, Samsung, dan Sony Ericsson pun hanya mencapai 35,6%. Tercatat, sebanyak 133,5 juta ponsel Nokia terjual selama triwulan terakhir tahun lalu. Keberhasilan itu pun sebetulnya bukan baru bagi mereka. Tercatat, berdasarkan laporan Bank of America (BoA) pada 2004 Nokia berhasil men jual ponsel hingga l juta unit dan menjadikannya sebagai produsen ponsel nomor satu di dunia. Posisi ini pun kembali diraihnya pada 2003 dengan penjualan mencapai USD 36 miliar.

Untuk mempertahankan dominasinya, baru-baru ini Nokia mewujudkan ambisinya untuk rnembentuk jaringan Nokia Siemens Network (NSN). Guna meningkatkan ekspansinya diTimurTengah dan Afrika, Nokia menggan-deng Zain, operator ponsel di Arab Saudi. NSN pun bakal menyediakan perangkat jaringan digital bagi Zain. Hal itu tertuang dalam nota kesepakatan kerja sama senilai USD 935 juta atau hampir Rp 9 triliun antarkedua belah pihak. Kontrak tersebut meliputi operasionalisasi, sistem pendukung, pemeliharaan, dan layanan jaringan selama lebih dari lima tahun dengan teknologi generasi kedua (2G) dan ketiga (3G).

"Kesepakatan ini merupakan salah satu hal terpenting dalam se jarah NSN dan sangat strategis bagi pertumbuhan NSN di Afrika mengingat Zain hadir pada lebih dari 14 negara di kawasan tersebut," ujar Kepala Cabang Nokia-Siemens di Timur Tengah dan Afrika Walied Moneimne.

Zain didirikan di Kuwait pada 1983 dan awalnya lebih dikenal sebagai MTC Group, pemimpin layanan seluler di 22 negara di kawasan tersebut. Tujuan Nokia menggandeng operator ponsel di Arab Saudi tersebut adalah karena perusahaan asal Finlandia itu berencana menjadi perusa¬haan yang lebih besar bukan hanya di sisi produksi ponsel, tetapi juga dalam mengoneksikan konsumen dan produ¬sen dengan membawa bisnisnya ke kancah kompetisi dengan situs jaringan sosial seperti MySpace.

Nokia menggulirkan plat¬form berbagi konten mobile dengan nama Mosh (mobilize and share). Platform ini memungkinkan konsumen melakukan barter foto, video, dan file suara melalui ponsel. Versi beta Mosh telah diluncurkan awal bulan ini dan hingga pekan lalu telah berhasil memikat 2 juta pengguna atau rata-rata 100.000 orang per hari. Kini Nokia tengah mencari penanggungjawab layanan Mosh tersebut yang akan berinteraksi dengan para pengguna, kalangan eksekutif Nokia, dan pihak luar, termasuk media.

Sukses dan kaya, perusa¬haan itu memiliki sumber daya untuk mengonsolidasikan posisi kepemimpinannya dan menanggulangi kompetisi dari pasar-pasar yang baru tumbuh dengan membuka diri pada gelombang konsolidasi pasar telekomunikasi belakangan ini. Rencananya, dalam waktu dekat Nokia akan membeli penyedia jaringan ponsel Swedia Ericsson dan Marconi dari Inggris.



Selain itu, Nokia akan melakukan merger dengan Alcatel Prancis dan Lucent AS .Hal itu dirasa perlu dilakukan pe¬rusahaan mengingat saat ini kompetisi bisnis semakin ketat. Para pengamat berpendapat, untuk terus menjaga pertumbuhannya, Nokia harus mendekati salah satu pesaingnya seperti Motorola, Siemens atau Nortel.

(ferial/berbagai sumber)







No comments:

Twitter Facebook

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes